Hubungan Internasional

Hampir semua fenomena yang terjadi di dunia menjadi kajian dari Ilmu Hubungan Internasional,dan mudah-mudahan isi tulisan di kategori ini bermanfaat bagi praktisi,akademisi juga pelajar atau siapapun yang tertarik dengan fenomena dunia khususnya dilihat dari perspektif Hubungan internasional

Iran Produksi Obat Aids Tradisional

Ketua Pusat Penelitian Aids Iran mengumumkan hasil uji klinis obat aids Imod. Menurutnya, hasil uji klinis yang dilakukan terhadap obat ini selalu positif.

Dr. Minoo Mohraz menilai Imod sebagai obat yang mampu menstabilkan sistem pertahanan tubuh.

Ia mengatakan, ” Virus HIV menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sampai sistem ini lumpuh, akibatnya penderita akan mudah terserang infeksi dan bakteri, yang pada akhirnya akan berakhir dengan kematian.”

Imod telah melewati beberapa kali uji klinis dan hasilnya memuaskan. Oleh karena itu, penderita aids yang mengkonsumsi obat ini akan merasa lebih segar dan sistem pertahanan tubuhnya meningkat.

Ia menambahkan, “Obat ini belum dipasarkan secara luas, karena belum mendapat izin dari Depkes Iran.”

Jika obat ini sudah bisa dipasarkan secara luas oleh Depkes Iran, para penderita aids bisa memperolehnya dengan gratis.

Imod (Immuno-Modulator Drug) adalah obat penyeimbang sistem pertahanan tubuh yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan. Obat yang diciptakan oleh para peneliti Iran pada tahun 2004 dengan memanfaatkan teknologi Nano dan bioteknologi tersebut, mendapat sertifikasi internasional pada tahun 2005.

Imod membantu memulihkan sistem hidup dan pertahanan tubuh, serta menyelamatkan penderita dari stadium berbahaya. Proses pembuatan obat ini memakan waktu lebih dari lima tahun, dan menurut para peneliti, Imod tidak menyembuhkan aids secara total, akan tetapi ia digunakan untuk mengontrol penyakit ini. (IRIB Indonesia/HS)

Advertisements
Categories: Hubungan Internasional, Kesehatan | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

Drone Hizbullah, Bukan yang Terbaru di Tangan Iran

Menteri Pertahanan Republik Islam Iran Brigjend Ahmad Vahidi

Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi menyatakan, pesawat tanpa awak anti-radar yang beberapa waktu lalu berhasil menembus hingga ke dalam wilayah udara Israel bukan tipe pesawat tanpa awak yang termodern di Iran.

 Hal itu dikemukakan Vahidi Ahad (28/10) seraya menyatakan, “Republik Islam Iran saat ini memiliki pesawat tanpa awak dengan teknologi yang jauh lebih maju dari yang baru diterbangkan oleh gerakan perlawanan Hizbullah di zona udara rezim Zionis.”

 Teknologi drone buatan Iran yang dimiliki Hizbullah yang pasti bukan “teknologi terbaru Iran,” katanya.

 Menteri Pertahanan Iran menekankan bahwa keberhasilan Hizbullah dalam menerbangkan pesawat tanpa awak di atas wilayah Palestina pendudukan itu kedigdayaan delusional Israel dan merupakan pukulan terberat bagi rezim Zionis.

 Ditambahkannya, Israel telah menebar propaganda luas tentang sistem pertahanan anti-udara Iron Dome-nya, akan tetapi Tel Aviv telah dipermalukan oleh Hizbullah.

 Iron Dome merupakan sistem pertahanan anti-udara yang dikembangkan oleh Israel untuk menangkal roket jarak pendek dan dibangun dengan dukungan finansial Amerika Serikat.

 Beberapa waktu lalu, pesawat tanpa awak Hizbullah menembus garis pertahanan udara Israel dan bahkan dapat terbang selama lebih dari 30 menit di atas zona udara Israel.

 Dalam operasi bersandi Ayub itu, pesawat tanpa awak Hizbullah menyusup hingga ratusan kilometer ke dalam Palestina pendudukan hingga ke dekat instalasi nuklir Dimona tanpa terdeteksi oleh radar canggih Israel dan AS.

Iran Dominasi Teknologi Nano Dunia Islam

Dirjen Pengembangan Sumber Daya Manusia Bidang Teknologi Nano Iran mengakui bahwa setengah dari total aktifitas teknologi Nano Dunia Islam didominasi Republik Islam Iran.

 Dalam wawancaranya dengan Fars News hari ini (30/10), Sayid Mahdi Rezayat mengatakan, “Sudah sejak lama Iran mendahului negara-negara tetangganya di bidang teknologi Nano, bahkan lebih pesat dari Turki.”

 Sampai saat ini Republik Islam Iran sudah memperoleh 60 hak paten berskala internasional di bidang teknologi Nano.

 Hak paten adalah hak spesial yang diberikan kepada seorang penemu karena menemukan sebuah produk atau proses kerja baru, atau sebuah solusi masalah baru.

 Paten melindungi penemuan seseorang, dan biasanya berlaku sampai 20 tahun.

(IRIB Indonesia/MZ/HS)

Categories: Hubungan Internasional, Militer, Tekhnologi | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

TKI On Sale dan Pelecehan TKI Langgeng Selama Indonesia Bermental Calo

Ketua Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning di Jakarta, Selasa, (30/10) menegaskan, beredarnya iklan “TKI On Sale” hanya merupakan satu bagian dari sederet pelecehan dan kekerasan verbal maupun non verbal yang dialami TKI karena pemerintah masih bermental calo. “Tapi perlu kita ingat, bahwa pelecehan, kekerasan, dan lain-lain, baik selebaran atau secara verbal maupun non verbal yang dialami TKI kita, adalah sebuah akibat. Lalu pertanyaannya, apakah akar penyebabnya? Mari kita ajak Pemerintah untuk Intropeksi diri sebagai penyelenggara Negara,” kata Ribka.

 Menurutnya, selama pemerintah Indonesia masih bermental calo, masalah TKI akan terus ada akibat pemerintah tidak berniat membuka lapangan pekerjaaan di dalam negeri, sementara potensi membuka lapangan pekerjaan sangat terbuka luas. “Pemerintah lebih cenderung menjadi calo-calo untuk merayu investor, ketimbang memikirkan pembangunan industri berbasis tenaga kerja,” ungkapnya.

 Menurutnya, penderitaan buruh migran Indonesia di negara tetangga, sebenarnya tidak beda dengan yang dialami oleh buruh dalam negeri. Jaminan kesejahteraan dan hak-hak normatif buruh banyak yang terabaikan. Pemerintah lebih pro pengusaha dengan alasan menjaga iklim investasi, sehingga mengorbankan buruh.

 “Jika kita ingin TKI kita dihormati harkat martabatnya di negara-negara lain, maka pemerintah harus lebih dahulu mengangkat harkat martabat buruh dalam negeri. Agar negara-negara lain pun tidak semena-mena memperlakukan TKI kita,” paparnya.

 Ribka menilai, iklan “TKI On Sale” berjudul “Indonesian maids now on SALE!!!” pada selebaran berwarna putih yang beredar di jalan-jalan negara Malaysia, bahwa pembantu Indonesia dijual atau “diobral”. Di sisi kiri tulisan tampak ada tulisan diskon 40 % rakyat Indonesia akan langsung tersinggung.

 “Jika kita membaca isi selebaran tersebut, maka kita akan langsung merasa tersinggung, merasa TKW yang sebagai warga negara kita dilecehkan dan direndahkan martabat kemanusiaannya. Sebagai rasa solidaritas sebangsa, tanggapan itu menjadi suatu hal yang lumrah,” pungkasnya.

 Direktur Migran Care Anis Hidayah menegaskan, beredarnya iklan “TKI on Sale” merupakan rentetan panjang pelecehan yang kerap dialami Indonesia dari Malaysia, akibat rendahnya daya tawar terhadap negeri jiran itu.

 “Yang harus dipersoalkan ‘TKI on Sale’ ini melecehkan, TKI kita dianggap seperti barang dagangan. Ini karena daya tawar kita lemah, sehingga kita kerap dilecehkan,” tegas Anis.

 Menanggapi hal tersebut, Stap Khusus Menteri Tenga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari menegaskan, di bidang TKI, pemerintah Indonesia terus berupaya menegakkan martabat bangsa, di antaranya dengan melakukan moratorium dan membuat kesepakatan (MoU) dengan Malaysia.

 “Kita minta pemerintah Malaysia untuk hormati dan melaksanakan MoU. Untuk kembalikan citra dan daya tawar, makanya ada MoU dengan Malaysia,” tandas Dita.

 Atas tanggapan itu, Anis berpendapat, MoU tidak mempunyai kekuatan hukum karenya hanya berupa kesepakatan. Selain itu, MoU di bidang TKI yang telah disepakati pemerintah Indonesia dengan Malaysia dinilai gagal. Pasalnya, meski ada moratoirum dan MoU, tetap saja Malaysia merekrut 14 ribu TKI.

 “MoU itu satu upaya, kalau ada kekurangan, kita akan perbaiki bersama-sama. Kita akan kawal terus keseriusan Malaysia,” jawab Dita. Pemerintah Malaysia menilai iklan “TKI on Sale” ilegal, karena tidak ada tanda cap resmi dari badan berwenang, sebagaimana lazimnya iklan resmi di negeri jiran tersebut.

 “Hasil dari sejumlah pertemuan antara pihak Indonesia dan Malaysia, klarifikasi tersebut adalah, pihak Malaysia menyatakan sangat menyesal dengan adanya iklan tersebut, dan menganggapnya ilegal serta melanggar hukum,” kata Staf Khusus Menakertrans Dita Indah Sari, di Jakarta, Selasa (30/10).

 Selain itu, Malaysia jug menegaskan bahwa tidak ada agensi dengan nama seperti tertera dalam iklan tersebut di Agensi Pekerjaan Swasta (APS) resmi, sehingga agen ini jelas liar alias bodong. “Pihak Malaysia berjanji akan mengusut kasus ini hingga tuntas, dan memberi sanksi atau hukuman sepantasnya kepada yang terlibat,” pungkas Dita.

 Sebagaimana diberitakan, kasus ini bermula saat Direktur Migrant Care Anis Hidayah menemukan iklan dari sebuah agen penyalur tenaga kerja asal Indonesia di Malaysia, yang isinya bernada negatif. Di iklan tersebut tertulis, tenaga kerja asal Indonesia sedang ‘diskon’, yakni “TKI on Sale”

 Iklan yang tersebar di wilayah Chow Kit, Kuala Lumpur, Malaysia itu, menawarkan jasa pembantu dari Indonesia dengan harga miring alias murah. Isi lengkap iklan tersebut, “Indonesian maids now on Sale. Fast and Easy application. Now your housework and cooking come easy. You can rest and relax. Deposit only RM 3,500 price RM 7,500 nett.”

 Menurut Anis, iklan tersebut menganggap sudah terjadi praktik human trafficking atau perdagangan manusia. Bila terus dibiarkan, dia khawatir akan membuat nasib TKI semakin buruk.

 Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Poempida Hidayatulloh Djatiutomo di Jakarta, Senin, (29/10) menegaskan, pemerintah Indonesia harus mempertanyakan pihak penyebar iklan “TKI On Sale” dan mempertanyakan keseriusan pemerintah Malaysia mengurusi TKI. Pasalnya, iklan tersebut melecehkan dan mengarah pada perbudakan modern. “Ini benar-benar pelecehan dan sudah mengarah kepada perbudakan modern dan melanggar HAK Asasi Manusia (HAM),” tegas Poempida.

 Menurutnya, hal tersebut tak pantas dilakukan Malaysia yang merupakan anggota ASEAN yang menjunjung tinggi HAM, sehingga pemerintah Indonesia harus segera bertindak. Pasalnya, jika dibiarkan, itu akan menambah daftar panjang kegagalan pemerintah Indonesia dalam melindungi WNI sebagai mana amanat konstitusi.

 Atas iklan tersebut, Poempida mengaku akan melayangkan surat ke KBRI dan Kedutaan Malaysia di Indonesia, meminta agar negeri jiran itu segera menindak tegas dan menyelesaikan masalah ini. “Ini tidak bisa diterima. Benar-benar melecehkan bangsa Indonesia. Berlawanan dengan penegakan HAM. Moratorium pengiriman TKI, Pulangkan para TKI, dan beri sanksi politik kepada Malaysia!” tegasnya.

Iklan penawaran Penata Laksana Rumah Tangga  (PLRT) itu ditemukan Direktur Migrant Care, Anis Hidayah dari sebuah agen penyalur tenaga kerja asal Indonesia di Malaysia yang isinya bernada negatif. Di iklan tersebut tertulis, tenaga kerja asal Indonesia sedang ‘diskon’, yakni “TKI On Sale” (IRIB Indonesia/Gatra)

Categories: Feminimisme, Hubungan Internasional | Leave a comment

Ali Khamenei: Gangguan Akan Membuat Iran Semakin Kuat

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyatakan, gangguan dari kekuatan hegemoni global terhadap Iran tidak akan pernah berakhir dan hanya akan semakin membuat bangsa Iran lebih kuat.

“Alasan di balik plot berkesinambungan adalah bahwa kegagalan AS pada tahun 1979 [menyusul kemenangan Revolusi Islam di Iran] bukan satu-satunya kekalahan mereka di hadapan bangsa Iran, namun karena mereka juga gagal di wilayah ini, serta apa yang sekarang terjadi di Afrika Utara dan dunia Arab, dan eskalasi kebencian bangsa-bangsa terhadap AS juga termasuk di antara kegagalan mereka,” kata Rahbar Rabu (31/10).

Ditujukan kepada peringatan menjelang Hari Mahasiswa Iran, pada tanggal 3 November, Ayatullah Khamenei menegaskan bahwa selama 34 tahun terakhir, bangsa Iran semakin kuat dan kokoh, sementara kekuatan AS menurun.

“Salah satu dari nilai-nilai yang didukung AS adalah pemberantasan terorisme … namun sekarang pemerintah AS bergabung dengan pasukan teroris dan bahkan mendukung Organisasi teroris Mujahidin-e Khalq (MKO) dan menghapusnya dari daftar hitam [organisasi teroris],” tekan Rahbar.

Mengacu pada klaim AS tentang dukungannya terhadap demokrasi, Ayatullah Khamenei menegaskan, “Meski semua klaimnya, dukungan penuh AS terhadap para penguasa despotik dan yang paling totaliter di kawasan dan dunia, telah diketahui semua orang.”

“Prinsip lain yang mereka klaim adalah dukungan terhadap hak asasi manusia di saat langkah-langkah anti-kemanusiaan terburuk tengah terjadi dengan dukungan AS, dan rezim Zionis yang secara terang-terangan melanggar hak-hak bangsa Palestina yang tidak bersalah selama 60 tahun mendapat dukungan penuh dari AS.”

Ayatullah Khamenei menilai pengabdian penuh AS terhadap Israel sebagai contoh lain dari pengingkaran pemerintah Amerika terhadap nilai dan prinsip-prinsip yang diklaimnya. “Sangat memalukan bahwa kandidat [presiden AS] harus bersaing dalam perdebatan mereka untuk membuktikan loyalitas mereka kepada rezim Zionis.”

Rahbar juga menyinggung krisis ekonomi yang sedang terjadi di Amerika Serikat, dan mengatakan bahwa ketika para pejabat AS mengklaim negaranya sebagai negara terkaya di dunia, pada kenyataannya, Amerika telah menjadi negara yang paling berutang.(IRIB Indonesia/MZ)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Russia Today: Prostitusi Menjadi Home Industry di Amerika Serikat

Sebagian warga Amerika Serikat memilih jalan prostitusi dalam menyelamatkan diri dari kesulitan ekonomi karena politik-politik ekonomi Presiden Barack Obama tidak dapat diandalkan.

Fars News (4/3) mengutip laporan Russia Today menyebutkan, pasar prostitusi termasuk di antara segelintir sektor yang tetap menjanjikan keuntungan besar meski perekonomian di Amerika Serikat carut marut. Masalah ini membuat sebagian warga Amerika yang tidak sabar menanti janji pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja, memilih jalur prostitusi demi uang dan agar tetap dapat makan.

Sumber pemberitaan Rusia itu menyinggung keterangan seorang ibu di Amerika Serikat yang berpendapat bahwa prostitusi merupakan satu-satunya jalan baginya setelah ia di PHK. Dia hanya satu dari banyak kaum perempuan di Amerika Serikat yang memilih jalan gelap itu.

Berdasarkan laporan itu, akibat krisis ekonomi, saat ini prostitusi tengah berubah menjadi industri gross income bagi kaum perempuan Amerika Serikat. Seorang wiraswasta perempuan yang kini beralih profesi menjadi PSK (pekerja seks komersial) menyatakan bahwa kaum perempuan dapat mengubah bisnis ini menjadi industri perubahan. Dia bahkan menilai prostitusi sebagai sebuah terobosan menghadapi kondisi saat ini.

Berbeda dengan profesi dan pekerjaan lain, prostitusi di Amerika Serikat tidak memerlukan surat ijin.

Categories: Feminimisme, Hubungan Internasional, Sosial - Budaya | Leave a comment

Qatar: Negara Kerdil yang Akan Terhempas

Koran Le Monde menulis, Qatar sebagai negara kecil dan kerdil yang terbentuk secara isidentil dalam perjalanan sejarah, kini terjun dalam transformasi di berbagai negara dan menghadapi dampak kotra produktif akibat politik-politik muluknya.

Fars News (4/3) melaporkan, Le Monde dalam artikel yang ditulis oleh Benjamin Barthe menyebutkan, Syeikh Hamad bin Khalifa al-Thani, Emir Qatar, yang kini negaranya telah merambah kancah bursa investasi di Eropa, masih belum puas di bidang penanaman modal. Akan tetapi di bawah bayang-bayang politik muluk-muluknya itu, Qatar lambat atau cepat akan kembali terhempas ke posisinya semula.

Qatar yang kecil, 85 persen pendudukanya bukan asli pribumi, tengah menggulirkan politik intervensif di semua sektor dan bahkan di kancah transformasi negara-negara Arab. Seperti pengiriman pesawat dan pasukan ke Libya dan juga tuduhan terhadap Suriah. Dengan lengan medianya yaitu Aljazeera, tengah menempuh jalur kebijakan yang tidak jelas.

Emir Qatar telah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel pada era 90-an dan pada tahun 2003, ia membuka pintu negaranya untuk pasukan AS, dan menjadi jalur lalu-lintas operasi militer Amerika Serikat ke Afghanistan dan Irak.

Barthe berpendapat bahwa bersamaan dengan transformasi penting di dunia Arab, Qatar menggunakan kesempatan itu untuk tampil dan mengisi kekosongan di kancah politik negara-negara Arab. Syeikh Hamad yang tidak tertarik pada demokrasi, menaruh perhatian besar untuk tampil dalam sejarah regional dengan bantuan propaganda Aljazeera.

Intervensi Qatar telah menimbulkan kemarahan di dunia Arab. Sebagai contoh kunjungan Emir Qatar ke Tunisia memantik penentangan luas warga karena mereka menilai Syeikh Hamad sebagai antek-antek Amerika SErikat dalam makar Timur Tengah Baru. Emir Qatar juga ditolak oleh sejawatnya asal Mauritania dalam kunjungannya ke negara itu.

Koran itu menyebutkan, “Untuk menampilkan diri sebagai pahlawan demokrasi, Emir Qatar mengumumkan pelaksanaan pemilu parlemen pada tahun 2013… hasil kontra produktif dari aksi-aksi Emir Qatar itu akan dirasakan oleh seluruh anggota keluarga besar al-Thani.”

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Yunani Kemungkinan Besar Bangkrut

Beberapa hari setelah pengumuman merosotnya rating kredit Yunani oleh lembaga Standard and Poor, lembaga rating Moody juga mengkonfirmasikan penurunan rating negara itu ke tingkat yang paling rendah.

Fars News (4/3) melaporkan, Moody merilis statemen soal rating kredit Yunani dan menyatakan bahwa kemungkinan besar negara tersebut akan bangkrut.

Lembaga rating Moody menurunkan rating kredit Yunani dari CA menjadi C yaitu rating terendah yang berarti kebangkrutan.

Sebelumnya, Senin 27 Februari lalu, Lembaga rating Standard & Poor’s Ratings Services telah menurunkan rating kredit Yunani ke tingkat “selective default” mereaksi keputusan negara ini melibatkan sektor swasta dalam restrukturisasi utang.

Yunani kini menjadi negara anggota zona euro pertama yang secara resmi berada di peringat standar, setelah sebelumnya merosot dari rating CC.

Meski demikian, lembaga rating Amerika Serikat itu menekankan bahwa jika krisis utang Yunani dapat diatasi, maka rating kredit Yunani diperkirakan akan naik ke kategori CCC.

Penurunan rating kredit Yunani itu terjadi di saat baru sepekan lalu menerima paket dana talangan kedua guna membantu negara itu menstabilkan ekonomi dan mencegah kebangkrutan.

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Sunni dan Syiah Semuanya Pecinta Ahlul Bait

Mufti Tripoli Lebanon, Malik al-Syi’ar, dalam pidatonya pada peringatan Pekan Imam Husein (as) di Beirut mengatakan, “Dialog Syiah-Sunnah harus sedemikian aktif hingga berujung pada kesepahaman.”

Fars News (4/3) melaporkan, al-Syi’ar mengatakan, “Masa depan umat islam tidak akan terealisasi kecuali dengan persatuan Syiah dan Sunni.”

Ia mengimbau semua pihak untuk mengaktifkan dialog Syiah dan Sunni dan mengatakan, “Dialog harus dilakukan di berbagai tingkat, baik di kalangan ulama, pejabat, maupun masyarakat.”

Al-Syi’ar juga menegaskan bahwa ahlussunnah tidak boleh disalahkan atas mengalirnya darah Imam Husein as dan menandaskan, “Harus terjadi sebuah gerakan islami yang akan mengesampingkan sejarah yang menyebabkan perpecahan. Menurutnya, semua umat Islam adalah pecinta Muhammad Saw dan Ahlul Bait as. (IRIB Indonesia/MZ)

Categories: AGAMA, Hubungan Internasional | Leave a comment

Sayid Nasrullah: Kita Semakin Dekat dengan Pembebasan Baitul Maqdis!

Sekjen Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) Sayid Hasan Nasrullah dalam sebuah seminar bertema “Baitul Maqdis, Ibukota Palestina” menyatakan, “Transformasi di kawasan menunjukkan bahwa kita saat ini semakin dekat dengan pembebasan Baitul Maqdis.”

Fars News (4/3) melaporkan, Sayid Nasrullah dalam pidatonya untuk seminar itu mengatakan, “Transformasi regional saat ini sedemikian rupa sehingga kita semua merasa lebih dekat dengan pembebasan Baitul Maqdis dibanding pada masa-masa sebelumnya.”

Sayid Nasrullah menilai Baitul Maqdis sangat istimewa dari berbagai sisi. Selain merupakan tanah suci, Baitul Maqdis juga menjadi tuan rumah berbagai agama dan menjadi perhatian umat Islam dan Kristen di lima benua dunia.

Seraya menegaskan bahwa Baitul Maqdis berada di bawah penjajahan Israel selama bertahun-tahun, Sayid Nasrullah menjelaskan, untuk menguasai Baitul Maqdis, orang-orang Zionis memilah kawasan itu menjadi beberapa bagian berdasarkan kesepakatan Sykes-Picot dan program terakhir mereka adalah Timur Tengah Raya yang berhasil digagalkan oleh gerakan muqawama.

Orang nomor satu di Hizbullah Lebanon itu menekankan “Kita semua adalah umat Islam yang memiliki tanggung jawab terhadap Baitul Maqdis dan kita akan ditanya tentang tanggung jawab itu di hari kiamat kelak.”

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Wawancara Presiden PDK : Iran Kehendaki “Perubahan Natural” di Indonesia

Ayatullah Sayyid Ali Khamenei (Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran-Rahbar)

Tehran belum lama ini menjadi tuan rumah Konferensi Internasional Pertama Kebangkitan Islam. Lebih dari 600 cendekiawan, akademisi dan peneliti menghadiri konferensi yang dibuka langsung oleh Pemimpin Spritual Republik Islam Iran, Ayatollah Sayid Ali Khamenei dan ditutup oleh Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad. Konferensi yang digelar selama dua hari dari Sabtu (17/9/2011) hingga Ahad (18/9/2011), berusaha melakukan pendekatan struktural untuk mengatasi kendala Kebangkitan Islam di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Di Hotel Evin yang terletak di pusat ibukota Iran, Tehran, wartawan IRIB berhasil menemui  dan mewawancarai tamu asal Indonesia yang diundang secara khusus untuk menghadiri Konferensi Internasioanal Pertama Kebangkitan Islam. Tamu itu adalah Presiden Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Ir. Sayuti Asyathri.

Pada acara pembukaan Konferensi Kebangkitan Islam, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatollah Al Udzma Sayid Ali Khamenei, menyampaikan pesan tertulis yang dibacakan langsung oleh beliau sendiri. Bagaimana pendapat Anda terkait isi pidato Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran?

Semangat kebangkitan dibimbing dan dikawal (guided and guarded) oleh Pemimpin Spritual Ayatollah Ali Khamenei dalam sebuah formulasi pendekatan struktural yang meniscayakan terjadinya transformasi dari dinamika yang ada pada tataran nilai-nilai etika dan moral menuju pencapaian tujuan dan cita-cita kebangkitan Islam.

Cita-cita luhur yang ditegaskan dalam konferensi tersebut adalah menemukan kembali identitas Islam dan meneguhkan martabat manusia dan kemanusiaan. Saya sangat terkesan dan terharu dengan perang Ayatollah Sayid Ali Khamenei sebagao seorang pemimpin spritual yang menjadi rujukan utama bukan hanya bagi muslimin di iran, tapi bahkan dunia pada umumnya. Sayid Ali Khamenei bukan hanya memberikan nasehat pada tataran moral dan etika dalam memaknai tujuan konferensi. Akan tetapi beliau juga mengawal dan membimbing konferensi tersebut dengan analisa, peringatan dan solusi untuk menghadapi problema Kebangkitan Islam di Afrika dan Timur Tengah, serta dunia pada umumnya.

Dari pidato yang disampaikan terlihat bahwa langkah tersebut dilakukan karena kepeduliannya untuk melihat bahwa perlu dan harus ada akuntabilitas proses dalam perwujudan cita-cita luhur. Ayatollah Ali Khamenei menekankan bahwa cita-cita luhur yang dimaksud hanya bisa dicapai dengan menjaga persatuan dan kesatuan, serta senantiasa menghindari konflik sektarian. Selain itu, Ayatollah Ali Khamenei juga mewaspadai kemungkinan dibajaknya gerakan kebangkitan oleh kekuatan arogan untuk mencegah tercapainya cita-cita sejati, yakni kebangkitan yang berkhidmat pada penegakan martabat manusia dan kemanusiaan.

Kemudian bagaimana tanggapan Anda mengenai pidato penutupan Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad dalam acara penutupan Konferensi Kebangkitan Islam?

Sedangkan Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, lebih spesifik menegaskan bahwa pencapaian tersebut dapat dicapai dengan apa yang disebut dengan “Global Governance.”

Global Governance yang dimaksud adalah satu tata pengaturan pemerintahan dunia yang menjadikan penghormatan kepada manusia dan kemanusiaan sebagai sendi utama dalam system peradaban. Dengan pidato Ahmadinejad terlihat bahwa Iran sungguh-sungguh ingin bekerja pada tataran pelaksanaan untuk meralisasikan semua pikiran yang berkembang dalam konferensi yang disampaikan oleh seluruh peserta dari kalangan cendekiawan, akademisi dan peneliti.

Artinya bahwa Konferensi Kebangkitan Islam telah berhasil mencapai kesepakatan pada wilayah nilai-nilai luhur, yairu membela dignity manusia dan kemanusiaan dengan menghargai perbedaan agama dan keyakinan dalam proses pelaksanaannya.

Apa kaitannya dengan Indonesia?

Bagi Indonesia, hasil-hasil konferensi tersebut telah memberi penguatan terhadap perlunya satu bentuk perubahan yang berlangsung secara natural sesuai dengan kondisi negara masing-masing tanpa intervensi negara lain. Perubahan natural itu harus menjunjung tinggi prinsip terwujudnya suatu tatanan yang adil, damai, harmoni, bermartabat dan berkhidmat pada manusia dan kemanusiaan tanpa mempertentangkan perbedaan keyakinan dan nilai nasional negara masing-masing.

Lebih dari itu, hasil Konferensi Internasional Pertama Kebangkitan Islam di Tehran sangat sesuai dengan amanat pembukaan undang-undang dasar negara Republik Indonesia1945 yang menyatakan bahwa penjajahan di muka bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan. Peneguhan martabat sebuah bangsa juga dilakukan dengan memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Artinya, komunitas muslimin internasional sudah waktunya, mengerahkan seluruh energi dan sumber daya untuk fokus mengambil langkah-langkah konkrit dan praktis untuk mencapai cita-cita luhur sebagaimana yang tertuang dalam pesan konferensi.

Kesimpulan Anda tentang hasil Konferensi Kebangkitan Isam?

Persatuan dan kesatuan yang harus dilakukan dengan menghindari konflik-konflik sektarian dan berbagai jenis konflik yang tidak produktif, bukan lagi hanya pada domain dan tataran himbauan etika dan moral. Tetapi persatuan dan kesatuan merupakan sebuah keniscayaan dan kebutuhan yang bersifat struktural untuk perwujudan cita-cita luhur negara bangsa dan sebuah tatanan dunia yang adil dan bermartabat. (IRIB/AR)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.