Farsi (7)

Rekan setia, dalam pelajaran sebelumnya kami perkenalkan kepada Anda dua kawasan padang pasir terbesar di Iran: Dasht-e Kavir dan Kavir-e Lut. Kebetulan hari ini, Mohammad dan Ramin kembali melanjutkan perbincangannya seputar kondisi alam kawasan padang pasir dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Sebagaimana kita ketahui bersama, suhu udara di padang pasir sangat panas. Langkanya air dan minimnya curah hujan, membuat kawasan padang pasir sangat tidak kondusif untuk dijadikan tempat tinggal. Meski demikian, di sekitar kawasan padang pasir di Iran, kita masih bisa menjumpa beberapa kota dan desa. Sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai petani kurma dan kacang pistachio. Selain itu, mereka juga dikenal sebagi pengerajin permadani, pembuat gerabah dan keramik, kain tenun, dan sulaman.

Kita simak kelanjutan dari percakapan Mohammad dan Ramin, kita pelajari bersama beberapa kosa kata penting berikut ini:

کویر
(Kavir)
padang pasir

حیوان
(Heyvan)
hewan

حیوانات
(Heyvanat)
hewan-hewan

آنها زندگی می کنند
(Anha zendegi mikonand)
mereka hidup, mereka tinggal

مرکز
(Markaz)
pusat

تعداد
(Te’dad)
jumlah

تعداد کمی
(Te’dad kami)
sejumlah kecil

گیاه
(Giyah)
tumbuhan

وجود دارد
(Vojud darad)
ada

اطراف
(Atraf)
sekeliling, sekitar

اطراف کویر
(Atrafe kavir)
sekitar padang pasir

مار
(Mar)
ular

شتر
(Shotor)
Onta

پس
(Pas)
kalau begitu

مردم
(Mardom)
masyarakat

آنها دارند
(Anha darand)
mereka punya

آنها هستند
(Anha hastand)
mereka memiliki

روستا
(Rusta)
desa

روستاها
(Rusta-ha)

desa-desa

کشاورزی
(Keshavarz)
petani

کشاورزان
(Keshavarzan)
para petani

انجام
(Anjam)
melakukan

انجام کارها
(Anjam-e kar)
hamelakukan pekerjaan

آنها استفاده می کنند
(Anha estefadeh mikonand)
mereka menggunakan

شهر
(Shahr)
kota

شهرها
(Shahr-ha)
kota-kota

بزرگ
(Bozorg)
besar

خیلی
(Kheyli)
sangat

فقط
(Faqat)
hanya

کرمان
(Kerman)
Kerman

یزد
(Yazd)
Yazd

اصفهان
(Isfahan)
Isfahan

روستا
(Rusta)
desa

روستاها
(Rusta-ha)
desa-desa

آب
(Ab)
air

از کجا
(Az koja)
dari mana

آنها می آورند
(Anha miavarand)
mereka membawa

راه
(Rah)
jalan, kanal

راه ها
(Rah-ha)
jalan-jalan

در قدیم
(Dar qadim)
di masa lalu

زیر
(Zir)
bawah

زیر زمین
(Zir-e zamin)
bawah tanah

آنها درست می کردند
(Anha dorost mikardand)
mereka membuat

برای
(Baraye)
untuk

چه؟
(Che)
apa?

آنها می گویند
(Anha miguyand)
mereka berkata

قنات
(Qanat)
kanal air bawah tanah

کشاورزی
(Keshavarzi)
pertanian

آنها کشاورزی می کنند
(Anha keshavarzi mikonand)
mereka bertani

درست است
(Dorost ast)
benar

هوا
(Hava)
udara

گرم
(Garm)
panas

خشک
(Khoshk)
kering

کم
(Kam)
sedikit

توفان
(Tufan)
topan

توفان شن
(Tufan-e shen)
badai gurun pasir

معماری
(Me’mari)
arsitektur

جالب
(Jaleb)
menarik, unik

چند
(Chand)
beberapa

فیلم
(Film)
film

من دیده ام
(Man dideh-am)
saya melihat

خانه
(Khaneh)
rumah

خانه ها
(Khaneh-ha)
rumah-rumah

گنبدی
(Gonbadi)
berkubah

قشنگ
(Qashang)
indah
Kini kita simak percakapan Mohammad dan Ramin:

محمد: در کویر چه حیواناتی زندگی می کنند؟
(Mohammad: dar kavir che heyvanati zendegi mikonand)
Mohammad: Hewan apa saja yang hidup di padang pasir?

رامین: در مرکز کویر تعداد کمی حیوان و گیاه وجود دارد. اما اطراف آن ، حیواناتی مثل شتر و مار وجود دارد.
(Ramin: dar markaz kavir te’dad-e kami heyvan va giyah vojud darad. Ama atraf-e an , heyvanati mesl-e shotor va mar vojud darad)
Ramin: Di tengah padang pasir terdapat sedikit hewan dan tumbuhan. Namun di sekitarnya ada juga binatang seperti onta dan ular.

محمد: پس مردم اطراف کویر شتر دارند؟
(Mohammad: pas mardom-e atrafe kavir shotor darand)
Mohammad: Kalau begitu, penduduk di sekitar padang pasir juga punya onta?

رامین: بله. در روستاهای اطراف کویر ، کشاورزان برای انجام کارهای خود از شتر استفاده می کنند.
(Ramin: bale. dar rusta-haye kavir, keshavarzan baraye anjam-e kar-haye khod az shotor estefade mikonand)
Ramin: Iya. Di desa-desa sekitar padang pasir, para petani menggunakan onta untuk melakukan pekerjaannya.

محمد: شهرهای اطراف کویر بزرگ هستند؟
(Mohammad: shahr-haye atraf-e kavir bozorg hastand)
Mohammad: Apakah kota-kota di sekitar padang pasir, ada yang besar?

رامین: نه. این شهرها خیلی بزرگ نیستند. فقط کرمان و یزد و اصفهان بزرگ هستند.
(Ramin: na. in shahr-ha kheyli bozorg nistand. Faqat Kerman va Yazd va Esfahan bozorg hastand)
Ramin: Tidak. Kota-kota di sana tidak begitu besar. Hanya Kerman, Yazd, dan Isfahan yang besar.

محمد: مردم این شهرها و روستاها از کجا آب می آورند؟
(Mohammad: mardom-e in rusta-he az koja ab miavarand)
Mohammad: penduduk kota dan desa di sana dari mana memperoleh air?

رامین: در قدیم آنها در زیرزمین راه هایی برای آب درست می کردند.
(Ramin: dar qadim anha dar zir-e zamin rah-hai baraye ab dorost mikardand)
Ramin: di zaman dulu, mereka membuat kanal-kanal air bawah tanah.

محمد: به این راه ها چه می گویند؟
(Mohammad: na in rah-ha che miguyand)
Mohammad: kanal-kanal air itu disebut apa?

رامین: اسم این راه ها قنات است. با آب قنات ، کشاورزی هم می کنند.
(Ramin: esm-e in rah-ha qanat, keshavarzi ham mikonand)
Ramin: kanal-kanal itu disebut qanat. Mereka juga bertani dengan menggunakan air qanat.

محمد: فکر می کنم زندگی نزدیک کویر سخت است.
(Mohammad: fekr mikonam nazdik-e kavir sakht ast)
Mohammad: Menurutku hidup di dekat padang pasir itu susah.

رامین: بله ، درست است. هوای گرم و خشک و آب کم و توفان شن.
(Ramin: bale, dorost ast. Havaye garm va khoshk va ab-e kam va tufan-e shen.)
Ramin: Iya. Benar. Udaranya panas, kering, air langka, dan terdapat badai gurun pasir.

محمد: اما معماری کویر خیلی جالب است. من چند فیلم در مورد معماری در کویر دیده ام.
(Mohammad: ama me’mari-e kavir kheyli jaleb ast. Man chand film dar moured-e me’mari dar kavir dideh-am)
Mohammad: Tapi arsitektur padang pasir sangat menarik. Saya pernah melihat beberapa film tentang arsitektur padang pasir.

رامین: بله. خانه های آنجا گنبدی و خیلی قشنگ است.
(Ramin: bale. khane-haye anja gonbadi va kheyli qashang ast)
Ramin: Iya. Rumah-rumah di sana berkubah dan sangat indah.

Mohammad dan Ramin tengah berjalan menuju toko. Sambil berjalan, Ramin masih melanjutkan obrolannya tentang padang pasir. Ia juga menceritakan tentang cerita-cerita menarik mengenai gurun pasir. Penduduk di sana sering bercerita tentang kisah orang-orang yang hilang di tengah gurun. Mereka meyakini, tak ada seorang pun yang bisa pergi ke tengah-tengah padang pasir dan kembali dengan selamat dari sana. Di tengah gurun juga sering muncul fatamorgana yang sangat menipu. Ketika dari jauh, terlihat seperti adanya air. Namun ketika didekati, ternyata hanya bayangan. Di tengah padang pasir juga sering terjadi badai gurun sehingga membuat bentuk padang pasir selalu berubah-ubah.

Di sekitar kawasan padang pasir di Iran terdapat tempat-tempat peristirahatan kuno para musafir di masa lalu. Dalam bahasa Persia, tempat peristirahatan itu disebut “karavan sara”. Kini bangunan-bangunan itu sudah banyak yang direnovasi dan menjadi pusat obyek wisata. Menjelang petang, pemandangan di padang pasir sangat indah, terlebih lagi saat matahari mulai terbenam dan bintang-bintang mulai bermunculan. Kami berharap, Insyaallah suatu hari nanti Anda juga bisa mampir ke Iran dan melihat langsung suasana padang pasir di sini.

Hari ini, Mohammad pergi ke kedutaan besar negaranya dengan mengendarai taksi. Seperti biasanya, jalanan kota Tehran sangat ramai dan padat. Untuk menghindari kemacetan, sopir taksi memutuskan untuk mengambil jalan alternatif. Dari kejauhan Mohammad melihat banyak orang yang keluar dari sebuah gedung. Setelah melihat dari dekat, Mohammad baru paham bahwa gedung besar yang dilihatnya itu adalah gereja. Sebelumnya, Mohammad belum pernah melewati jalan tersebut dan ia juga baru mengetahui adanya komunitas kristen dan gereja di Tehran. Si sopir taksi pun mengurangi kecepatan mobilnya lantaran banyak orang yang menyeberang jalan. Jika Anda tertarik dengan percakapan Mohammad dan sopir taksi, mari kita dengar bersama setelah mempelajari beberapa kosa kata berikut ini.

اینجا
(Inja)
di sini

کلیسا
(Kelisa)
gereja

یکشنبه
(Yekshanbeh)
ahad

یکشنبه ها
(Yekshanbeh-ha)
ahad (jamak)

امروز
(Emruz)
hari ini

آنها می آیند
(Anha miayand)
mereka datang

مسیحی
(Masihi)
orang kristen

مسیحی ها
(Masihi-ha)
orang-orang kristen

فکر
(Fekr)
pikiran

من فکر می کردم
(Man fekr mikardam)
saya pikir

فقط
(Faqat)
hanya

مسلمان
(Mosalman)
orang muslim

مسلمان ها
(mosalman-ha)
Orang-orang muslim

مسلمان های ایران
(Mosalaman-haye irani)
orang-orang muslim Iran

زندگی
(Zendegi)
hidup, tinggal

زندگی می کنند
(Zendegi mikonand)
mereka tinggal

در تهران
(Dar Tehran)
di Tehran

یهودی
(Yahudi)
orang yahudi

یهودی ها
(Yahudi-ha)
orang-orang yahudi

زردشتی
(Zartoshti)
orang zoroaster

زردشتی ها
(Zartoshti-ha)
orang-orang zoroaster

راستی
(Rasti)
sebenarnya

کدام
(Kodum)
yang mana

شهر
(Shahr)
kota

شهر ها
(Shahr-ha)
kota-kota

یزد
(Yazd)
Yazd

کرمان
(Kerman)
Kerman

اصفهان
(Isfahan)
Isfahan

ارومیه
(Orumiyeh)
Orumiyeh

شیراز
(Shiraz)
Shiraz

چه طور؟
(Chetour)
Bagaimana?

درست است؟
(Dorost ast)
benarkah?

البته
(Albatteh)
tentu saja

تعداد
(Tedad)
jumlah

کم
(Kam)
sedikit

فقط
(Faqat)
hanya

شیعه
(Syieh)
orang Syiah

شیعه ها هستند
(Syieh-ha)
orang-orang Syiah

بیشتر
(Bishtar)
lebih banyak

بیشتر آنها
(Bishtar-e anha)
kebanyakan dari mereka

سنی
(Sonni)
orang Sunni

سنی ها
(Sonni-ha)
orang-orang sunni

مختلف
(Mokhtalef)
beragam

دوست
(Dust)
sahabat

آنها دوست هستند
(Anha dust hastand)
mereka bersahabat

ما هستیم
(Ma hastim)
kami (adalah)

ایران
(Iran)
Iran

ایرانی
(Irani)
orang Iran

مجلس
(Majles)
parlemen

نماینده
(Namayandeh)
wakil, anggota parlemen

آنها دارند
(Anha darand)
mereka punya

همه ی
(Hame)
seluruh

گروه
(Goruh)
kelompok

گروه ها
(Goruh-ha)
kelompok-kelompok

دین
(Din)
agama

دینی
(Dini)
agamis
Rekan setia, kini kita simak bersama percakapan Mohammad dan sopir taksi.

محمد: اینجا کلیسا است؟
(Mohammad: inja kelisa ast)
Mohammad: Di sini gereja?

راننده تاکسی: بله. اینجا کلیساست. امروز یکشنبه است. مسیحی های تهران یکشنبه ها به اینجا می آیند.
(Ranade-ye taksi: bale. Inja kelisast. Emruz Yekshanbe ast. Masihi-haye Tehran Yekshanbe-ha be inja mi-ayand)
Sopir: Iya. Di sini gereja. Hari ini Ahad. Orang-orang Kristen Tehran setiap hari Ahad datang ke sini.

محمد: فکر می کردم در تهران فقط مسلمان ها زندگی می کنند.
(Mohammad: fekr mikardam dar Tehran faqat mosalman-ha zendegi mikonand)
Mohammad: Saya pikir yang tinggal di Tehran hanya orang-orang muslim

راننده ی تاکسی: نه. در تهران علاوه بر مسلمان ها ، مسیحی ها ، یهودی ها وزردشتی ها هم زندگی می کنند.
(Ranade-ye taksi: na. Dar Tehran alave bar Mosalman-ha, Masihi-ha, Yahudi-ha va zardoshti-ha ham zendegi mokonand)
Sopir: Tidak. Selain orang-orang muslim, di Tehran ada juga orang-orang Kristen, Yahudi, dan Zoroaster

محمد: راستی ، زردشتی ها در کدام شهر های ایران زندگی می کنند؟
(Mohammad: rasti, Zardoshti-ha dar kodam shahr-haye Iran zendegi mikonand)
Mohammad: Sebenarnya, orang-orang Zoroaster tinggal di kota Iran yang mana?

راننده ی تاکسی: در یزد ، کرمان ، اصفهان و تهران.
(Ranande-ye taksi: dar Yazd, Kerman, Esfahan va Tehran)
Taksi: di Yazd, Kerman, Isfahan, dan Tehran

محمد: مسیحی ها چه طور؟ آنها در کدام شهرها زندگی می کنند.
(Mohammad: Masihi-ha che tor? Anha dar kodam shahr-ha zendegi mikonand)
Mohammad: Bagaimana dengan orang-orang Kristen? Mereka tinggal di kota mana saja?

راننده ی تاکسی: مسیحی ها در تهران ، اصفهان و ارومیه زندگی می کنند.
(Ranande-ye taksi: masihi-ha dar Tehran, Esfahan va Orumiye zendegi mikonand)
Sopir: Orang-orang Kristen tinggal di Tehran, Isfahan, dan Orumiyeh

محمد: یهودی ها هم در تهران هستند ، درست است؟
(Mohammad: Yahudi-ha ham dar Tehran hastand, dorost ast)
Mohammad: Di Tehran juga ada orang-orang Yahudi? Benarkah?
راننده ی تاکسی: بله. در تهران و شیراز . البته آنها کم است.
(Ranande-ye taksi: bale. Dar Tehran va Shiraz. Albate anha kam ast)
Sopir: Iya. Di Tehran dan Shiraz. Tapi jumlah mereka sedikit.

محمد: مسلمان های ایران فقط شیعه هستند؟
(Mohammad: Mosalman-haye Iran faqat Shie hastand)
Mohammad: Orang-orang muslim Iran hanya Syiah?

راننده ی تاکسی: نه. بیشتر آنها شیعه هستند. اما سنی ها هم در شهر های مختلف ایران زندگی می کنند.
(Ranande-ye taksi: na bishtar anha Shie hastand. Ama sonni-ha ham dar shahr-haye mokhtalef-e Iran zendegi mikonand)
Sopir: Tidak. Mayoritas mereka memang Syiah. Tapi orang-orang Sunni juga tinggal di berbagai kota di Iran.

محمد: مسیحی ها ، زردشتی ها و یهودی ها با مسلمان ها دوست هستند؟
(Mohammad: Masihi-he, Zardoshti-he va Yahudi-ha ba Mosalman-ha dust hastand)
Mohammad: Orang-orang Kristen, Zoroaster dan Yahudi apakah mereka juga hidup bersahabat dengan orang-orang muslim?

راننده ی تاکسی: بله. همه ما ایرانی و دوست هم هستیم.
(Ranande-ye taksi: bale. Hame-ye ma Irani va dust-e ham hastim)
Sopir: Iya. Kami semua orang Iran saling bersahabat.

محمد: آنها در مجلس هم نماینده دارند؟
(Mohammad: anha dar majles ham namayande darand)
Mohammad: Mereka juga punya wakil di parlemen?

راننده ی تاکسی: بله. همه ی گروه های دینی ایران در مجلس نمابنده دارند.
(Ranaade-ye taksi: bale. Hame-ye goruh-haye dini-ye Iran dar majles namayande darand)
Sopir: Iya. Semua kelompok agama di Iran mempunyai wakil di parlemen.

Mohammad dan sopir terus melanjutkan obrolannnya. Pak sopir bercerita bahwa setiap kelompok minoritas agama di Iran memiliki wakil rakyatnya masing-masing di parlemen. Mereka juga dengan mudah bekerja di kantor-kantor pemerintahan maupun swasta. Selain itu, orang-orang non-muslim di Iran juga bisa menjalankan keyakinan agamanya secara bebas. Mereka hidup rukun secara berdampingan dengan saudara-saudara sebangsanya yang muslim. Bahkan di masa lalu, di Iran tidak pernah terjadi konflik antar-umat beragama. Kita semua berharap semoga seluruh umat manusia apapun agamanya dapat hidup berdampingan secara rukun dan damai.

Dalam sistem kenegaraan Republik Islam Iran, tugas membuat dan mensahkan undang-undang merupakan wewenang parlemen yang beranggotakan sekitar 290 wakil rakyat. Dalam pemilu parlemen, setiap warga negara Iran yang telah berusia 18 tahun berhak untuk memilih para wakilnya yang akan duduk di parlemen.

Pemilu di Iran senantiasa mendapat sambutan luas rakyat. Mereka menilai, berpartisipasi dalam pemilu bukan sekedar untuk menggunakan hak tapi juga sebagai tanggung jawab sosial.

Iran juga memiliki banyak partai politik. Setiap partai akan memperkenalkan calon legislatif (caleg) usulannya kepada masyarakat. Biasanya, masa kampanye digelar kira-kira sebulan sebelum digelarnya pemilu. Selama masa kampanye, beragam poster dan gambar para caleg banyak di jumpai di sudut-sudut kota dan desa. Pemilu legislatif di Iran diselenggarakan setiap 4 tahun sekali. Dan warga setiap kota memilih wakil rakyatnya masing-masing. Kota-kota yang memiliki jumlah penduduk yang lebih banyak, tentu bakal memiliki wakil di parlemen yang lebih banyak pula. Sebagai misal, kota Tehran memiliki wakil sebanyak 30 orang.

Kebetulan, sebentar lagi akan digelar pemilu parlemen. Mohammad dan Said pun tertarik untuk membahas isu pemilu di Iran. Anda tertarik bukan? Namun seperti biasanya, sebelum kita simak percakapan mereka berdua, kita pelajari dulu beberapa kosakata penting berikut ini.

چرا
(Chera)
kenapa

روزنامه
(Ruznameh)
koran

تو خریده ای
(To kharideh-i)

kamu membeli

خبر
(Khabar)

berita

خبر جدید
(Khabare jadid)
berita baru

ماه
(Mah)
bulan

انتخابات
(Entekhabat)
pemilu

انتخاب کردن
(Entekhab kardan)
memilih

مجلس
(Majles)
parlemen

انتخابات مجلس
(Entekhabate majles)
pemilu parlemen

من می دانم
(Man midanam)

saya tahu

من می خواهم بدانم
(Man mikhaham bedanam)
saya ingin tahu

کاندیدا
(Kandida)
kandidat

کاندیداها
(Kandida-ha)
para kandidat

چه کسانی
(Che kesani)
siapa saja?

چه زمانی
(Che zamani)
kapan

اسفند
(Esfand)
Esfand (bulan ke-12 dalam kalender Iran)

اسفند ماه
(Esfand mah)

bulan Esfand

مردم
(Mardom)
warga

شهرها
(Shahr-ha)
kota-kota

خود
(Khod)
dirinya

نماینده
(Namayandeh)
wakil rakyat, anggota legislatif

آنها انتخاب می کنند
(Anha entekhab mikonand)
mereka memilih

هر شهر
(Har shahr)
setiap kota

دویست و پنجاه هزار
(Devist-o panjah hezar)

250 ribu

مثلا
(Masalan)

misalnya

سی
(Si)

tiga puluh

آنها می شناسند
(Anha mishenasand)
mereka kenal

معمولا
(Ma’molan)
biasanya

شهرشان
(Shahreshan)
kotanya

هفته ی بعد
(Hafteye bad)

sepekan kemudian

تبلیغات
(Tablighat)
kampanye

آن
(An)
itu

شروع می شود
(Shorou’ mishavad)
dimulai

همه رای می دهند
(Hameh ra’i midahand)

semua memberikan suara

همه می توانند رای بدهند
(Hameh mitavanand ray bedahand)
semua bisa memberikan suara

خانم
(Khanom)
ibu, perempuan

خانم ها
(Khanom-ha)
ibu-ibu

آقا
(Agha)

bapak, lelaki

آقایان
(Aghayan)
bapak-bapak

هجده
(Hijdah)
18

هجده سالگی
(Hijdah salegi)
18 tahun

حزب
(Hezb)
partai

حزب ها
(Hezb-ha)
partai-partai

مختلف
(Mokhtalef)
berbeda-beda

آنها دارند
(Anha darand)
mereka punya

آنها معرفی می کنند
(Anha moarefi mikonand)

mereka memperkenalkan

چند
(Cand)
beberapa

Rekan setia, kini kita simak bersama percakapan Mohammad dan Said.

محمد: چرا روزنامه خریده ای ؟ خبر جدید دارد ؟
(Mohammad: chera ruznameh kharide-i ? khabar-e jadid darad)

Mohammad: Kenapa kamu beli koran? Ada berita baru?

سعید: انتخابات مجلس نزدیک است . می خواهم بدانم کاندیدادها چه کسانی هستند .
(Said: entekhabat-e majles nazdik ast . mikhaham bedanam kandidad-ha che kasani hastand)
Said: Pemilu parlemen sebentar lagi. Aku ingin tahu siapa saja yang menjadi kandidat.

محمد: انتخابات مجلس در چه زمانی است ؟
(Mohammad: entekhabat-e majles dar che zamani ast)
Mohammad: Pemilu parlemen kapan digelar?

سعید: اسفند ماه . مردم همه ی شهرها برای خود نماینده انتخاب می کنند .
(Said: Esfand mah . mardom-e hame-ye shahr-ha baraye khod namayandeh entekhab mi-konand)
Said: Bulan Esfand. Seluruh warga kota memilih wakil rakyatnya masing-masing.

محمد: هر شهر یک نماینده ؟
(Mohammad: har shahr yek namayandeh)

Mohammad: Setiap kota, seorang wakil?

سعید: نه . هر دویست و پنجاه هزار نفر یک نماینده . مثلا تهران سی نماینده دارد .
(Said: na . har devist-o-panjah hezar nafar yek namayandeh . masalan Tehran si namayandeh darad)
Said: Tidak. Setiap 250 ribu orang memiliki satu wakil. Misalnya, Tehran memiliki 30 wakil.

محمد: مردم هر شهر کاندیداها را می شناسند ؟
(Mohammad: mardom-e har shahr kandida-ha ra mishenasand)
Mohammad: Apakah warga setiap kota mengenal para kandidat?

سعید: بله . معمولا مردم کاندیداهای شهرشان را می شناسند .
(Said: bale . ma’mulan mardom kandida-haye shahre-shan ra mi-shenasand)
Said: Iya. Warga biasanya mengenal kandidat dari kotanya.

محمد: چرا کاندیداها تبلیغات نمی کنند ؟
(Mohammad: chera kandida-ha tablighat nemi-konand)
Mohammad: Kenapa para kandidat tidak berkampanye?

سعید: از هفته ی بعد تبلیغات شروع می شود .
(Said: az hafte-ye ba’d tablighat shoru’ mi-shavad)
Said: Mulai minggu depan, kampanye akan dimulai.

محمد: همه می توانند رای بدهند ؟ خانم ها و آقایان ؟
(Mohammad: hame mi-tavanand ra’i bedahand ? khanum-ha va aghayan)

Mohammad: Semua bisa memberikan suara? Perempuan, laki-laki?

سعید: بله . خانم ها و آقایان از هجده سالگی می توانند رای بدهند .
(Said: bale . khanum-ha va aghayan az hejdah salegi mi-tavanand ra’i bedahand)
Said: Iya. Perempuan dan laki-laki yang berumur 18 tahun bisa memberikan suara.

محمد: حزب های مختلف هم کاندیدا دارند ؟
(Mohammad: hezb-haye mokhtalef ham kandida darand)
Mohammad: Apakah beragam parta-partai itu juga punya kandidat?

سعید: بله . حزبهای مختلف هم چند کاندیدا به مردم معرفی می کنند و مردم می توانند به آنها رای بدهند .
(Said: bale . hezb-haye mikhtalef ham chand kandida be mardom moarefi mi-konand va mardom mitavanand be anha ra’i bedahand)
Said:Iya. Partai-partai yang bermacam-macam itu memperkenalkan beberapa kandidatnya kepada warga. Dan warga bisa memilihnya.

Mohammad dan Said lantas melanjutkan pembicaraannya tentang partai-partai politik di Iran. Mereka pun membuka-buka lembaran koran dan mencari beragam berita yang terkait dengan pemilu parlemen. Setelah membaca beberapa berita, Mohammad mulai paham bahwa di Iran, perempuan juga bisa menjadi anggota parlemen. Said pun menjelaskan, kaum perempuan di Iran juga dikenal aktif di bidang politik dan ekonomi.

Mohammad juga baru menyadari bahwa setiap kelompok minoritas etnis seperti Kurdi, Lor, Azari, dan Arab dan kelompok minoritas agama seperti Kristen, Yahudi, dan Majusi di Iran memiliki wakilnya masing-masing di parlemen. Pasca pemilu, setiap anggota legislatif terus menjalin hubungan dengan warga untuk mengetahui langsung persoalan yang dihadapi mereka. Adanya pemilu parlemen ini merupakan simbol demokrasi di Iran.

Jumat merupakan hari libur akhir pekan di Iran. Biasanya setiap malam jumat, banyak warga Iran yang pergi ke masjid-masjid menghadiri beragam acara keagamaan. Sebagian lagi bercengkerama bersama keluarga dan sahabat dengan mengunjungi berbagai taman yang tersebar di berbagai sudut kota dan sekitarnya. Tehran, kota terbesar di Iran memiliki banyak taman dan hutan kota. Banyak keluarga yang pergi ke taman sambil membawa hidangan makan malam yang telah mereka persiapkan dari rumah. Namun banyak juga warga Tehran yang bersilaturahmi di malam jumat, mendatangi rumah sanak saudara dan sabahat.

Kebebetulan malam ini, Said teman sekelas Mohammad, baru datang dari Shiraz. Karena itu, Ramin, Hamid dan beberapa teman lainnya malam ini berencana pergi ke rumah Said. Hamid pun segera menelpon Mohammad untuk mengajaknya pergi bersama-sama ke rumah Said.

Rekan setia, sebelum kita simak bersama percakapan telepon Hamid dan Mohammad, seperti biasanya kita pelajari terlebih dahulu beberapa kosa kata penting berikut!

الو
(Alou)

Halo

بفرمایید
(Befarmaid)

silakan

من صحبت می کنم
(Man sohbat mikonam)
saya berbicara

من می خواهم صحبت کنم
(Man mikhoham sohbat konam)
saya ingin berbicara

اتاق
(Otaq)
kamar

چهار صد و هفده
(Charsad-o hifdah)
417

گوشی
(Gushi)

pesawat telepon

لحظه
(Lahzeh)

sebentar

خدمت
(Khedmat)
melayani

گوشی چند لحظه خدمتتان
(Gushi chand lahzeh khedmatetan)
mohon anda tunggu sebentar

حالت چه طور است؟
(Halat chetour ast)
Bagaimana kabarmu?

تو چه طوری؟
(To chetouri)
kamu apa kabar?

تو هستی؟
(To hasti)

ini kamu?

خوبم
(Khubam)

aku baik

بد نیستم
(Bad nistam)
aku lumayan baik

چه خبر؟
(Che khabar)

apa kabar? Ada apa ini?

امشب
(Emshab)

malam ini

ما می رویم
(Ma miravim)

kami pergi

ما می خواهیم برویم
(Ma mikhahim beravim)

kami ingin pergi

شب نشینی
(Shab neshini)

bergadang malam

خانه
(Khaneh)
rumah

تو می آیی؟
(To miayi)
kamu mau datang?

دیگر چیست؟
(Digar chist)
apa lagi?

مهمانی
(Mehmani)
bertamu

ساده
(Sadeh)
sederhana

بعد از
(Ba’daz)
setelah

شام
(Sham)

makan malam

دوستان
(Dustan)

teman-teman

آنها می آیند
(Anha miayand)
mereka datang

خوش می گذرد
(Khush migozarad)
sangat menyenangkan

دعوت
(Davat)
undangan

من ندارم
(Man nadaram)

aku tidak punya

لازم نیست
(Lazem nist)
tidak perlu

من تلفن کردم
(Man telfon kardam)
saya telepon

ما می آییم
(Ma miayim)
kami datang

من گفتم
(Man goftam)
aku bilang

چند نفر از
(Chand nafar az…)

beberapa orang dari

ساعت چند؟
(Saate chand)
jam berapa?

شما می روید
(Shoma miravid)

kamu pergi

حدود
(Hodude)
sekitar

نه
(Noh)
sembilan

فردا
(Farda)
besok

تعطیل
(Tatil)

hari libur

ما هستیم
(Ma hastim)
kami ada

ما می توانیم باشیم
(Ma mitavanim baham bashim)

kita bisa bersama-sama

راستی
(Rasti)

sebenarnya

هفته
(Hafteh)

pekan, minggu

پیش
(Pish)

sebelum

او برگشته است
(U bargashteh ast)

dia kembali

بله
(Bale)

iya

ماه
(Mah)
bulan

قبل
(Qabl)

sebelum

از یک ماه قبل
(Az yek mahe qabl)

dari sebulan lalu

ما ندیده ایم
(Ma nadideh-im)

kami tidak lihat

ما می رویم
(Ma miravim)
kami pergi

تو می آیی
(To miayi)
kamu datang

من ندارم
(Man nadaram)
saya tidak punya

کار
(Kar)
pekerjaan

مهم
(Mohem)
penting

پیراهن
(Pirahan)

baju

من اتو می کنم
(Man otu mikonam)
saya menyetrika

من باید اتو کنم
(Man bayad otu konam)

saya harus menyetrika

من آماده می شوم
(Man amadeh mishavam)
saya siap

ما منتظرت هستیم
(Ma mantazeret hastim)
kami tunggu kamu

خیابان
(Khiyaban)
jalan

سر خیابان
(Sare khiyaban)
pinggir jalan

حتما
(Hatman)
pasti

خداحافظ
(Khoda hafez)
sampai jumpa (Tuhan melindungimu)

Sekarang ini, Hamid tengah menelpon ke asrama kampus Mohammad melalui operator asrama.

Rekan setia, kini kita pelajari dan simak seksama percakapan Mohammad dan Hamid.

منشی: الو بفرمایید .
(Monshi: Alo befarmaid)
Operator: hallo. Silakan

حمید: الو . سلام . می خواهم با آقای محمد صحبت کنم . اتاق چهار صد و هفده .
(Hamid: alo. Salam. Mi-khaham ba agha-ye Mohammad sohbat konam. Otaq-e chahar sad-o hefdah)

Hamid: Hallo, salam. Saya ingin berbicara dengan dengan Mohammad. Kamar 417

منشی: سلام . گوشی چند لحظه خدمتتان .
(Monshi: Salam. Gushi chand lahze khedmatetan)
Operator: Salam. Mohon Anda tunggu sebentar

محمد: الو بفرمایید .
(Mohammad: Alo befarmaid)

Mohammad: Hallo, silakan.

حمید: سلام محمد . حالت چه طور است ؟
(Hamid: Salam Mohammad: halat che tor ast)
Hamid: Salam Mohammad. Bagaimana kabarmu?

محمد: سلام حمید – تو هستی ؟ خوبم . تو چه طوری ؟
(Mohammad: Salam Hamid – to hasti? Khubam . to che tori)

Mohammad: Salam Hamid. Ini kamu? Aku baik-baik saja. Kamu bagaimana?

حمید: بد نیستم .
(Hamid: bad nistam)
Hamid: Aku lumayan baik.

محمد: چه خبر ؟
(Mohammad: che khabar)

Mohammad: Ada apa ini?

حمید: امشب می خواهیم برای شب نشینی به خانه ی سعید برویم . تو هم می آیی ؟
(Hamid: emshab mi-khahim baraye shab neshini be khane-ye Said beravim. to ham mi-ayi)

Hamid: Malam ini kami ingin pergi ke rumah Said untuk shab neshini (bergadang
malam). Kamu mau datang?

محمد: شب نشینی دیگر چیست ؟
(Mohammad: shab neshini digar chist)
Mohammad:Shab neshini? Apa lagi itu?

حمید: شب نشینی یعنی یک مهمانی ساده بعد از شام . دوستان دیگر هم می آیند . خوش می گذرد .
(Hamid: shab neshini ya’ni yek mehmani sade ba’d az sham. Dustan-e digar ham mi-ayand. Khosh migzarad)
Hamid: Shab neshini itu seperti perjamuan tamu secara sederhana setelah makan
malam. Teman-teman lain juga datang. Sangat menyenangkan.

محمد: اما من که دعوت ندارم .
(Mohammad: ama man ke da’vat nadaram)
Mohammad: Tapi saya kan tidak diundang.

حمید: برای شب نشینی دعوت لازم نیست . من به سعید تلفن کردم و گفتم با چند نفر از دوستان به خانه ی شما می آییم.
(Hamid: baraye shab neshini da’vat lazem nist. Man be Said telefon kardam va goftam ba chand nafar az dustan be khane-ye shoma mi-ayim)
Hamid: Untuk shab neshini tidak perlu undangan. Aku menelpon Said dan aku
bilang akan pergi ke rumah dia dengan beberapa teman.

محمد: ساعت چند می روید ؟
(Mohammad: saat-e chand mi-ravid)
Mohammad: Kalian akan pergi jam berapa?

حمید: حدود ساعت نه . فردا هم تعطیل است . می توانیم چند ساعت با هم باشیم .
(Hamid: hodud-e saat-e noh. Farda ham ta’til ast. Mitavanim chand saat ba ham bashim)

Hamid: Sekitar jam sembilan. Besok juga libur. Kita bisa bersama-sama beberapa jam.

محمد: راستی سعید هفته ی پیش در شیراز بود ، از شیراز برگشته است ؟
(Mohammad: rasti Said hafte-ye pish dar Shiraz bud, az Shiraz bargashte ast)
Mohammad: Sebenarnya, bukankah dua minggu lalu Said pergi ke Shiraz. Dia
sudah balik dari Shiraz?

حمید: بله. چون از یک ماه قبل سعید را ندیده ایم ، به خانه ی آنها می رویم . می آیی ؟
(Hamid: bale. chon az yek mah qabl Said ra nadideh-em, be khane-ye anha mi-ravim, mi-ayi)
Hamid: Iya. Kami pergi ke rumahnya, karena sejak sebulan lalu saya tidak melihatnya lagi. Kamu mau datang?

محمد: کار مهمی ندارم . باید پیراهنم را اتو کنم . تا ساعت نه آماده می شوم .
(Mohammad: kar-e mohemmi nadaram. Bayad pirahanam ra otu konam, ta saat-e noh amadeh mi-shavam)
Mohammad: Aku tidak punya pekerjaan penting. Tapi aku mesti menyetrika bajuku dulu. Jam sembilan aku sudah siap.

حمید: خوب پس من و رامین ساعت نه سر خیابان منتظرت هستیم .
(Hamid: khob pas man va Ramin saat-e noh sar-e khiyaban montazeret hastim)

Hamid: Kalau begitu aku dan Ramin akan menunggu kamu di pinggir jalan.

محمد: باشد . حتما . خداحافظ .
(Mohammad: bashad. Hatman. Khodahafez)
Mohammad: Ok. Pasti aku datang. Sampai ketemu ya…

حمید: خداحافظ .
(Hamid: khodahafez)
Hamid: Sampai ketemu juga.

Mohammad segera menutup teleponnya. Saat ini jam masih menunjukkan pukul 5 sore. Ia masih mempunyai kesempatan 4 jam lagi. Karena itu ia melanjutkan kembali membaca buku.

Masyarakat Iran sangat menyukai silatarahmi dan menyambut tamu. Karena itu hubungan antar keluarga dan sahabat begitu dekat dan akrab. Masyarakat Iran juga dikenal sangat ramah. Kami berharap, Insyaallah suatu hari nanti Anda bisa berkunjung ke Iran dan menikmati keramahan masyarakat secara langsung.

Anda tentu masih ingat bukan, beberapa waktu lalu Hamid menelpon Mohammad untuk mengajaknya bergadang ke rumah Said bersama teman-teman yang lain. Mohammad pun menyanggupi ajakan Hamid.

Rumah Said berada di perkampungan kawasan kota tua Tehran. Beberapa tamu lain sudah datang terlebih dahulu, sebelum Mohammad dan Hamid tiba. Mereka bergadang di rumah Said sambil berbincang-bincang tentang beragam persoalan. Ibu Said yang sudah sepauh baya, datang menghidangkan teh, camilan dan buah-buahan serta menyambut mereka dengan begitu ramah dan hangat. Ia pun berkali-kali mempersilahkan teman-teman Said menikmati hidangan ringan yang disediakan.

Mohammad begitu kagum dengan keramahan dan sambutan hangat ibu Said. Selama ini, Mohammad pun sudah sering mendengar dan menyaksikan langsung keramah-tamahan masyarakat Iran dalam menyambut tamu. Tak berasa jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Mohammad bersama tamu-tamu lainnya memutuskan untuk segera pamit mengundurkan diri. Namun Ibu Said meminta mereka untuk tinggal beberapa waktu lagi.

Rekan setia, Anda tertarik bukan untuk mengikuti lebih jauh pelajaran kita kali ini? Untuk itu kami ajak Anda terlebih dahulu mempelajari beberapa kosakata penting berikut:

ببخشید
(Bebakhshid)
Maaf

خانم
(Khanom)
nyonya, ibu (panggilan untuk perempuan separuh baya ke atas)

زحمت دادیم
(Zahmat dadim)
kami sangat merepotkan Anda

چه زحمتی؟
(Che zahmati)
repot apanya

خواهش می کنم
(Khahesh mikonam)
Tidak apa-apa (jika digunakan untuk membalas ungkapan “zahmat dadim”)

من شدم
(Man shodam)
saya (menjadi)

خوشحال
(Khoushhal)
gembira, senang

خیلی خوشحال شدم
(Kheyli khoushhal shodam)
saya sangat senang sekali

دست شما درد نکند
(Dast-e shoma dard nakonad)
Terimakasih, jangan repot-repot

به سلامت
(Be salamat)
Selamat jalan

خوش آمدید
(Khoush amadid)
selamat datang

خداحافظ
(Khoda hafez)
Tuhan melindungimu, Selamat jalan

خداحافظی
(Khoda khafizi)
Berpamitan

شما تعارف کردید
(Shoma ta’arof kardid)
Anda banyak basa basi

آنها تعارف می کنند
(Anha ta’rof mikonand
)
Mereka banyak berbasa basi

مهربان
(Mehraban)
ramah, penyayang

مهمان نواز
(Mehman nawaz)
Ramah

مهمان
(Mehman)
Tamu

مادر
(Madar)
Ibu

او بود
(U bud)
Dia

او دوست داشت
(U dust dasht)
dia suka

زیاد
(Ziyad)
Banyak

ما بخوریم
(Ma bokhourim)
kami makan

میوه
(Miveh)
Buah

شیرینی
(Shirini)
Kue

مثل
(Mesl)
Seperti

کشور
(Keshvar)
Negara

تو می خواهی
(Tu mikhahi)
kamu ingin

تعارف
(Ta’arof)
etika basa-basi khas Iran

تعارف ها
(Ta’arof-ha)
etika basa-basi khas Iran (bentuk jamak)

من کمک می کنم
(Man komak mikonam)
saya membantu

تو یاد بگیری
(Tu yad begiri)
pelajarilah!

خیلی ممنون
(Kheyli mamnum)
terima kasih

خواهش می کنم
(Khahesh mikonam)
sama-sama (jika digunakan untuk membalas ucapan terima kasih)

Rekan setia, selanjutnya kita simak bersama percakapan Hamid, Mohammad dan ibu Said.

حمید: ببخشید خانم. خیلی زحمت دادیم.
(Hamid: Bebakhshid khanom. Kheyli zahmat dadim)
Hamid: Maaf Bu, kami telah merepotkan Anda.

مادر سعید: خواهش می کنم. چه زحمتی، خیلی خوشحال شدم.
(Madar-e Saeed: Khahesh mikonam. Che zahmati, kheyli khoshhal shodam)
Ibu Said: Tidak apa-apa, repot apanya? Saya sangat senang sekali.

محمد: دست شما درد نکند خانم.
(Mohammad: Dast-e shoma dard nakonad khanom)

Mohammad: Terimakasih, jangan repot-repot

مادر سعید: خواهش می کنم. به سلامت، خوش آمدید.
(Madar-e Saeed: Khahesh mikonam. Be salamat, khosh amadid)
Ibu Said: Sama-sama. Silakan, selamat datang!


حمید: خداحافظ شما.
(Hamid: Khodahafez-e shoma)
Hamid: Tuhan melindungi Anda!


Proses berpamitan berjalan agak lama. Mohammad sendiri merasa terheran-heran dengan etika bertamu orang-orang Iran. Para tamu terlihat sangat senang sekali setelah berjam-jam saling bercengkrama. Mohammad dan Hamid pun segera mengendarai mobil. Sementara ibu dan ayah Said mengantar para tamu hingga ke depan pintu. Mohammad sangat terharu dengan keramahtamahan keluarga Said. Dalam perjalanan kembali ke rumah, Mohammad dan Hamid pun membicarakan tradisi dan etika bertamu masyarakat Iran yang sangat santun dan ramah. Selanjutnya mari kita simak percakapan mereka berdua:

محمد: شما برای خداحافظی خیلی تعارف کردید.
(Mohammad: Shoma baraye khodahafezi kheyli ta’rof kardid)
Mohammad: Kamu waktu berpamitan sangat santun dan penuh basa-basi sekali!

حمید: بله. ایرانی ها خیلی تعارف می کنند، چون مهمان نواز هستند.
(Hamid: Bale. Irani-ha kheyli ta’rof mikonand, chon mehman-navaz hastand)

Hamid: Iya, Orang-orang Iran memang terbiasa dengan etika basa-basi. Karena mereka begitu ramah.

محمد: مادر سعید خیلی مهربان بود. او دوست داشت ما زیاد میوه و شیرینی بخوریم.
(Mohammad: Madar-e Saeed kheyli mehraban bud. U dust dahst ma ziyad mive va shirini bokhorim)
Mohammad: Ibu Said sangat ramah. Dia sangat suka kita makan buah dan kue yang banyak.

حمید: بله. برای اینکه ایرانی ها مهمان را دوست دارند.
(Hamid: Bale, baraye inke Irani-he mehman ra dust darand)

Hamid: Iya. Karena orang-orang Iran sangat menyukai para tamu

محمد: در کشور ما هم مردم تعارف می کنند، اما نه مثل ایرانی ها.
(Mohammad: Dar keshvar ma ham mardom ta’rof mokonand, amma na mesl-e Irani-ha)
Mohammad: Di negara kami, orang-orang juga saling berbasa-basi. Tapi tidak seperti orang-orang Iran.

حمید: محمد می خواهی تعارف های فارسی را یاد بگیری؟
(Hamid: Mohammad mikhahi ta’rof-haye farsi ra yad begiri)
Hamid: Mohammad, apa kamu mau belajar etika basa-basi bahasa persia?

محمد: بله.
(Mohammad: Bale)
Mohammad: Iya

حمید: من به تو کمک می کنم آنها را یاد بگیری.
(Hamid: Man be to komak mikonam anha ra yad begiri)
Hamid: Aku bantu kamu mempelajarinya

محمد: خیلی ممنون.
(Mohammad: Kheyli mamnun)
Mohammad: Terima kasih

حمید: خواهش می کنم.
(Hamid: Khahesh mikonam)
Hamid: Sama-sama

Masyarakat Iran dikenal memiliki etika pergaulan yang penuh dengan basa-basi. Tradisi itu semacam itu merupakan bentuk dari penghormatan mereka terhadap sesama. Mereka selalu berusaha menyambut tamunya dengan sebaik mungkin. Mohammad pun lantas memutuskan untuk mempelajari ungkapan bahasa persia yang kerap digunakan dalam etika pergaulan orang-orang Iran.

Hari ini kami ajak Anda ke restoran Fakultas Sastra Persia Universitas Tehran. Menu makan siang hari ini adalah Sabzi polou ba mahi sevid atau nasi sayur dengan ikan sevid. Masakan ini dikenal sebagai masakan Iran yang lezat sekali. Ikan sevid sendiri merupakan ikan yang hidup di perairan laut kaspia.

Kebetulan siang ini, restoran sangat ramai sekali. Aroma nasi sayur dan gorengan ikan tercium begitu menggoda. Menu makan siang kali ini pun merupakan salah satu masakan favorita para mahasiswa. Ramin dan Mohammad terlihat sedang berbincang-bincang sambil menikmati santapan siangnya di dekat jendela. Anda tertarik bukan untuk menyimak lebih lanjut percakapan mereka berdua? Selengkapnya mari kita simak setelah mempelajari beberapa kosakata penting
berikut ini!

به به!
(bah-bah)
bah-bah (ungkapan keheranan dan rasa gembira)

سبزی
(sabzi)
sayuran

پلو
(polou)
nasi

سبزی پلو
(sabzi polou)
nasi sayur khas Iran

ماهی
(mahi)
ikan

غذا
(ghaza)
makanan

بسیار خوشمزه
(besyar khoushmazzeh)
sangat lezat

ماهی سفید
(mahi sefid)
ikan sevid (white fish)

دریا
(darya)
laut

خزر
(khazar)
kaspia

تا حالا
(ta hala)
sampai sekarang

تو خورده ای
(tu khordeh-i)
kamu sudah makan?

من نخورده ام
(Man nakhordeh-am)

saya belum makan

خوشمزه
(Khoushmazzeh)

lezat

تو می دانی
(To midani)
kamu tahu

آره
(Are)
iya

شمال
(Shomal)

utara

جنوب
(Jonoub)
selatan

درست است
(Dorost ast)
benar

استان
(Ostan)
provinsi

استان ها
(Ostan-ha)
provinsi-provinsi

گیلان
(Gilan)
Gilan

مازندران
(Mazandaran)
Mazandaran

گلستان
(Golestan)
Golestan

کنار
(Kenar)
di tepi

روسیه
(Rusiyeh)
Rusia

آذربایجان
(Azarbayjan)

Azerbaijan

ترکمنستان
(Torkanestan)
Turkemistan

قزاقستان
(Kazaqestan)
Kazakhstan

آن طرف
(An taraf)

sebelah sana

واقعا
(Vaqean)
benar-benar

چند نوع
(Chand nou’)
beberapa jenis

وجود دارد
(Vojud darad)

ada

وجود ندارد
(Vojud nadarad)
tidak ada

حدود
(Hodoud)
sekitar

هشتاد
(Hashtad)

delapan puluh

نوع
(Nou’)

jenis

آنها زندگی می کنند
(Anha zendegi mikonand)
mereka hidup

خاویار
(Khaviyar)
kaviar

معروف
(Ma’rof)
terkenal

من می دانم
(Man midanam)
saya tahu

بهترین
(Behtarin)
terbaik

گرانترین
(Gerantarin)
termahal

دنیا
(Donya)

dunia

Rekan setia, kini kami ajak Anda menyimak percakapan Mohammad dan Ramin.

محمد: به به! سبزی پلو با ماهی! این غذای ایرانی بسیار خوشمزه است.
(Mohammad: bah bah! Sabzi polou ba mahi! In ghazaye Irani besyar khoushmazzeh ast)

Mohammad: bah-bah! Nasi sayur dengan ikan! Makanan Iran ini sangat lezat.

رامین: این ماهی سفید دریای خزر است. تا حالا ماهی سفید خورده ای؟
(Ramin: In mahi sefid-e darya-ye Khazar ast. Ta hala mahi sefid khorde-i)
Ramin: Ini ikan sevid dari laut Kaspia. Sampai sekarang, kamu pernah makan ikan sevid belum?

محمد: ماهی سفید! نه. نخورده ام.
(Mohammad: Mahi sefid! Na nakhorde-am)
Mohammad: Ikan sevid? Belum. Aku belum pernah memakannya.

محمد: ماهی سفید از ماهی های خوشمزه ی دریای خزر است. می دانی دریای خزر کجاست؟
(Ramin: Mahi sefid az mahi-haye khoshmaze-ye darya-ye Khazar ast. Mi-dani darya-ye Khazar kojast)

Ramin: Ikan sevid merupakan salah satu ikan lezat dari laut kaspia. Kamu tahu kan laut kaspia itu di mana?

محمد: آره. در شمال ایران.
(Mohammad: Are. Dar shomal-e Iran)
Mohammad: Iya. Di utara Iran.

رامین: درست است. استان های گیلان و مازندران و گلستان کنار دریای خزر هستند.
(Ramin: Dorost astt. Ostan-haye Gilan va Mazandaran va Golestan kenar-e darya-ye Khazar hastand)
Ramin: Betul. Provinsi Gilan, Mazandaran, dan Golestan terletak di tepi laut Kaspia.

محمد: روسیه هم کنار دریای خرز است. آن طرف دریا.
(Mohammad: Rusiyeh ham kenar-e darya-ye Khazar ast. An tarafe-e darya)
Mohammad: Rusia juga terletak di tepi laut Kaspia. Di seberang sananya laut.

رامین: بله. روسیه، آذربایجان، ترکمنستان و قزاقستان کنار دریای خزر هستند.
(Ramin: Bale. Rusiyeh, Azarbayejan, Torkamanestan va Ghazaqestan kenar-e darya-ye Khazar hastand)
Ramin: Iya. Rusia, Azerbaijan, Turkmenistan, dan Kazakhstan terletak di tepi laut Kaspia.


محمد: واقعا” این ماهی خوشمزه است. چند نوع ماهی در دریای خزر وجود دارد؟
(Mohammad: Vaqean in mahi khoshmaze ast. Chand nou’ mahi dar darya-ye Khazar vojud darad)
Mohammad: Ikan ini memang benar-benar lezat. Ada berapa jenis ikan di laut kaspia?


رامین: حدود 80 نوع ماهی در دریای خزر زندگی می کنند. خاویار این دریا معروف است.
(Ramin: hodoud-e hashtad nou’ mahi dar darya-ye khazar zendegi mikonand. Khaviyar-e in darya ma’rouf ast)
Ramin: Sekitar 80 jenis ikan hidup di laut Kaspia. Kaviar dari laut ini sangat terkenal.


محمد: بله. این را می دانم خاویار ایران بهترین و گرانترین خاویار دنیا است
.
(Mohammad: bale. in ra mi-danam khaviyar-e Iran behtarin va gerantarin khaviyar ast)

Mohammad: Iya. Aku juga tahu. Kaviar dari Iran paling baik dan termahal di dunia.

Berbeda dengan kawasan Iran lainnya yang didominasi daerah semi gurun dan beriklim kering, kawasan Iran di sekitar laut Kaspia memiliki iklim subtropis yang lembab dan dikenal sangat hijau, subur dan dipenuhi dengan hutan. Masyarakat yang hidup di sana juga memiliki cara hidup, budaya, dan tradisi yang berbeda dengan masyarakat Iran di kawasan lain.

Iklim subtropis yang lembab di kawasan pesisir laut Kaspia sangat berbeda dengan sebagian besar kawasan Iran lainnya yang didominasi iklim kering. Karena itu tak heran jika di sana dengan mudah kita temui kawasan hutan yang lebat dan persawahan. Rumah-rumah beratap genteng yang jarang kita kita temui di kawasan Iran pada umumnya, dengan begitu mudah kita temui di kawasan utara Iran. Banyaknya rumah-rumah beratapkan genteng ini menandakan bahwa di sana merupakan daerah bercurah hujan yang tinggi.

Golestan, Mazandaran, dan Gilan merupakan tiga provinsi yang terletak di pesisir selatan laut Kaspia. Kawasan selatan ketiga provinsi ini didominasi pegunungan Alborz. Saat musim panas tiba, udara di kawasan utara Iran ini sangat sejuk karena itu orang-orang Tehran sering melungkan waktu liburan musim panasnya di sana. Di samping memiliki udara yang sejuk, kawasan pesisir laut Kaspia juga dikenal memiliki panorama alam yang sangat indah dan menjadi salah satu tujuan wisata di Iran. Sebelum kita simak lebih jauh seri pelajaran minggu ini, terlebih dahulu mari kita pelajari dulu beberapa kosakata penting berikut:

تا حالا
(ta hala)
sampai sekarang

تو رفته ای
(to rafteh-i)

kamu (pernah) pergi

دریا
(darya)
laut

خزر
(khazar)
kaspia

من نرفته ام
(man narafteh-am)
saya (belum) pergi

آنجا
(anja)

di sana

همه جا
(hame-ja)

di semua tempat

فرق دارد
(farq darad)
berbeda

جنگل
(jangal)

hutan

جنگل ها
(jangal-ha)

hutan-hutan

انبوه
(anbuh)
banyak

طبیعت
(tabiat)
alam

زیبا
(ziba)

indah

چه جالب
(che jaleb)

menarik sekali

هوا
(hava)
udara

شرجی
(sharji)
lembab

کشاورزی
(keshavarzi)
pertanian

کشاورز
(keshavarz)

petani

کشاورزان
(keshavarzan)

para petani

چگونه
(cheguneh)

bagaimana

برنج
(berenj)
beras

چای
(chay)
teh

پنبه
(panbeh)
kapas

آنها می کارند
(anha mikarand)

mereka menanam

من فکر می کنم
(man fekr mikonam)
saya pikir

سر سبز
(sar sabz)
hijau

مردم
(mardom)

masyarakat

شغل
(shoghl)

pekerjaan

شغل ها
(shoghl-ha)
pekerjaan-pekerjaan

دیگر
(digar)
lain

آنها دارند
(anha darand)

mereka punya

ماهیگیری
(mahi-giri)

penangkapan ikan, nelayan

جا
(ja)

tempat

خوب
(khub)
baik, bagus

برای
(baraye)
untuk

ماهی سفید
(mahi sefid)
ikan sevid

خوشمزه
(khoushmazzeh)

lezat

به خاطر
(be khatere)
karena

زیبا
(ziba)
indah

خوش
(khoush)

bagus, nyaman

زیاد
(ziyad)

banyak

شمال
(shomal)

utara

آنها سفر می کنند
(anha safar mikonand)
mereka bepergian

ساحل
(sahel)

pantai, pesisir

شهر
(shahr)

kota

ساحلی
(saheli)
pesisir

شنا
(shena)

berenang

هست
(hast)
ada

شهر های ساحلی
(shahrhaye-saheli)
kota-kota pesisir

تفریح
(tafrih)

berwisata

کنار ساحل
(kenar-e sahel)

di tepi pantai

بندر
(bandar)
pelabuhan

بندر ها
(bandar-ha)

pelabuhan-pelabuhan

مهم
(mohem)

penting

کدام
(kodam)

yang mana

بندر انزلی
(bandar-e Anzali)

pelabuhan Anzali

بندر نوشهر
(bandar-e Noushahr)
pelabuhan Noushahr

آنها هستند
(anha hastand)
mereka (ada)

Selanjutnya mari kita simak bersama percakapan Ramin dan Mohammad!

رامین: تو تا حالا به دریای خزر رفته ای؟
(Ramin: To ta hala ba darya-ye Khazar rafteh-i)
Ramin: Sampai sekarang, kamu pernah pergu ke laut Kaspia?

محمد: نه. هنوز به آنجا نرفته ام.
(Mohammad: Na. hanuz be anja narafte-am)
Mohammad: Belum, sampai sekarang aku belum pernah ke sana.

رامین: آنجا با همه جای ایران فرق دارد. جنگل های انبوه و طبیعت زیبا.
(Ramin: Anja ba hame jaye Iran fargh darad. Jangal-haye anbuh va tabiat-e ziba)
Ramin: Di sana berbeda dengan semua tempat di Iran. Di sana banyak hutan dan panorama alam yang indah.

محمد: چه جالب! جنگل های انبوه؟
(Mohammad: Che jaleb! Jangal-haye anbuh)
Mohammad: Menarik sekali! Banyak hutan?

رامین: بله. اما هوای آنجا شرجی است.
(Ramin: Bale. Ama hava-ye anja sharji ast)

Ramin: Iya, udara di sana lembab.

محمد: کشاورزی در شمال ایران چگونه است؟
(Mohammad: Keshavarzi dar shomal-e Iran cheguneh ast)
Mohammad: Bagaimana dengan pertanian di utara Iran?

رامین: کشاورزان برنج، چای و پنبه می کارند.
(Ramin: Keshavarzan berenj, chai va panbeh mi-karand)

Ramin: Para petani menanam beras, teh, dan kapas.

رامین: پس آنجا خیلی سرسبز است. مردم آنجا چه شغل هایی دارند؟
(Mohammad: Pas anja kheyli sar-sabz ast. Mardom-e anja che shoghl-hai darand)

Mohammad: Kalau begitu di sana sangat hijau. Masyarakat di sana punya pekerjaan apa?

رامین: ماهیگیری. دریای خزر جای خوبی برای ماهیگیری است.
(Ramin: Mahi-giri. Darya-ye Khazar jaye khubi baraye mahi-giri ast)
Ramin: penangkapan ikan. Laut kaspia tempat yang bagus untuk penangkapan ikan.

محمد: ماهی سفید که خیلی خوشمزه بود.
(Mohammad: Mahi-ye sefid ke kheyli khoushmazzeh ast)

Mohammad: Ikan sevid lezat sekali.

رامین: به خاطر جنگل های زیبا و هوای خوش، مردم ایران، زیاد به شمال سفر می کنند.
(Ramin: Be khater-e jangal-haye ziba va hava-ye khoush, mardom-e Iran, ziyad be shomal safar mi-konand)
Ramin: Karena hutannya yang indah dan udaranya yang nyaman, orang-orang Iran banyak yang pergi ke utara.

محمد: در ساحل دریای خزر جایی هم برای شنا هست؟
(Mohammad: Dar sahel-e darya-ye Khazar jai ham baraye shena hast)
Mohammad: Di pantai laut Kaspia apakah ada tempat berenang?

رامین: بله. همه ی شهر های ساحلی جایی برای شنا و تفریح کنار ساحل دارند.
(Ramin: Bale. hame-ye shahr-haye saheli jai baraye shena va tafrih kenar-e sahel darand)
Ramin: Iya, semua kota pesisir memiliki tempat berenang dan berwisata

محمد: بندر های مهم دریای خزر کدامند؟
(Mohammad: Bandar-haye mohem-e darya-ye Khazar kodamand)

Mohammad: pelabuhan penting apa saja yang terdapat di laut Kaspia?

رامین: بندر انزلی و بندر نوشهر، مهم ترین بندرهای ایران در ساحل دریای خزر هستند.
(Ramin: Bandar-e Anzali va Bandar-e Noushahr, mohem-tarin bandar-haye Iran dar sahel-e darya-ye Khazar hastand)
Ramin: Pelabuhan Anzali dan pelabuhan Noushahr merupakan pelabuhan terpenting Iran di pesisir laut Kaspia.

Di bagian lain percakapannya, Ramin bercerita kepada Mohammad, ia memiliki seorang teman yang tinggal di pelabuhan Noushahr. Ia bekerja di sebuah kapal angkutan barang. Mereka mengirim barang-barang perdagangan Iran ke Rusia dan begitu sebaliknya.

Ramin juga bercerita bahwa dirinya setiap setahun sekali pergi ke pelabuhan Noushahr sambil menikmati keindahan panorama dan kesejukan udara kawasan utara Iran. Bagi Ramin, melihat secara langsung kesibukan para petani di sawah dan ladang kapas dan para nelayan di pesisir pantai merupakan hal yang sangat menarik sekali. Di kota-kota pesisir utara Iran, banyak terdapat hotel, villa, dan penginapan bagi para wisatawan.

Kebetulan beberapa hari yang lalu, Mohammad sempat mengalami sakit kepala. Ia pun lantas pergi ke dokter. Saat berada di ruang tunggu, Mohammad melihat seorang lelaki yang tengah asyik membaca sebuah buku berjudul “Belajar Cepat Bahasa Persia”. Mohammad pun segera paham bahwa buku tersebut merupakan buku khusus pelajaran bahasa Persia yang diperuntukkan bagi pelajar asing dan baru kali ini ia melihat buku tersebut. Mohammad pun lantas berbincang-bincang dengan lelaki tadi. Anda tertarik bukan untuk mengikuti lebih jauh perbincangan mereka berdua? Selengkapnya kita simak bersama setelah mempelajari beberapa kosakata penting berikut ini:

ببخشید
(Bebakhshid)
maaf

شما هستید
(Shoma hastid)
anda

خارجی
(Khareji)
orang asing

من هستم
(Man hastam)
saya

ایتالیایی
(Italiyayi)
orang Italia

کتاب
(Ketab)

buku

آموزش
(Amuzesh)
pelajaran, pendidikan

زبان فارسی
(Zaban farsi)
bahasa persia

درست است؟
(Dorost ast)
Benarkan?

اسم
(Esm)
nama

تند آموز زبان فارسی
(Tond amuz zabane-farsi)
Belajar cepat bahasa persia

من می بینم
(Man mibinam)
saya lihat

من می توانم ببینم
(Man mitavanam bebinam)
saya bisa melihat

بفرمایید
(Befarmaid)
silakan

خارجیان
(Kharejiyan)
orang-orang asing

مفید
(Mofid)
bermanfaat

ساده
(Sadeh)
sederhana

چند کتاب
(Chand ketab)
beberapa buku

دیگر
(Digar)
lain
من فارسی یاد می گیرم
(Man farsi yad migiram)
saya belajar bahasa persia

خودتان
(Khodetan)
dirimu sendiri

شما می خوانید
(Shoma mikhanid)
kamu belajar

شما می روید
(Shoma miravid)
kamu pergi

من می روم
(Man miravam)
saya pergi

من می آیم
(Man miayam)
saya datang

الان
(Al’an)
sekarang

دانشگاه
(Daneshgah)
universitas

بین المللی
(Beynol-melal)
internasional

شما یاد می گیرید
(Shoma yad migirid)
kamu belajar

کانون زبان ایران
(Kanune zabane Iran)
Pusat Bahasa Iran


مرکز
(Markaz)
pusat

بزرگ
(Bozorg)
besar

فقط
(Faqat)
hanya

آنها یاد می گیرند
(Anha yad migirand)
mereka belajar

آنها می توانند یاد بگیرند
(Anha mitavanand yad begirand)
mereka bisa belajar

زبان انگلیسی
(Zaban-e Englisi)
bahasa Inggris

عربی
(Arabi)
Bahasa Arab

آلمانی
(Almani)

Bahasa Jerman

فرانسه
(Faranse)
Bahasa Perancis

Rekan setia, berikutnya mari kita simak bersama percakapan Mohammad dan pria Italia yang baru dikenalnya di klinik dokter

محمد: سلام آقا ببخشید، شما هم خارجی هستید؟
(Mohammad: Salam agha bebakhshid, shoma ham khareji hastid)
Mohammad: Salam, Maaf. Anda juga orang asing?

مرد: سلام. بله. من ایتالیایی هستم.
(Mard: Salam. Bale. man Italiyai hastam)
Pria: Iya, saya orang Italia.

محمد: این کتاب آموزش زبان فارسی است. درست است؟
(Mohammad: In keteb-e amuzesh-e zaban-e Farsi ast. Dorost ast)
Mohammad: Ini buku pelajaran bahasa Persia? Benarkah?

مرد: بله. اسم این کتاب تند آموز زبان فارسی است.
(Mard: Bale. esm-e in ketab tond amuz-e zaban-e Farsi ast)
Pria: Iya. Nama buku ini Belajar Cepat Bahasa Persia

محمد: می توانم آن را ببینم؟
(Mohammad: Mitavanam an ra bebinam)
Mohammad: Bolehkan saya melihatnya?

مرد: بله. بفرمایید.
(Mard: Bale. befarmaeed)
Pria: Iya, silakan!

محمد: این کتاب برای خارجیان مفید است. آموزش آن ساده است.
(Mohammad: In ketab baraye kharejian mofid ast. Amuzesh-e an sadeh ast)
Mohammad: Buku ini bermanfaat sekali bagi orang asing. Pelajarannya mudah.

مرد: بله. من با این کتاب و چند کتاب دیگر، فارسی یاد می گیرم.
(Mard: Bale. Man ba in ketab va chand ketab-e digar, Farsi yad migiram)
Pria: Iya. Saya belajar bahasa Persia lewat buku ini dan beberepa buku lainnya

محمد: خودتان فارسی می خوانید؟ یا به کلاس می روید؟
(Mohammad: Khodetan Farsi mikhanid? Ya be kelas miravid)
Mohammad: Anda belajar bahasa Persia sendiri? Atau pergi ke kelas?

مرد: من به کلاس آموزش فارسی می روم و الان از کلاس می آیم.
(Mard: Man be kelas-e amuzesh-e Farsi miravam va al’an az kelas miayam)

Pria: Saya pergi ke kelas pendidikan bahasa Persia dan baru saja saya datang dari kelas.

محمد: در دانشگاه بین المللی امام خمینی فارسی یاد می گیرید؟
(Mohammad: Dar daneshgah-e beynol-melali-ye Emam khomeyni Farsi yad migirid)
Mohammad: Anda belajar bahasa Persia di Universitas Internasional Imam Khomeyni?

مرد: نه. من در کانون زبان ایران، فارسی می خوانم.
(Mard: Na. man dar Kanun-e Zaban-e Iran, Farsi mikhanam)
Pria: Tidak. Saya belajar bahasa persia di Pusat Bahasa Iran.

محمد: کانون زبان ایران؟
(Mohammad: Kanun-e Zaban-e Iran)
Mohammad: Pusat Bahasa Iran?

مرد: بله. آنجا یک مرکز بزرگ آموزش زبان است.
(Mard: Bale. anja yek markaz-e bozorg-e amuzesh-e zaban ast)
Pria: Iay. Di sana merupakan sebuah pusat besar pendidikan bahasa

محمد: دانشجو ها آنجا فقط فارسی یاد می گیرند؟
(Mohammad: Daneshju-ha anja faqat Farsi yad migirand)
Mohammad: Apakah para mahasiswa di sana hanya belajar bahasa Persia?

مرد: نه. دانشجوها می توانند آنجا زبان های انگلیسی، آلمانی، عربی و فرانسه یاد بگیرند.
(Mard: Na. daneshju-ha mitavanand anja zaban-haye Engilisi, Almani, Arabi va Faranse yad begirand)
Pria: Tidak. Para mahasiswa di sana juga bisa mempelajari bahasa Inggris, Jerman, Arab, dan Perancis.

Dengan begitu cermatnya, Mohammad melihat buku tadi sambil melanjutkan obrolannya dengan lelaki Italia yang baru dikenalnya. Mohammad juga bercerita, ia juga orang asing dan tengah kuliah di Iran sebagai mahasiswa sastra dan bahasa Persia. Di mata Mohammad, buku yang dilihatnya benar-benar menarik.

Lelaki asal Italia itu juga menceritakan bahwa di Pusat Bahasa Iran terdapat bagian khusus pendidikan bahasa Persia untuk orang asing. Di sana, disedikan berbagai buku pelajaran, cd, film-film pendidikan dan kamus bahasa. Mendengar cerita tersebut, Mohammad pun makin tertarik untuk mengenal lebih jauh Pusat Bahasa Iran. Namun tak seberapa lama, giliran Mohammad pun untuk menemui dokter telah sampai dan sekretaris dokter segera memanggilnya. Ia pun segera berpamitan dengan orang Italia tadi dan memutuskan untuk pergi ke Pusat Bahasa Iran hari Senin esok.

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: