Farsi (3)

Pada pertemuan lalu, kita mengetahui bahwa Ramin pergi ke hotel untuk menemui orangtuanya. Orangtua Ramin tinggal di Shiraz, sebuah kota di sebelah barat daya Iran. Orang tua dan saudara perempuan Ramin telah datang ke Tehran demi pengobatan bagi ayah Ramin.

Hari berikutnya, Ramin kembali ke asrama dan berjumpa dengan Mohammad. Mohammad pun menanyakan kondisi ayah Ramin. Marilah kita mengikuti percakapan antara Mohammad dan Ramin.

کجایی؟
(kojai)
dimana kamu? -atau– kemana saja kamu?

خوبم
(khubam)
saya baik-baik saja

شنیدم
(shenidam)
saya dengar

پدرت
(pedaret)
ayahmu

الان
(al an)
sekarang

اونا هستند
(una hastand)
mereka

مریضی
(marizi)
sakit

پدرم
(pedaram)
ayah saya

متاسفم
(muteasefam)
saya (turut) prihatin

کجاست؟
(kojast?)
dimana

امروز
(emruz)
hari ini

حالش خوبه
(halesh khube)
kondisinya baik

بیمارستان
(bimarestan)
rumahsakit

تنهاست
(tanhast)
sendirian

پیش
(pish)
di samping

پیش اون
(pish-e un)
di sampingnya

مادرت
(madaret)
ibumu

خواهرم
(khaharam)
saudara perempuan saya

اون نیست
(un nist)
dia tidak ada

اونا هستند
(una hastand)
mereka ada

کی
(key)
kapan

عمل جراحی
(amal jarahi)
operasi bedah

اون عمل جراحی می کنه
(un amal jarahi mikone)
dia akan dioperasi bedah

دکتر
(doktor)
dokter

اون می گه
(un mige)
dia berkata

دو شنبه
(du shanbe)
senin

سه شنبه
(se shanbe)
selasa

بعد
(ba’d)
nanti, depan

انشاء الله
(ensha Allah)
Insya Allah

زود
(zud)
cepat

حالش زود خوب می شه
(halesh zud khub mishe)
kondisinya akan cepat pulih

آماده
(amade)
siap

کمک
(komak)
bantuan

ما هستیم
(ma hastim)
kami ada

خیلی
(kheili)
sangat

متشکرم
(muteshakeram)
terimakasih

Saya harap, Anda telah mengikuti dengan baik kata-kata tadi. Kini, marilah kita ikuti percakapan antara Mohammad dan Ramin.

محمد: سلام رامین، حالت چه طوره؟ کجایی؟
(Mohammad: Salam Ramin, halet che tore? Kojaee?)
Mohammad: Salam Ramin, apa kabarmu? Kemana saja kamu?

رامین: سلام محمد، خوبم. توچه طوری؟
(Ramin: Salam Mohammad, khubam. To che tori?)
Ramin: Salam Mohammad, saya baik-baik saja, kamu bagaimana?

محمد: ممنون. چه خبر؟ شنیدم پدرت در تهرانه.
(Mohammad: mamnun. Che khabar? Shenidam pedaret dar Tehran-e)
Mohammad: Terimakasih, apa kabar? Saya dengar ayahmu ada di Teheran?

رامین: بله. پدر و مادر و خواهرم الان در تهرانند. پدرم بیماره.
(Ramin: bale pedar wa madar wa khaharam al-an dar Tehranand. Pedaram bimare)
Ramin: Ya, ayah, ibu, dan saudara perempuan saya sekarang di Teheran. Ayah sakit.

محمد: بله. شنیدم. متاسفم. الان حالش چه طوره؟ کجاست؟
(Mohammad: bale shenidam. Moteasefam. Al-an halesh che tore? Kojast?)
Mohammad: Ya, saya sudah dengar, saya turut prihatin. Sekarang kondisinya bagaimana? Di mana dia?

رامین: حالش خوبه. اون الان در بیمارستانه.
(Ramin: halesh khube. Un al-an dar bimarestan-e)
Ramin: Kondisinya baik, dia sekarang di rumah sakit.

محمد: تنهاست؟ یا مادرت پیش اونه؟
(Mohammad: tanhast? Ya madaret pish une?)
Mohammad: Dia sendirian? Apakah ibumu bersamanya?

رامین: نه تنها نیست. مادر و خواهرم هم در بیمارستان هستند.
(Ramin: na tanha nist. Madar wa khaharam ham dar bimarestan hastand)
Ramin: Tidak, dia tidak sendirian. Ibu dan saudara perempuan saya juga ada di rumah sakit.

محمد: کی عمل جراحی می کنه؟
(Mohammad: kei amal jarahi mikone?)
Mohammad: Kapan dia akan dioperasi?

رامین: دکتر می گه دوشنبه یا سه شنبه بعد.
(Ramin: doktor mige Do-shanbe ya Se-shanbe baaed)
Ramin: Kata dokter, Senin atau Selasa depan

محمد: ان شاء الله حالش زود خوب می شه. من و سعید آماده ی کمک به تو هستیم.
(Mohammad: Ensha Allah halesh zud khub mishe. Man wa Saaed amadeye komak be to hastim)
Mohammad: Insya Allah kondisinya akan cepat pulih. Saya dan Said siap membantumu.

رامین: خیلی متشکرم.
(Ramin: kheili moteshakeram)
Ramin: Terimakasih banyak

Ayah Ramin sudah dioperasi bedah jantung di rumah sakit Dey, sebuah rumah sakit terkemuka di Teheran. Mohammad pun pergi ke rumah sakit itu untuk menjenguk ayah Ramin. Setelah bertanya kepada perawat, di mana letak ruang perawatan ayah Ramin, Mohammad pun berjalan ke sana. Mohammad membawa rangkaian bunga. Marilah kita mengikuti percakapan antara Mohammad, Ramin, dan ayah Ramin.

پدر
(pedar)
ayah

حالش چه طوره؟
(halesh chetore?)
keadaannya bagaimana?

الحمدلله
(alhamdolellah)
alhamdulillah, segala puji bagi Allah

دیدن
(didan)
melihat

تو اومدی
(tu umadi)
kamu datang

خواهش می کنم
(khahesh mikonam)
saya mohon –atau– terimakasih kembali (yaitu, jawaban untuk kata terimakasih)

اتاق
(otaq)
ruangan

کدومه؟
(kodume)
yang mana?

با من
(ba man)
dengan saya

بیا
(biya)
ayo, mari pergi

خوبم
(khubam)
saya baik-baik saja

شما چه طورید؟
(shoma chetoreed)
kalian bagaimana?

دوست
(dust)
teman

دوست صمیمی
(dust-e samimi)
teman akrab

خوشحالم
(khoshhalam)
saya senang

به خاطر
(be khater)
karena

گل
(gol)
bunga

گل ها
(golha)
bunga-bunga

زحمت کشیدید
(zahmat keshideed)
Anda sudah repot-repot/bersusah payah

الان
(al an)
sekarang

بهترید؟
(behtarid)
Anda sudah lebih baik?

امروز بهترم
(Emruz behtaram)
hari ini saya lebih baik

فکر می کنم
(Fekr mikonam)
saya pikir

عمل جراحی
(Amal jarahi)
operasi bedah

برای
(baraye)
untuk

سخت
(sakht)
sulit

چون
(chon)
karena

پیر
(pir)
tua

شما نیستید
(shoma nistid)
Anda tidak

جوون
(jawun)
muda

جراح
(jarrah)
dokter bedah

جراحان
(jarrahan)
para dokter bedah

خیلی خوب
(kheili khub)
sangat bagus

اون… داره
(un… dare)
dia punya

دکتر رضوی
(doktor razawi)
Dokter Razawi

جراح
(jarrah)
dokter bedah

بسیار
(besiar khub)
sangat bagus

از اون باید تشکر کنم
(az un bayad tashakor konam)
saya harus berterimakasih kepadanya

Kini, marilah kita ikuti percakapan antara Mohammad dan Ramin.

محمد: سلام رامین. حال پدرت چه طوره؟
(Mohammad: Salam Ramin. Hal-e pedaret che tore)
Mohammad: Salam Ramin, bagaimana kabar ayahmu?

رامین: خوبه. الحمدلله. متشکرم که اومدی!
(Ramin: khube. Alhamdollelah . moteshakeram ke umadi)
Ramin: Baik, alhamdulillah, terimakasih kamu sudah datang.

محمد: خواهش می کنم. اتاق پدرت کدومه؟
(Mohammad: khahesh mi konam. Otaq pedaret kodume)
Mohammad: Sama-sama. Kamar ayahmu yang mana?

رامین: با من بیا.
(Ramin ba man bia)
Ramin: Mari ikut saya.

Mohammad dan Ramin pun berjalan menuju kamar tempat ayah Ramin dirawat. Mohammad menyerahkan rangkaian bunga kepada ayah Ramin sambil menanyakan kondisinya. Marilah kita ikuti percakapan mereka.

محمد:سلام. حالتون چه طوره؟ من محمد هستم.
(Mohammad: Salam. Haletun che tore? Man Mohammad hastam)
Mohammad: Salam, bagaimana kabar Anda? Saya Mohammad.

پدر: سلام. الحمدلله خوبم. شما چه طورید؟
(Pedar: Salam. Alhamdolellah shoma che torid)
Ayah Ramin: Salam, alhamdulillah, saya baik-baik saja. Bagaimana denganmu?

رامین: پدر! محمد دوست صمیمی منه.
(Ramin: pedar! Mohammad dust-e samimi-e mane)
Ramin: Ayah, Mohammad adalah temban akrab saya.

پدر: خوشحالم. زحمت کشیدید. به خاطر گلها خیلی ممنون.
(
Pedar: khoshhalam. Zahmat keshidid. Be khater-e gol-ha kheili mamnun)
Ayah Ramin: Saya senang sekali. Kamu sudah bersusah-payah (datang kemari). Terimakasih atas bunga ini.

محمد: خواهش می کنم. الان حالتون چه طوره؟ بهترید؟
(Mohammad: khahesh mi konam. Al an haletun che tore? Behtarid?)
Mohammad: Terimakasih kembali. Sekarang bagaimana kondisi Anda? Apakah Anda lebih baik?

پدر: بله. امروز بهترم. اما فکر می کنم عمل جراحی برای من مشکل تر از دیگران است. چون من پیرم.
(Pedar: bale. Emruz behtaram. Ama fekr mi konam amal-e jarrahi baraye man moshkeltar az digaran ast. Chon man piram)
Ayah Ramin: ya, hari ini saya lebih baik. Saya pikir operasi bedah bagi saya lebih sulit dibandingkan orang lain karena saya sudah tua.

محمد: نه شما پیر نیستید. شما جوونید و ایران جراحان خیلی خوبی داره.
(Mohammad: na shoma pir nistid. Shoma jawuneed wa Iran jarrahan kheili khubi dare)
Mohammad: Tidak, Anda tidak tua. Anda masih muda dan Iran memiliki dokter-dokter bedah yang sangat bagus.

پدر: بله. دکتر رضوی جراح بسیار خوبیه. از اون بابد تشکر کنم.
(Pedar: bale. doktor Razawi jarrah-e besiar khubi-e. az un bayad tashakor konam)
Ayah Ramin: ya, dokter Razawi adalah dokter bedah yang sangat bagus. Saya harus berterimakasih kepadanya.

Hari ini Said, teman sekamar Mohammad dan Ramin di asrama, juga pergi ke rumah sakit itu untuk menjenguk ayah Ramin. Ketika kembali ke asrama, Saida mengatakan kepada Mohammad bahwa ayah Ramin sudah membaik dan kemungkinan besok atau lusa dia akan kembali ke Shiraz. Mohammad pun menelpon ponsel Ramin untuk menanyakan kondisi ayahnya. Kini marilah kita ikuti percakapan telepon antara Mohammad dan Ramin.

خانواده
(khanevade)
keluarga

خانواده ات
(khanevade-at)
keluargamu

اونا می رن
(una miran)
mereka pergi

همه خوبن
(hame khuban)
semua baik

فردا
(farda)
besok

الان
(al an)
sekarang

به راحتی
(be rahati)
dengan mudah

اون راه می ره
(un rah mi re)
dia berjalan

دکتر رضوی
(doktor Razawi)
Dokter Razawi

جراح
(jarrah)
dokter bedah

بسیار خوب
(besiar khub)
sangat baik

جراحان ایرانی
(jarrahan irani)
dokter bedah Iran

درسته
(doroste)
benar

بیمارستان
(bimarestan)
rumahsakit

بیمارستانها
(bimarestan-ha)

rumahsakit-rumahsakit

جراحان
(jarrahan)
dokter-dokter bedah

مردم
(mardom)
rakyat, warga, orang-orang

کشور
(keshwar)
negara

کشور ها
(keshwar-ha)
negara-negara

همسایه
(hamsaye)
tetangga

عمل جراحی
(amal jarrahi)
operasi bedah

برای
(baraye)
untuk

اونا می آن
(una mian)
mereka akan pergi

راستی
(rasti)
sebenarnya, sesungguhnya

تو می ری
(tu miri)
kamu akan pergi

من می رم
(man mi ram)
saya akan pergi

با خانواده ام
(ba khanevade-am)
dengan keluarga saya

چند روز
(chand ruz)
beberapa hari

تو می مونی
(tu mi muni)
kamu akan tinggal

من می مونم
(man mi munam)
saya akan tinggal

تقریبا
(taqriban)
kira-kira

هفته
(hafte)
pekan

یک هفته
(yek hafte)
satu pekan

تو برمی گردی
(tu bar migardi)
kamu akan kembali

من برمی گردم
(man barmigardam)

Saya akan kembali

کی؟
(key)
kapan?

جمعه
(Jum’eh)
Jumat

چون
(chon)
karena

خیلی
(kheili)
sangat

کار دارم
(kar daram)
punya pekerjaan

Saya harap, Anda telah mengikuti dengan baik kata-kata tadi.

محمد: خانواده ات چه طورن؟
(Mohammad: khanevade-at che toran)
Mohammad: bagaimana kabar keluargamu?

رامین: همه خوبن. اونا فردا یا پس فردا به شیراز می رن.
(Ramin: hame khuban. Una farda ya pas farda be Shiraz miran)
Ramin: semua baik-baik saja. Mereka besok atau lusa akan pergi ke Shiraz.

محمد: الان پدرت چه طوره؟ خوبه؟
(Mohammad: al an pedaret che tore? Khube?)
Mohammad: sekarang ayahmu bagaimana? Baik?

رامین: بله. خیلی خوبه. اون به راحتی راه می ره. دکتر رضوی جراح بسیار خوبیه.
(Ramin: bale. Kheili khube. Un be rahati rah mire. Doktor Razawi jarrah besiar khubie)
Ramin: ya, sangat baik. Dia bisa berjalan dengan mudah. Dokter Razawi adalah
dokter bedah yang sangat bagus.

محمد: بله. جراحان ایرانی بسیار خوبند.
(Mohammad: bale. Jarrahan irani besiar khuband)
Mohammad: ya, dokter-dokter bedah Iran sangat bagus.

رامین: درسته. ایران بمارستانها و جراحان خوبی داره و مردم کشورهای همسایه برای عمل جراحی به ایران می آن.
(Ramin: doroste. Iran bimarestan-ha wa jarrahan khubi dare wa mardom keshwar-haye hamsaye baraye amal-e jarrahi be Iran mi an)
Ramin: benar, Iran memiliki rumahsakit-rumahsakit dan dokter-dokter bedah yang bagus. Orang-orang dari negara-negara tetangga datang ke Iran untuk operasi bedah.

محمد:راستی تو هم به شیراز می ری؟
(Mohammad: rasti to ham be Shiraz mi ri)
Mohammad: Oya, apakah kamu juga akan pergi ke Shiraz?

رامین: بله. من هم با خانواده ام به شیراز می رم.
(Ramin: bale. Man ham ba khanewade-am be Shiraz mi ram)
Ramin: ya, saya juga akan pergi ke Shiraz bersama keluarga saya.

محمد: چند روز در شیراز می مونی؟
(Mohammad: chand ruz dar Shiraz mi muni)
Mohammad: berapa hari kamu akan tinggal di Shiraz?

رامین: تقریبا یک هفته.
(Ramin: taqriban yek hafte)
Ramin: kira-kira satu pekan

محمد: کی به تهران برمی گردی؟
(Mohammad: key be Tehran bar migardi)
Mohammad: kapan kamu akan kembali ke Teheran?

رامین: جمعه به تهران برمی گردم،چون در اینجا خیلی کار دارم.
(Ramin: Jomae be Tehran bar migardam, dar kheili kar daram)
Ramin: saya akan kembali ke Tehran hari Jumat karena di sini saya punya panyak pekerjaan.

Setelah melihat-lihat baju di etalase beberapa toko, kahirnya Mohammad tertarik pada kemeja di salah satu toko. Diapun memasuki toko itu dan bercakap-cakap dengan si penjual baju. Kini marilah kita ikuti percakapan antara Mohammad dan si penjual baju.

پیراهن
(pirahan)
kemeja

من می خوام
(man mikham)
saya ingin

چه پیراهنی؟
(che pirahani?)
kemeja seperti apa?

شما دوست دارید
(Shoma dust darid)
Anda suka

مردانه
(mardane)
laki-laki

اندازه
(andaze)
ukuran

بزرگ
(bozorg)
besar

خودتون
(khodetun)
Anda sendiri

برای خودتون
(baraye khodetan)
untuk Anda sendiri

شما می خواید
(shoma mikhaid)
Anda ingin

برای شما
(baraye shoma)
untuk Anda

مناسب
(monaseb)
cocok, pantas

نه خیر
(na kheir)
tidak

برای دوستم
(baraye dustam)
untuk teman saya

من می خرم
(man mikharam)
saya membeli

چه رنگی؟
(che ranggi?)
warna apa?

آبی
(abi)
biru

سبز
(sabz)
hijau

بفرمایید
(befarmaeed)
silakan

ببینید
(bebinid)
lihatlah

این رنگ
(in rang)
warna ini

آبی کمرنگ
(abi-ye kamrang)
biru muda

بهتر
(behtar)
lebih baik

چه طوره؟
(che tore?)
bagaimana?

دوستتون
(dustetun)
teman Anda

زرد
(zard)
kuning

اون می پوشه
(un mi pushe)
dia akan memakai

نمی دونم
(nemi dunam)
saya tidak tahu

فکر می کنم
(fekr mi konam)
saya pikir

اون نمی پوشه
(un nemi pushe)
dia tidak akan memakai

همین
(hamin)
ini

خوبه
(khube)
bagus

Saya harap, Anda telah mengikuti dengan baik kata-kata tadi.

محمد: سلام آقا. من یه پیراهن می خوام.
(Mohammad: Salam agha. Man pirahan mikham)
Mohammad: Salam Tuan, saya menginginkan sebuah kemeja.

فروشنده: سلام. چه پیراهنی دوست دارید؟
(Forushande: Salam. Che pirahani dust darid)
Penjual: Salam, kemeja seperti apa yang Anda suka?

محمد: یک پیراهن مردانه. اندازه ی بزرگ.
(Mohammad: yek pirahan mardane. Andaze-ye bozorg)
Mohammad: sebuah kemeja untuk laki-laki, ukuran besar.

فروشنده: پیراهن رو برای خودتون می خواید؟ اندازه ی بزرگ برای شما مناسب نیست.
(Forushande: pirahan ro baraye khodetun mikhaid? Andaze-ye bozorg baraye shoma monaseb nist)
Penjual: Anda menginginkan kemeja itu untuk Anda sendiri? Ukuran besar tidak cocok buat Anda.

محمد: نه خیر، پیراهن رو برای دوستم می خرم.
(Mohammad: na kheir, pirahan ro baraye dustam mikharam)
Mohammad: bukan, saya akan membeli kemeja itu untuk teman saya.

فروشنده: چه رنگی دوست دارید؟
(Forushande: che ranggi dust darid)
Penjual: Anda suka warna apa?

محمد: آبی یا سبز.
(Mohammad: abi ya sabz)
Mohammad: biru atau hijau.

فروشنده: بفرمایید. این پیراهنها را ببینید.
(Forushande: Befarmaeed. In pirahan-ha ra bebinid)
Penjual: Silakan Anda lihat kemeja-kemeja ini.

محمد: نه . نه. این رنگ خوب نیست. آبی کمرنگ بهتره.
(Mohammad: na. na in rang khub nist. Abi-ye kamrang behtare)
Mohammad: tidak, tidak, warna ini tidak bagus, biru muda lebih bagus.

فروشنده: این پیراهن چه طوره؟ دوستتون پیراهن زرد می پوشه؟
(Forushande: in pirahan che tore? Dustetun pirahan zard mipushe?)
Penjual: kemeja ini bagaimana? Apakah temanmu memakai kemeja kuning?

محمد: نمی دونم. فکر می کنم، اون پیراهن زرد نمی پوشه. همین پیراهن آبی خوبه.
(Mohammad: nemidunam. Fekr mikonam, un pirahan zard nemipushe. Hamin pirahan-e abi khube)
Mohammad: Saya tidak tahu, saya pikir, dia tidak akan memakai kemeja kuning. Kemeja biru ini bagus.

Mohammad datang ke kantor pos untuk mengirimkan tiga jilid buku kepada saudara sepupunya yang tinggal di Jepang. Saat itu kantor pos sangat ramai. Setelah antri beberapa saat, akhirnya dia pun dilayani oleh seorang petugas pos. Kini marilah kita ikuti percakapan antara Mohammad dan petugas kantor pos.

بیخشید
(bebakhshid)
permisi, maaf

بسته
(baste)
bungkusan/paket

پستی
(posti)
pos

من دارم
(man daram)
saya punya

به کجا
(be koja)
kemana

شما می فرستید
(shoma miferestid)
Anda mengirimkan

من می فرستم
(man miferestam)
saya mengirimkan

این
(in)
ini

ژاپن
(jhapun)
Jepang

چه چیزی؟
(Che chizi)
benda apa?

کتاب
(ketab)
buku

سه
(se)
tiga

سه تا
(se ta)
tiga buah/tiga biji

لطفا
(lotfan)
tolong

باز کنید
(baz konid)
bukalah

کتابها
(ketab-ha)
buku-buku

پاکت
(pakat)
amplop

مخصوص
(makhsus)
khusus

ما می ذاریم
(ma mizarim)
kami meletakkan

کی؟
(key)
kapan?

اون می رسه
(Un mi-rese)
dia/itu sampai

پست
(post)
sampai

پست عادی
(post-e adi)
pos biasa

پست پیشتاز
(post-e pishtaz)
pos kilat

با
(ba)
dengan

بعد از
(ba’daz)
setelah

سه هفته
(se hafte)
tiga pekan

چه طور؟
(che tor)
bagaimana?

کمتر از
(Kamtar az)
lebih sedikit dari

ده روز
(Dah ruz)
sepuluh hari

آدرس اینجا
(Adres inja)
alamat di sini

بنویسید
(benewisid)
tulislah

حتما
(hatman)
pasti

Saya harap, Anda telah mengikuti dengan baik kata-kata.

محمد: ببخشید آقا. من یک بسته ی پستی دارم.
(Mohammad: bebakhshid agha. Man yak basteye posti daram)
Mohammad: maaf Tuan, saya punya satu paket pos.

کارمند: بسته رو به کجا می فرستید؟
(Karmand: baste ro be koja miferestid)
Petugas pos: paket itu akan Anda kirimkan kemana?

محمد: اون رو به ژاپن می فرستم.
(Mohammad: un ro be Jhapon miferestam)
Mohammad: (paket) ini akan saya kirimkan ke Jepang.

کارمند: چه چیزی در این بسته است؟
(Karmand: che chizi dar in baste ast)
Petugas pos: apa yang ada di dalam paket ini?

محمد: سه تا کتاب.
(Mohammad: se ta ketab)
Mohammad: tiga buah buku.

کارمند: لطفا بسته رو باز کنید. ما کتابها رو در یک پاکت مخصوص می ذاریم.
(Karmand: lotfan baste ro baz konid. Ma ketab-ha ro dar yek pakat-e makhsus mi-zarim)
Petugas pos: tolong buka paket ini, kami akan meletakkan buku-buku ini dalam sebuah amplop khusus.

محمد: این کتابها کی به ژاپن می رسه؟
(Mohammad: in ketab-ha key be Japon mirese)
Mohammad: buku-buku ini kapan akan sampai di Jepang?

کارمند: با پست عادی اون رو می فرستید یا با پست پیشتاز؟
(Karmand: ba post-e adi un ro mi-ferestid ya ba post pishtaz)
Petugas pos: Anda akan mengirimkannya dengan pos biasa atau dengan pos kilat?

محمد: با پست عادی.
(Mohammad; ba post adi)
Mohammad: dengan pos biasa.

کارمند: با پست عادی بعد از سه هفته این بسته به ژاپن می رسه.
(Karmand: ba post adi baed az se hafte in baste be Jhapon mi-rese)
Petugas pos: dengan pos biasa paket ini akan sampai ke Jepang setelah tiga pekan.

محمد: با پست پیشتاز چه طور؟
(Mohammad: ba post pishtaz che tor)
Mohammad: dengan pos kilat bagaimana?

کارمند: با پست پیشتاز کمتر از ده روز- لطفا آدرس رو اینجا بنویسید.
(Karmand: ba post pishtaz kamtar az dah ruz- lotafan adres ro inja benewisid)
Petugas pos: dengan pos kilat kurang dari sepuluh hari, tolong tulis alamatnya di sini.

محمد: بله. حتما.
(Mohammad: bale. hatman)
Mohammad: iya. Sudah pasti.

Hari ini hawa agak dingin karena hujan turun rintik-rintik. Ramin berjalan menuju sebuah toko bunga. Ramin ingin membelikan bunga mawar untuk seorang temannya. Kini marilah kita ikuti percakapan antara Ramin dan si penjual bunga.

لطفا
(lotfan)
silakan

دسته گل
(daste gul)
rangkaian bunga

گل
(gol)
bunga

رز
(roz)
mawar

بدید
(bedid)
Berikan!

چه رنگی؟
(che ranggi)
warna apa?

شما دوست دارید
(Shoma dust darid)
Anda menyukai

زرد
(zard)
kuning

شما می بینید
(shoma mi binid)
Anda melihat

گلهای رز
(golhaye roz)
bunga mawar

اونجا
(unja)
di sana

سمت چپ
(samt-e chap)
sebelah kiri

من می بینم
(man mi binam)
saya melihat

رز زرد
(roz-e zard)
mawar kuning

حتما
(hatman)
tentu

چند
(chand)
berapa

کافی
(kafi)
cukup

امروز
(emruz)
hari ini

بارون
(barun)
hujan

می آد
(mi yad)
datang

از صبح
(az sobh)
sejak subuh

الان
(al an)
sekarang

تا الان
(ta al an)
hingga sekarang

هوا
(hawa)
hawa

سرد
(sard)
dingin

بعد از
(ba’daz)
setelah

گلهای مریم
(gol-e maryam)
bunga Maryam

سما می خواید
(shoma mikhaid)
Anda ingin

دو
(do)
dua

شاخه گل
(shakhe gol)
Satu tangkai bunga

بذارید
(bezarid)
letakkan

من می ذارم
(man mizaram)
saya meletakkan

برای شما
(baraye shoma)
untuk Anda

دو شاخه گل مریم
(do shakhe gol-e maryam)
dua tangkai bunga maryam

Kami harap, Anda telah mengikuti dengan baik kata-kata tadi.

رامین: سلام آقا. لطفا به من یک دسته گل رز بدید.
(Ramin: Salam agha. Lotfan be man yek daste gol-e roz bedid)
Ramin: Salam, Tuan, tolong beri saya satu rangkaian bunga mawar.

فروشنده: سلام. چه رنگی رو دوست دارید؟
(Forushande: Salam. Che ranggi ro dust darid)
Penjual bunga: Salam, warna apa yang Anda sukai?

رامین: چه رنگی؟
(Ramin: che ranggi)
Ramin: warna apa?

فروشنده: گلهای رز اونجاست. سمت چپ.
(Forushande: golha-ye roz unjast. Samt-e chap)
Penjual bunga: bunga-bunga mawar di sana, sebelah kiri.

رامین: بله. بله .می بینم. رز زرد خیلی قشنگه.
(Ramin: bale. bale. mibinam. Roz-e zard kheili qashange)
Ramin: ya, ya, saya melihat, bunga mawar kuning sangat indah.

فروشنده: چند شاخه گل می خواید؟
(Forushande: chand shakhe gol mi khaid)
Penjual bunga: berapa tangkai bunga yang Anda inginkan?

رامین: پنج شاخه کافیه.
(Ramin: panj shakhe kafiye)
Ramin: cukup lima tangkai

فروشنده: امروز خیلی بارون می آد.
(Forushande: emruz kheili barun miad)
Penjual bunga: hari ini hujan turun lebat

رامین: بله . از صبح تا الان بارون می آد. هوا سرده.
(Ramin: bale. az sobh ta al an barun mi ad. Hava sarde)
Ramin: ya, sejak pagi hingga sekarang hujan turun, hawa menjadi dingin.

فروشنده: گل مریم هم می خواید؟
(Forushande: gol-e maryam ham mikhaid)
Penjual bunga: Anda juga mau bunga Maryam?

رامین: بله. لطفا دو شاخه گل مریم هم بذارید.
(Ramin: bale. lotfan do shakhe gol-e maryam ham bezarid)
Ramin: ya, tolong taruh juga dua tangkai bunga Maryam

فروشنده: حتما. برای شما دو شاخه گل مریم می ذارم.
(Forushande: hatman. Baraye shoma do shakhe gol-e maryam mizaram)
Penjual bunga: tentu saja, saya akan menaruh dua tangkai bungan Maryam untuk Anda.

Sudah sejak beberapa hari terakhir, Mohammad menderita sakit gigi. Hari ini giginya terasa sangat sakit sehingga Mohammad sudah merasa tidak tahan lagi. Dia pun memutuskan untuk datang sebuah klinik gigi yang direkomendasikan Said, teman sekamarnya di asrama. Di klinik gigi itu, Mohammad bercakap-cakap dengan sekretaris dokter. Kini marilah kita ikuti percakapan di antara keduanya.

وقت
(waqt)
waktu

دکتر
(doktor)
dokter

من می خوام
(man mi kham)
saya ingin

الان
(al an)
sekarang

متاسفانه
(moteassefane)
sayang sekali

اون وقت نداره
(un waqt nadare)
dia tidak punya waktu

بعد از ظهر
(ba’daz zohr)
setelah zuhur

چه طور؟
(chetor)
bagaimana?

فردا
(farda)
besok

ساعت
(saat)
jam

ده
(dah)
sepuluh

صبح
(sobh)
pagi

چه طوره؟
(chetore)
bagaimana?

دندون
(dandun)
gigi

درد
(dard)
sakit

شدید
(shadid)
sangat

من دارم
(man daram)
saya punya

خوب
(khub)
baik

منتظر بمونید
(montazer bemunid)
tunggulah

نیم ساعت
(nim saat)
setengah jam

بعد
(ba’d)
kemudian

ایشون
(ishun[he-she])
dia, mereka

هنوز
(hanuz)
masih

اون نیومده
(un nayumade)
dia belum datang

باشه
(bashe)
baiklah

من منتظر می مونم
(man montazer mimunam)
saya menunggu

اگه
(age)
jika

اگه باشه
(age bashe)
jika memungkinkan

اون نیومد
(un nayumad)
dia belum datang

به جای (او)
(be jaye[ue])
sebagai penggantinya

اون معاینه می کنه
(un moayene mikone)
dia akan memeriksa

چی شده؟
(chi shode?)
apa yang terjadi?

دندونم درد می کنه
(Dandunam dard mikone)
gigi saya sakit

سمت
(samt)
sebelah

راست
(rast)
Kanan

ردیف
(radif)
barisan

بالا
(bala)
atas

من پر می کنم
(man por mikonam)
saya akan menambal

دو بار
(do bar)
dua kali

هفته
(hafte)
pekan

من می دم
(man midam)
saya memberi

سه شنبه
(se syanbe)
selasa

پنج شنبه
(panj syanbe)
kamis

بعد از ظهر
(ba’daz zohr)
setelah zuhur atau sore hari

لطفا
(lotfan)
tolong

دهان
(dahan)
mulut

دهانتون
(dahanetun)
mulut Anda

باز کنید
(baz konid)
bukalah

Kami harap, Anda telah mengikuti dengan baik kata-kata tadi.

محمد: سلام خانم. من یک وقت دکتز می خوام.
(Mohammad: Salam khanum. Man yek waqt doktor mikham)
Mohammad: Salam, Bu, saya minta waktu dokter.

خانم منشی: سلام. الان متاسفانه دکتر وقت نداره.
(Khanum monshi: Salam. Al an moteassefane doktor waqt nadare)
Sekretaris dokter: Salam, sayang sekali sekarang dokter tidak punya waktu.

محمد: بعد از ظهر چه طور؟ دکتر بعد از وقت داره؟
(Mohammad: baed az zohr che tore? Doktor waqt dare?)
Mohammad: setelah zuhur bagaimana? Dokter punya waktu nanti setelah zuhur?

خانم منشی: نه متاسفانه ، دکتر بعد از ظهر هم وقت نداره. فردا ساعت ده صبح چه طوره؟
(Khanum monshi: na moteasefane, doktor baed az zohr ham waqt nadare. Farda saat dah-e sobh che tore?)
Sekretaris dokter: tidak, sayang sekali, setelah zuhur dokter juga tidak punya waktu. Besok jam sepuluh bagaimana?

محمد: فردا؟ اما من امروز دندون درد شدید دارم.
(Mohammad: farda? Ama man emruz dandun dard shadid daram)
Mohammad: besok? Tapi hari ini gigi saya sakit sekali.

خانم منشی: خوب منتظر بمونید. نیم ساعت بعد نوبت آقای محمدیه، اما ایشون هنوز نیومده.
(Khanum monshi: khub montazer bemunid. Nim saat baed noubat Agha-e Mohammadie, ama ishun hanuz nayumade)
Sekretaris dokter: Baiklah, silakan tunggu. Setengah jam lagi giliran Tuan
Muhammadi, tapi dia belum datang.

محمد: باشه. منتظر می مونم.
(Mohammad: bashe. Montazer mimunam)
Mohammad: Baiklah saya akan menunggu.

خانم منشی: اگه آقای محمدی نیومد، دکتر شما رو بجای ایشون معاینه می کنه.
(Khanum monshi: age Agha-e mohammadi nayumad, doktor shamo ro bejaye ishun moayene mikone)
Sekretaris dokter: Jika Tuan Mohammadi tidak datang, Anda menggantikan dia untuk diperiksa dokter.

محمد: خیلی خوبه.
(Mohammad: kheili khube)
Mohammad: bagus sekali.

Setengah jam kemudian, ternyata Tuan Mohammadi tidak datang. Sekretaris dokter mempersilahkan Mohammad untuk masuk ke ruang dokter untuk diperiksa. Marilah kita ikuti percakapan antara Mohammad dan dokter gigi.

دکتر: چی شده؟
(Doktor: chi shode)
Dokter: ada apa?

محمد: آقای دکتر، دندونم خیلی درد می کنه. سمت راست ردیف بالا.
(Mohammad: Agha-e doktor, dandunam kheili dard mikone. Samt-e rast radif bala)
Mohammad: Tuan Dokter, gigi saya sakit sekali, sebelah kanan barisan atas.

دکتر: بله. دندونت رو باید پر کنم. دو بار در این هفته به شما نوبت می دم. سه شنبه و پنج شنبه.
(Doktor: bale. dandunet ro bayad por konam. Do bar dar in hafte noubat midam. Se shanbe wa Panj shanbe)
Dokter: Ya, gigi Anda harus saya tambal. Dalam pekan ini saya akan memberikan
waktu dua kali untuk Anda. Selasa dan Kamis.

محمد: اگه بعد از ظهر باشه، بهتره.
(Mohammad: age baed az zohr bashe, behtare)
Muhammad: Jika bisa sore hari, lebih baik.

دکتر: خوب، سه شنبه و پنج شنبه بعد از ظهر. لطفا دهانتون رو باز کنید.
(Doktor: khub, Se shanbe wa Panj shanbe baed az zohr. Lotfan dahanetun ro baz konid)
Dokter: baiklah, Selasa dan Kamis sore, tolong buka mulut Anda.

Mohammad mempunyai janji bertemu dengan seorang temannya di jalan Ferdowsi. Namun, dia sudah hampir terlambat. Bila Mohammad naik kendaraan umum, dia pasti terlambat. Karena itu Mohammad menelpon agen taksi sewaan. Kini marilah kita mendengarkan percakapan di antara keduanya. Namun seperti biasa, sebelumnya marilah kita ikuti kata-kata mereka berikut ini.

روزتون بخیر
(ruzetun bekheir)
selamat siang

تاکسی
(taksi)
taksi

من می خوام
(man mi kham)
saya ingin

شما می رید
(shoma mi rid)
Anda pergi

خیابون
(khiyabun)
jalan

خیابون فردوسی
(khiyabun-e Ferdowsi)
jalan Ferdowsi

مشترک
(moshtarak)
langganan

مشترک 125
(moshtarak-e 125)
langganan nomor 125

ده
(dah)
sepuluh

دقیقه
(daqiqe)
menit

بعد
(ba’d)
nanti

تاکسی می آد
(taksi miyad)
taksi akan datang

خیلی
(kheili)
sangat

من عجله دارم
(man ajale daram)
saya buru-buru

دیر شد
(dir shod)
sudah terlambat

زود
(zud)
cepat

نزدیک
(nazdik)
dekat

نزدیکه
(nazdike)
dekat

باشه
(bashe)
baiklah

خداحافظ
(khoda hafez)
semoga Tuhan melindungi

خدا نگهدار
(
khoda negahdar)
semoga Tuhan menjaga

چرا؟
(chera)
mengapa

چرا ایستادی؟
(chera istadi)
mengapa kamu berdiri?

چیزی شده؟
(chizi shode)
ada apa?

ماشین
(mashin)
mobil

پنچر
(panchar)
kempes

الان
(al an)
sekarang

لاستیک
(lastik)
ban

من عوض می کنم
(man awaz mikonam)
saya akan mengganti

وقت
(waqt)
waktu

من ندارم
(man nadaram)
saya tidak punya

دیگه
(dige)
lagi

با
(ba)
dengan

باشه
(bashe)
baiklah

برای شما
(baraye shoma)
untuk Anda

من می گیرم
(man migiram)
saya mengambil

ببخشید
(bebakhshid)
maaf

پنچر شد
(panchar shod)
kempes

خودم
(khodam)
saya sendiri

من دیر کردم
(man dir kardam)
saya terlambat

خواهش می کنم
(khahesh mikonam)
saya mohon, tidak apa-apa (jawaban dari kata ‘terimakasih’)

Kami harap, Anda telah mengikuti dengan baik kata-kata tadi. Kini, marilah kita ikuti percakapan telepon antara Mohammad dan agen taksi sewaan.

محمد: الو، سلام آقا، روزتون بخیر. من یک تاکسی می خوام.
(Mohammad: alo, Salam agha, ruzetun bekheir. Man yek taksi mikham)
Mohammad: Halo, Salam Tuan, selamat siang, saya menginginkan satu taksi.

کارمند آژانس: سلام. کجا می رید؟
(Karmand-e ajans: Salam. Koja mirid)
Agen taksi: Salam, kemana Anda akan pergi?

محمد: به خیابون فردوسی.
(Mohammad: be Khiyabun-e Ferdowsi)
Mohammad: ke Jalan Ferdowsi

کارمند: شما مشترک ما هستید؟
(Karmand: smoam moshtarak ma hastid)
Agen taksi: Apakah Anda langganan kami?

محمد: بله. من مشترک 125 هستم.
(Mohammad: bale, man moshtarak 125 hastam)
Mohammad: ya, saya langganan nomor 125.

کارمند: ده دقیقه ی بعد تاکسی می آد.
(Karmand: dah daqiqe-ye baed talsi mi ad)
Agen taksi: sepuluh menit lagi taksi akan datang

محمد: اما من خیلی عجله دارم. دیر شده.
(Mohammad; ama man kheili ajale daram. Dir shode)
Mohammad: tapi saya sangat buru-buru, sudah terlambat

کارمند: تاکسی زود می آد. خیابون فردوسی نزدیکه.
(Karmand: taksi zud miad. Khiyabun Ferdowsi nazdike)
Agen taksi: taksi akan cepat datang, jalan Ferdowsi itu dekat.

کارمند: باشه. خداحافظ.
(Karmand: bashe. Khodahafez)
Mohammad: baiklah, semoga Tuhan melindungi.

کارمند: خدانگهدار.
(Karmand: khodanegahdar)
Agen taksi: semoga Tuhan melindungi.

Beberapa menit kemudian, taksi pun datang. Mohammad segera menaiki taksi itu dan meminta sopir taksi untuk mengemudi dengan cepat. Namun, beberapa menit kemudian, tiba-tiba sopir taksi mematikan mesin mobil. Mohammad pun bertanya kepada sopir taksi itu.

محمد: چرا ایستادی ؟ چیزی شده؟
(Mohammad: chera istadi? Chizi shode?)
Mohammad: Kenapa berhenti? Ada apa?

راننده: فکر می کنم ماشین پنچره.
(Ranande: fekr mikonam mashin panchare)
Sopir taksi: saya pikir (ban) mobil kempes.

محمد: چی؟ پنچر؟ اما من خیلی عجله دارم.
(Mohammad: chi? Panchar? Ama man kheili ajale daram)
Mohammad: apa? Kempes? Tapi saya sangat buru-buru.

راننده: بله. ماشین پنچره. الان لاستیک رو عوض می کنم.
(Ranande: bale. mashin panchare. Al an lastik ro awaz mikonam)
Sopir taksi: Ya, (ban) mobil kempes. Sekarang saya akan mengganti ban.

محمد: اما من وقت ندارم. با یک تاکسی دیگه می رم.
(Mohammad: ama man waqt nadaram. Ba yek taksi dige miram)
Mohammad: tapi saya tidak punya waktu, saya akan pergi dengan taksi lain.

راننده: باشه. من برای شما یک تاکسی می گیرم. ببخشید که ماشین پنچر شد.
(Ranande: bashe. Man baraye shoma yek taksi migiram. Bebakhshid ke panchar shod)
Sopir taksi: baiklah, saya akan mengambilkan satu taksi untuk Anda. Mohon maaf karena (ban) mobil kempes.

محمد: نه. نه. خواهش می کنم. من خودم دیر کردم.
(Mohammad: na. na. khahesh mikonam. Man khodam dir kardam)
Mohammad: tidak apa-apa, saya sendiri (memang) terlambat.

Mohammad dan Hamid sedang berjalan kaki menuju asrama. Mereka baru pulang dari pasar. Hawa terasa dingin karena saat itu sedang akhir tahun. Di jalanan terlihat orang-orang sedang membersihkan rumah-rumah mereka. Orang Iran memang punya kebiasaan menyambut tahun baru dengan membersihkan rumah dan lingkungan di sekitar rumah. Kini marilah kita ikuti percakapan di antara Mohammad dan Hamid.

آقایون
(aghayun)
tuan-tuan, para pria

آقا
(agha)
tuan

خیابون
(khiyabun)
jalan

خیابونها
(khiyabunha)
jalanan

بیشتر
(bishtar)
lebih banyak

تمیز می کنن
(tamiz mikonan)
mereka membersihkan

این روزها
(in ruzha)
hari-hari ini

همه
(hame)
semua

مردم
(mardom)
masyarakat

همه ی مردم
(hame-ye mardom)
semua masyarakat

فرش
(farsh)
permadani

اونا می شویند
(una misyu-yand)
mereka mencuci

چون
(chun)
karena

هفته
(hafte)
pekan

بعد
(ba’d)
nanti, setelah

سه هفته ی بعد
(se hafte-ye ba’d)
tiga pekan lagi

سال جدید
(sal-e jadid)
tahun baru

شروع می شه
(syoru’ misye)
akan mulai

خودشون
(khodeshun)
mereka sendiri

اونا آماده می کنن
(una amade mikonan)
mereka mempersiapkan

چه طور؟
(chetur)
bagaimana?

ایرانیها
(iraniha)
orang-orang Iran

همه جا
(hame ja)
semua tempat

نوروز
(nuruz)
tahun baru

قبل از
(qabl az)
sebelum

چه روزیه؟
(che ruzi-e?)
hari apa?

اولین
(awalin)
pertama

روز
(ruz)
hari

روزها
(ruzha)
hari-hari

سال
(sal)
tahun

ما می گیم
(ma mi gim)
kami menyebut

جشن
(jashn)
pesta

ملی
(melli)
nasional

لباس
(lebas)
pakaian

نو
(now)
baru

لباس
(lebas-e now)
pakaian baru

اونا می خرن
(una mikharan)
mereka makan

اونا می پزن
(una mipazan)
mereka memasak

شیرینی
(shirini)
kue-kue manis

درسته
(doroste)
benar

بازار
(bazar)
pasar

خیلی
(kheili)
sangat

شلوغ
(shulugh)
ramai

هم
(ham)
juga

مهمونی
(mehmuni)
perjamuan

اونا می رن
(una miran)
mereka pergi

خونه
(khune)
rumah

پدر بزرگ
(pedar bozorg)
kakek

مادر بزرگ
(madar bozorg)
nenek

پدر
(pedar)
ayah

مادر
(modar)
ibu

فامیل
(famil)
kerabat

فامیلها
(familha)
para kerabat

دوست
(dust)
teman

دوستان
(dustan)
teman-teman

Kami harap, Anda telah mengikuti dengan baik kata-kata tadi dan mengulangi serta mencatatnya. Kini, marilah kita ikuti pula percakapan antara Mohammad dan Hamid.

محمد: به نظرم این روزها آقایون خیابونها رو بیشتر تمیز می کنن. چرا مردم فرش می شویند؟
(Mohammad: be nazaram ruzha aghayun ro bishtar tamiz mikonan. Chera marodm farsh mishu-yand)
Mohammad: sepertinya, hari-hari ini para laki-laki lebih banyak membersihkan jalanan, kenapa masyarakat mencuci permadani?

حمید: چون سه هفته بعد، سال جدید شروع می شه، مردم خودشون رو آماده می کنن.
(Hamid: chon se hafte baed, sal-e jadid shorue mishe, mardom khodeshun ro made mi konan)
Hamid: karena, tiga pekan lagi tahun baru akan dimulai, masyarakat sedang mempersiapkan diri.

محمد: چه طور مردم خودشون رو آماده می کنن؟
(Mohammad: che tor khodeshun ro amade mi konan)
Mohammad: bagaimana masyarakat mempersiapkan diri?

حمید: ایرانیها خونه ها و خیابونها رو قبل از نوروز تمیز می کنن. اونا همه جا رو می شویند.
(Hamid: iraniha khune-ha wa khiyabun-ha ro qabl az noruz tamiz mi konan. Ona hame ja ro mishuyand)
Hamid: orang-orang Iran membersihkan rumah-rumah dan jalan-jalan sebelum hari baru (nuruz), mereka mencuci semua tempat

محمد: نوروز در ایران چه روزیه؟
(Mohammad: noruz dar Iran che ruziye)
Mohammad: nuruz (hari baru) di Iran hari apa?

حمید: ما به اولین روزهای سال نوروز می گیم. نوروز یک جشن ایرانیها.
(Hamid: ma be awalin ruzhaye sal noruz migim. Noruz yek jashn iraniha)
Hamid: kami menyebut hari-hari pertama setiap tahun sebagai nuruz (hari baru), nuruz adalah sebuah pesta nasional orang Iran

محمد: ایرانیها برای نوروز دیگه چه کار می کنن؟
(Mohammad: iraniha baraye noruz dige che che kar mi konan)
Mohammad: orang Iran melakukan apa lagi untuk nuruz?

حمید: اونا لباس نو می خرن. شیرینی می پزن یا اون رو می خرن.
(Hamid: una lebas no mikharan. Shirini mi-pazan ya un ro mikharan)
Hamid: mereka membeli baju baru, memasak kue-kue manis, atau membeli kue-kue itu.

محمد: درسته. بازار هم این هفته خیلی شلوغه.
(Mohammad: doroste. Bazar ham in hafte kheili sholughe)
Mohammad: betul, para pekan ini juga sangat ramai.

حمید: ایرانیها در عید نوروز به مهمونی می رن. به خونه ی پدر بزرگ و مادر بزرگ، پدر و مادر، فامیلها و دوستان.
(Hamid: iraniha dar eid-e noruz be mehmuni miran. Be khune-ye pedar bozorg wa madar bozorg, pedar wa madar, famil-ha wa dustan)
Hamid: orang-orang Iran pada Perayaan Nuruz pergi ke perjamuan, ke rumah kakek, nenek, ayah, ibu, kerabat, dan teman-teman.

Ramin adalah teman sekamar Mohammad di asrama. Ramin memiliki teman akrab bernama Alireza. Kadang-kadang, Alireza menelpon Ramin untuk mengajaknya berjalan-jalan ke luar. Suatu malam, Alireza menelpon Ramin tetapi Ramin sedang tidak ada di asrama. Keesokan harinya, Alireza kembali menelpon. Kini marilah kita ikuti percakapan di antara Ramin dan Alireza.

دیشب
(dishab)
tadi malam

من تلفن کردم
(man telefon kardam)
saya akan menelpon

تو نبودی
(to nabodi)
kamu tidak ada

اتاق
(otaq)
kamar

تو نبودی
(to nabudi)
kamu tidak ada

کجا؟
(kuja)
dimana?

دوستم
(dustam)
temanku

رفتم
(raftam)
saya pergi

تو می شناسی
(tu mishenasi)
kamu kenal

من نمی شناسم
(man nemishenasam)
kamu tidak kenal

کشتی گیر
(koshti gir)
gulat

پس فردا
(pas farda)
besok lusa

مسابقه
(musabeqe)
lomba, pertandingan

ترکیه
(Turkiye)
Turki

اون می ره
(un mi re)
dia pergi

خداحافظ
(khoda hafez)
Tuhan melindungi (ucapan selamat berpisah)

برای خداحاظی
(baraye khoda hafezi)
untuk perpisahan

تو رفتی
(to rafti)
kamu seharusnya pergi

بعد از
(ba’daz)
setelah

شام
(sham)
makan malam

آره
(are)
ya

پدر و مادرم
(pedar wa madaram)
ayah dan ibuku

پارک رفتیم
(park raftim)
kami pergi ke taman

خوش گذشت
(khosh gozasht)
berlalu menyenangkan

بد نبود
(bad nabud)
lumayan

مادرم
(madaram)
ibuku

اون اومد
(un umad)
dia datang

اون آورد
(un oward)
dia membawa

چای
(chai)
teh

میوه
(mive)
buah

شلوغ
(sholugh)
ramai

اون بود
(un bud)
dia ada
مثل
(mesl)
seperti

همیشه
(hamishe)
selalu

مثل همیشه
(misl-e hamishe)
seperti biasanya

تابستونها
(tabestunha)
musim-musim panas

تابستون
(tabestun)
musim panas

شب
(shab)
malam

شبها
(shabha)
malam-malam

پارک
(park)
taman

فرصت
(forsat)
kesempatan

فرصت خوبی
(forsat-e khubi)
kesempatan baik

رفتن
(raftan)
pergi

Kami harap, Anda telah mengikuti dengan baik kata-kata tadi. Kini, marilah kita ikuti percakapan antara Ramin dan Alireza.

علیرضا: رامین دیشب تلفن کردم. اتاق نبودی. کجا بودی؟
(Alireza: Ramin dishab telefon kardam. Otaq nabudi. Koja bodi?)
Alireza: Ramin tadi malam saya menelpon, kamu tidak ada di kamar, di mana kamu?

رامین: دیشب به خونه ی دوستم مهدی رفتم. تو مهدی رو می شناسی؟
(Ramin: dishab be khuneye dustam Mehdi raftam. To Mehdi ro mishenasi)
Ramin: tadi malam saya pergi ke rumah teman saya Mahdi, kamu kenal dengan Mahdi?

علیرضا: مهدی؟ نه نمی شناسم.
(Alireza: Mehdi? Na nemishenasam)
Alireza: Mahdi? Tidak, saya tidak kenal.

رامین: مهدی کشتی گیره.
(Ramin: Mehdi koshti gire)
Ramin: Mahdi seorang pegulat, esok lusa dia akan pergi ke Turki untuk bertanding

علیرضا: پس برای خداحافظی به خونه ی مهدی رفتی؟
(Alireza: pas baraye khodahafazi be khuneye Mehdi rafti)
Alireza: kalau begitu, kamu pergi ke rumah Mahdi untuk perpisahan?

رامین: آره. برای خداحاظی رفتم. تو دیشب کجا بودی؟
(Ramin: are. Baraye khodahafezi raftam. To dishab koja bodi)
Ramin: ya, saya pergi (ke sana) untuk perpisahan. Kamu tadi malam dimana?

علیرضا: خونه بودم و بعد از شام با پدر و مادرم به پارک رفتیم.
(Alireza: khune budam wa baed az sham ba pedar wa madaram be park raftim)
Alireza: saya di rumah, dan setelah makan malam, saya pergi ke taman bersama ayah dan ibu saya.

رامین: خوش گذشت؟
(Ramin: khosh gozasht)
Ramin: (di taman itu) menyenangkan?

علیرضا: آره. بد نبود. مادرم هم اومد. اون چای و میوه آورد.
(Alireza: are. Bad nabud. Madaram ham umad. Un chai wa mive oward)
Alireza: ya, lumayan. Ibuku juga datang. Dia membawa teh dan buah.

رامین: پارک شلوغ بود؟
(Ramin: park sholugh bud)
Ramin: (apakah) taman itu ramai?

علیرضا: آره. مثل همیشه پارک شلوغ بود.
(Alireza: are mesl hamishe park sholugh bud)
Alireza: ya, seperti biasanya, taman itu ramai.

رامین: شبهای تابستون فرصت خوبی برای رفتن به پارکه.
(Ramin: shabhaye tabestun forsat-e khubi baraye raftan be parke)
Ramin: malam-malam musim panas (memang) kesempatan yang bagus untuk pergi ke taman.

Mohammad pagi itu bangun terlambat. Setelah bersiap-siap, dia pun berangkat ke kampusnya dengan berjalan kaki karena bis khusus yang mengantarkan para mahasiswa ke universitas sudah lama pergi. Di jalan, tiba-tiba dia disapa oleh seorang ibu. Rupanya ibu itu kehilangan dompetnya. Kini marilah kita ikuti percakapan di antara keduanya.

شما دیدید
(shoma didid)
Anda (telah) melihat

شما ندیدید
(shumad nadidid)
Anda tidak melihat

کیف پول
(kif-e pul)
dompet

متاسفانه
(moteasefane)
sayang sekali

من دیدم
(man didam)
saya melihat

من ندیدم
(man nadidam)
saya tidak melihat

کیفتان
(kifetan)
tas Anda

شما گم کردید
(shoma gom kardid)
Anda kehilangan

من گم کردم
(man gom kardam)
saya kehilangan

کجا
(koja)
di mana

او بود
(ou bud)
dia

همین جا
(hamin ja)
di sini

این کیف
(in kif)
tas ini

اما
(amma)
tapi

الان
(al-an)
sekarang

آن شب
(an shab)
malam itu

پلیس
(polis)
polisi

شما گفتید
(shoma goftid)
Anda (telah) mengatakan

من گفتم
(man goftam)
saya (telah) mengatakan

من نگفتم
(man nagoftam)
saya tidak mengatakan

چون
(chon)
karena

آنجا
(anja)
di sana

حتما
(hatman)
tentu

شما بگویید
(shoma begueed)
katakanlah

راستی
(rasti)
sebenarnya

چه رنگی؟
(che ranggi)
warna apa?

سبز
(sabz)
hijau

کوچک
(kuchak)
kecil

کارت
(kart)
kartu

در کیفم
(dar kifam)
di tas saya

پیش
(pish)
sebelah

پیش پلیس
(pish-e polis)
sebelah polisi

شما بروید
(shoma berawid)
pergilah

انشاء الله
(ensha Allah)
jika Allah menghendaki

کیفتان
(kifetan)
tas Anda

زود
(zud)
cepat

او
(ou)
dia

پیدا
(peida)
ditemukan

پیدا شود
(peida shawad)
ditemukan

او کمک می کند
(ou komak mi konad)
dia akan menolong

Kami harap, Anda telah mengikuti dengan baik kata-kata tadi. Kini, marilah kita ikuti percakapan antara Mohammad dan si Ibu.

خانم: سلام آقا. شما یک کیف پول ندیدید؟
(Khanum: Salam agha. Shoma yek kif-e pul nadidid)
Ibu: Salam, Tuan. Anda tidak melihat sebuah dompet?

محمد: نه متاسفانه. من ندیدم. کیفتان را گم کردید؟
(Mohammad: na moteasefane. Man nadidam. Kifetan ra gom kardid)
Mohammad: Tidak, sayang sekali, saya tidak melihat. Anda kehilangan dompet Anda?

خانم: بله. کیف پولم را گم کردم.
(Khanum: bale. kif-e pulam ra gom kardam)
Ibu: Ya, saya kehilangan dompet saya.

محمد: کیف پولتان کجا بود؟
(
Mohammad: kif-e puleta koja bud)
Mohammad: dompet Anda sebelumnya di mana?

خانم: همین جا. در این کیف بود. اما الان نیست.
(Khanum: hamin ja. Dar in kif bud. Ama al-an nist
Ibu: di sini, di dalam tas ini, tapi sekarang tidak ada.

محمد: به پلیس گفتید؟
(Mohammad: be polis goftid)
Mohammad: Anda sudah melaporkan kepada polisi?

خانم: نه. به پلیس نگفتم. چون پلیس را ندیدم.
(Khanum: na. be polis nagoftam. Chon polis ra nadidam)
Ibu: Tidak, saya belum melaporkan kepada polisi, karena saya tidak melihat polisi.

محمد: پلیس آنجاست. حتما به پلیس بگویید. راستی کیفتان چه رنگی بود؟
(Mohammad:polis anjast. Hatman be polis begueed. Rasti kifetan che ranggi bud)
Mohammad: Polisi ada di sana. Anda harus melaporkan kepada polisi. Oya, tas Anda warnanya apa?

خانم: کیفم سبز و کوچک بود. یک کارت هم در کیفم بود.
(Khanum: kifam sabz wa kuchak bud. Yek kart ham dar kifam bud)
Ibu: Tas saya hijau dan kecil, sebuah kartu juga ada dalam tas itu.

محمد: پیش پلیس بروید. امیدوارم کیفتان زود پیدا بشود.
(Mohammad: pish-e polis berawid. Omidwaram kifetan zud peida beshawad)
Mohammad: Pergilah menemui polisi, saya harap, tas Anda segera ditemukan.

خانم: انشاءالله پلیس حتما به من کمک می کند.
(Khanum: Ensha-allah polis hatman be man komak mikonad)
Ibu: Insya Allah, polisi pasti membantu saya.

محمد: بله. او حتما به شما کمک می کند.
(Mohammad: bale. ou hatman be shoma komak mikonad)
Mohammad: Ya, tentu polisi membantu Anda.

Selain kuliah, Mohammad juga bekerja sebagai penerjemah pada sebuah surat kabar di Teheran. Suatu siang, Mohammad datang ke kantor surat kabar itu dan bercakap-cakap dengan temannya yang bernama Ali. Mereka membincangkan sebuah pengumuman yang ditempel dinding kantor, terkait dengan hari pendaki gunung. Kini marilah kita ikuti percakapan di antara keduanya.

چه خبره
(che khabare)
apa yang terjadi, ada kabar apa?

برنامه
(barname)
program

کوهنوردی
(kuhnawardi)
pendakian gunung

برنامه کوهنوردی
(barname kuhnawardi)
program pendakian gunung

تفریح
(tafrih)
bersenang-senang, hiburan

جالب
(jaleb)
menarik

هر کس
(har kas)
setiap orang

او دوست داره
(ou dust dare)
dia menyukai

اسمش
(esmesh)
namanya

اینجا
(inja)
di sini

او می نویسه
(ou minewise)
dia menulis

خیلی
(kheili)
sangat

چه روزی؟
(che ruzee)
hari apa?

هست
(hast)
ada

پنج شنبه
(panj shanbe)
kamis

صبح
(sobh)
pagi

زود
(zud)
cepat

تو علاقه داری
(to alaqe dari)
engkau suka

تو می دونی
(to miduni)
engkau tahu

اونا… می رن
(una… miran)
mereka pergi

اسم اونا
(esm-e una)
nama mereka

لیست
(list)
daftar

در لیست
(dar list)
dalam list

چه جالب
(che jaleb)
alangkah menariknya

نمی ری؟
(nemiri)
kamu tidak pergi?

اونا بر می گردن
(Una bar migardan)
mereka akan kembali

کی؟
(Key)
kapan?

من می روم
(Man mirawam)
saya akan pergi

ما میریم
(Ma mirim)
kami akan pergi

ما بر می گردیم
(Ma bar migardim)
kita akan kembali

با رامین
(Ba Ramin)
dengan Ramin

در مورد
(Dar moured)
mengenai, berkenaan dengan

در این مورد
(Dar in moured)

Berkaitan hal ini

با ما
(Ba ma)
dengan kami

تو بیا
(To bia)
engkau datanglah

خوش می گذره
(Khosh migzare)
menyenangkan

اونا می آن
(Una miyan)
mereka datang

دوست
(dust)
teman

دوستان
(dustan)
teman-teman

دوستان ما
(Dustan-e ma)
teman-teman kita/kami

همه
(hame)
semua

من سعی می کنم
(man sa’iy mikonam)
saya akan berusaha

صحبت می کنم
(sohbat mikonam)
saya akan membicarakannya

Kami harap, Anda telah ikuti dengan baik kata-kata tadi. Kini, marilah kita ikuti percakapan antara Mohammad dan Ali.

محمد: اینجا چه خبره؟
(Mohammad: inja che khabare)
Mohammad: Ada apa di sini

علی: یک برنامه کوهنوردیه!
(Ali: yek barname-ye kuhnawardiye)
Ali: sebuah program mendaki gunung

محمد: کوهنوردی؟
(Mohammad: kuhnawardi)
Mendaki gunung?

علی: آره. یک تفریح جالب… هر کس دوست داره بیاد، اسمش رو اینجا می نویسه.
(Ali: are yek tafrih-e jaleb… har kas dust dare biyad, esmesh ro inja minewise)
Ali: Iya sebuah tamasya menarik… siapa saja yang suka untuk ikut, harap menulis namanya di sini.

محمد: این برنامه چه روزی هست؟
(Mohammad: in barname che ruzee hast)
Mohammad: programnya hari apa?

علی: پنج شنبه صبح زود. تو به کوهنوردی علاقه داری؟
(Ali: panj shanbe sobh. To be kuhnawardi alaghe dari)
Ali: Kamis pagi. Kamu suka mendaki gunung?

محمد: آره. خیلی.
(Mohammad: are. Kheili)
Mohammad: Iya. Sangat.

علی: بله. من هم می رم. ما پنج شنبه صبح زود به کوه می ریم و پنج شنبه شب برمی گردیم.
(Ali: bale. man ham miram. Ma panj shanbe sobh zud be kuh mirim wa shanbe shab bar migardim)
Ali: Iya. Aku juga ikut. Kita Kamis pagi cepat pergi ke gunung dan Sabtu malam kita pulang.

محمد: خوبه.
(Mohammad: khube)
Mohammad: Bagus.

علی: تو هم با ما بیا. خیلی خوش می گذره. همه دوستان ما می آن.
(Ali: to ham ba ma bia. Kheili khush migzare. Hame dustan ma mi-yan)
Ali: kamu ikutlah dengan kami? Akan sangat menyenangkan. Semua teman kami akan datang.

محمد: سعی می کنم. امروز با سعید و رامین در این مورد صحبت می کنم.
(Mohammad: saie mi-konam. Emruz ba Saeed wa Ramin dar in moured sohbat mi-konam)
Mohammad: Saya akan berusaha. Hari ini saya akan membicarakan tentang hal ini dengan Saeed dan Ramin.

Sebagaimana yang telah kita simak bersama dalam pelajaran sebelumnya, para mahasiswa Universitas Tehran akan mendaki gunung hari Kamis nanti. Ramin dan Said juga telah mendaftarkan diri. Tapi Mohammad sampai sekarang masih ragu, apakah bisa pergi atau tidak. Karena itulah, ia membicarakan masalah ini dengan temannya, Ramin. Saat ini mereka berada di sebuah kafe.

من شنیدم
(Man Shenidam)
aku mendengar

کوهنوردی
(Kuhnavardi)
panjat gunung

درسته
(Dorosteh)
Benarkah?

تو می آی
(To miayi)
Kamu datang

خیلی خوش می گذره
(Kheyli Khoush migzare)
begitu menyenangkan

من نمی دونم
(Man namidunam)
aku tidak tahu

من می تونم
(Man mitunam)
aku bisa

بیام
(Biyam)
aku datang

پنج شنبه
(Panj-shanbeh)
kamis

برنامه
(barname)

Program

تو داری
(Tu dari)
kamu punya

تو کار داری
(Tu kar dari)
kamu punya kesibukan

من کار ندارم
(Man kar nadaram)
aku tidak punya kesibukan

اما
(Amma)
tapi

راستش
(Rastesh)
sebenarnya

لباس
(Lebas)
pakaian

کفش
(Kafsh)
sepatu

مناسب
(Monaseb)
sesuai

من ندارم
(Man nadaram)
aku tidak punya

مهم نیست
(Mohem nist)
tidak masalah

پس
(Pas)
kalau begitu

چه کار می کنی؟
(Che kar mikoni)
Apa yang kau lakukan?

می خوام بخرم
(Mikham bekharam)
aku ingin membeli

سه شنبه
(Se-shanbeh)
selasa

بعد از ظهر
(Ba’daz zohr)
sore

خیابون
(Khiyabun)
jalan

خیابون
(Khiyabun-e Jomhouri)
jalan Jomhouri

مرکز
(Markaz)
pusat

کفش و لباس ورزشی
(Kafsh va lebas-e varzeshi)
sepatu dan pakaian olahraga

بیکار
(Bikar)
mengangggur

اسم
(Esm)
nama

اسمت
(Esmet)
namamu

لیست
(List)
daftar

تو نوشتی
(Tu neveshti)
kamu sudah menulis

هنوز
(Hanuz)
sampai sekarang

الان
(Al’an)
sekarang

من می رم
(Man miram)
aku pergi

من می نویسم
(Man minevisam)
aku menulis

باشه
(Basheh)
baiklah

Kini, mari kita ikuti percakapan antara Ramin dan Mohammad!

محمد: شنیدم تو و سعید به کوهنوردی می رید. درسته؟
(Mohammad: shenidam to va Saeed be kuhnavardi mirid. Doroste)
Mohammad: Aku dengar kamu dan Said mau pergi mendaki gunung. Apa benar?

رامین: آره. تو هم با ما می آی؟ خیلی خوش می گذره.
(Ramin: are. To ham ba ma miayi? Kheili khosh migzare)
Ramin: Iya. Apa kamu akan pergi dengan kami juga? Sangat menyenangkan lho!

محمد: نمی دونم، می تونم بیام یا نه.
(Mohammad: nemidunam, mitunam biyam ya na)
Mohammad: Aku tidak tahu. Aku bisa pergi atau tidak.

رامین: پنج شنبه چه برنامه ای داری؟ کار داری؟
(Ramin: panj-shanbe che barnamei dari? Kar dari)
Ramin: Kamis kamu punya acara? Kamu ada kesibukan apa?

محمد: نه پنج شنبه کار ندارم. اما راستش من لباس و کفش مناسب ندارم.
(Mohammad: na panj-shanbe kar nadaram. Amma rastesh man lebas va kash-e monaseb nadaram)
Mohammad: Tidak, Kamis aku tidak punya kesibukan. Tapi sebenarnya, aku tidak punya pakaian dan sepatu yang sesuai.

رامین: مهم نیست. من هم لباس و کفش ورزشی ندارم.
(
Ramin: mohem nist. Man ham lebas va kafsh-e varzeshi nadaram)
Ramin: Tidak masalah. Aku juga tidak punya pakaian dan sepatu olahraga.

محمد: پس چه کار می کنی؟
(Mohammad: pas che kar mikoni)
Mohammad: Kalau begitu apa yang akan kamu lakukan?

رامین: من می خوام بخرم. سه شنبه بعد از ظهر به خیابون جمهوری می رم. اونجا مرکز کفش و لباس ورزشیه. تو هم می آی؟
(Ramin: man mikham bekharam. Se-shanbe baed az zohr be khiyabun-e jomhuri miram. Unja markaz-e kafsh va lebas-e varzeshie)
Ramin: Aku ingin membelinya. Selasa sore aku akan pergi ke jalan Jomhouri. Di sana terdapat pusat sepatu dan pakaian olahraga. Apa kamu akan pergi juga?

محمد: آره. خوبه. من هم سه شنبه بعد از ظهر بیکارم.
(Mohammad: are. Khube. Man ham se-shanbe baed az zohr bikaram)
Mohammad: Iya, baiklah. Selasa sore aku juga menganggur.

رامین: اسمت رو در لیست نوشتی؟
(Ramin: esmet ro dar list neveshti)
Ramin: Apa kamu sudah mendaftarkan namamu?

محمد: نه هنوز. الان می رم می نویسم.
(Mohammad: na hanuz. Al-an miram minevisam)
Mohammad: Sampai sekarang masih belum. Sekarang aku akan pergi mendaftar.

رامین: باشه.
(Ramin: bashe)
Ramin: Baiklah!

Kali ini, Mohammad dan Ramin pergi ke pasar. Mereka ingin membeli sepatu, tas ransel, dan pakaian olahraga, karena Kamis nanti mereka berniat mendaki pegunungan di utara Tehran bersama teman-temannya. Sekarang mereka tengah berada di depan etalasi sebuah toko olahraga. Di toko ini, tersedia pelbagai jenis tas dan tas ransel olahraga serta beragam perlengkapan lainnya. Mohammad dan Ramin pun lantas masuk ke dalam toko.

روز
(Ruz-Bekheir)
selamat siang

بفرمایید
(Befarmaeed)
silakan

ما می خوایم
(Ma mikhaim)
kami ingin

دو تا
(Do-ta)
dua buah

کوله پوشتی
(Kuleh Poshti)
tas ransel

اون
(Un)
itu

اون چنده
(Un chande)
Itu berapa?

کدوم
(Kodum)
yang mana?

مشکی
(Meshki)
hitam

اون بالا
(Un bala)
itu, yang di atas

کنار
(Kenar)
di dekat, di samping

ساک
(Sak)
tas

سفید
(Sefid)
putih

هفت هزار تومان
(Haft hezar toman)
tujuh ribu tuman

مثل اون
(Mesl-e un)
seperti itu

رنگ
(Rang)
warna

اون داره
(Un dareh)
yang itu punya, yang itu ada

مشکی
(Meshki)
hitam

آبی
(Abi)
biru

سبز
(Sabz)
hijau

ببخشید
(Bebakhshid)
maaf

قهوه ای
(Qahvei)
warna coklat

نه هزار
(Noh hezar)
sembilan ribu

کمی
(Kami)
lebih

بزرگتر
(Bozorgtar)
lebih besar

اینجا
(Inja)
di sini

چند
(Chand)
berapa

مدل
(Model)
model

دیگر
(Digar)
yang lain

ما داریم
(Ma darim)
kami punya

لطفا
(Lotfan)
mohon, tolong

بیارید
(Biyareed)
ambilkan

سمت چپ
(Samt-e chap)
sebelah kiri

پشت
(Posht)
di belakang, di balik

پشت شیشه
(Posht-e shisheh)
di balik kaca

کوچیک
(Kuchik)
kecil

کوچیکتر
(Kuchiktar)
lebih kecil

همون
(Hamun)
yang itu

من می خوام
(Man mikham)
saya ingin

چشم
(Chasm)
baiklah

همین
(Hamin)
yang ini

الان
(Alan)
sekarang

Kini, Mohammad dan Ramin masuk ke dalam toko. Mari kita simak bersama percakapan mereka berdua dengan sang penjual.

رامین: سلام آقا. روز بخیر.
(Ramin: salam agha. Ruz bekheir)
Ramin: Salam, Selamat siang!

فروشنده: روز بخیر. بفرمایید.
(Forushande: ruz bekheir. Befarmaeed)
Penjual: Selamat siang, silakan!

رامین: ما دو تا کوله پشتی می خوایم. اون کوله پشتی چنده؟
(Ramin: ma do ta kule-poshti mi-khaim. Un kule-poshti chande)
Ramin: Kami ingin dua buah tas ransel. Tas ransel yang itu berapa?

فروشنده: کدوم کوله پشتی؟
(Forushande: kodum kule-poshti)
Penjual: Tas ransel yang mana?

رامین: اون کوله مشکی. بالا. کنار ساک سفید.
(Ramin: un kule meshki. Kenar-e sak-e sefid)
Ramin: Tas ransel yang hitam itu. Di atas. Di dekat tas putih.

فروشنده: بله. بله. اون کوله پشتی هفت هزار تومنه.
(Forushande: bale. bale. in kule-poshti haft hezar tomane)
Penjual: Iya. Iya. Tas ransel yang itu 7 ribu tuman

Dalam pertemuan sebelumnya, setelah membeli tas ransel, Mohammad dan Ramin ingin pergi ke toko sepatu. Tak jauh dari toko tas, tempat mereka membeli ransel, mereka melihat toko sepatu olahraga yang besar. Mereka pun lantas masuk ke dalam toko. Di sana terdapat beragam model sepatu olaharaga.

روز بخیر
(Ruz-bekheir)
selamat siang

خوش اومدید
(Khosh Umadid)
selamat datang

بفرمایید
(Befarmaeed)
silakan

کفش
(Kafsh)
sepatu

یک جفت کفش
(Yek joft kafsh)
sepasang sepatu

کفش ورزشی
(Kash-e varzeshi)
sepatu olahraga

ما می خوایم
(Ma mikhaim)
kami ingin

برای من
(Baraye man)
untuk saya

برای دوستم
(Baraye dustam)
untuk teman saya

اینجا
(Inja)
di sini

مدل
(Model)
model

مدلها
(Modelha)
model-model

مختلف
(Mokhtalef)
beragam

چه طوره
(Cheture)
bagaimana

خوبه؟
(Khube)
Baikkah? Baguskah?

قشنگ
(Kashang)
indah, bagus, cantik

اما
(Amma)
tapi

به نظرم
(Be nazaram)
menurutku

کوچیک
(Kuchik)
kecil

شماره
(Shomareh)
nomor

بزرگ
(Bozorg)
besar

بزرگتر
(Bozorgtar)
lebih besar

چه شماره ای
(Che shomareh-i)
nomor berapa?

شما می خواید
(Shoma mikhaid)
kamu ingin

من می خوام
(Man mikham)
saya ingin

چهل یک
(Chehel-o yek)
empat puluh satu

چهل دو
(Chehel-o do)
empat puluh dua

چهل سه
(Chehel-o se)
empat puluh tiga

همین
(Hamin)
yang ini

همین مدل
(Hamin model)
model yang ini

سفید
(Sefid)
putih

ساده
(Sadeh)
sederhana

چند لحظه صبر کنید
(Chand lahzeh sabr konid)
tunggulah sebentar

اندازه است؟
(Andazeh ast)
Apakah ukurannya sesuai?

کمی
(Kami)
sedikit

تنگ
(Tang)
sempit

همین مدل
(Hamin model)
model yang ini

متشکرم
(Moteshakkeram)
terima kasih

Saat ini, Mohammad dan Ramin tengah berada di dalam toko. Selanjutnya, mari kita simak percakapan mereka berdua dengan sang penjual sepatu.

رامین: سلام آقا. روز بخیر.
(Ramin: Salam agha. Ruz bekheir)
Ramin: Salam Pak! Selamat siang!

فروشنده: سلام. خوش اومدین. بفرمایید.
(Forushande: salam. Khosh umadin. Befarmaeed)
Penjual: Salam. Selamat datang. Silakan!

رامین: ما دو جفت کفش ورزشی می خوایم. یک جفت برای من و یک جفت برای دوستم.
(Ramin: ma do joft kafsh varzeshi mi-khaim. Yek joft baraye man va yek joft baraye dustam)
Ramin: Kami ingin dua pasang sepatu. Sepasang untuk saya dan sepasang lagi untuk teman saya.

فروشنده: بفرمایید اینجا. مدلهای مختلف کفش ورزشی اینجاست.
(Forushande: befarmaeed inja. Model-haye mokhtalef kafsh-e varzeshi injast)
Penjual: Silakan ke sini. Beragam model sepatu olahraga ada di sini.

رامین: محمد، این کفش چه طوره؟ خوبه؟
(Ramin: Mohammad, in kafsh che tore? Khube)
Ramin: Sepatu yang ini, bagaimana? Baguskah?

محمد: آره. قشنگه. اما به نظرم برای تو کوچیکه.
(Mohammad: are. Qashangge. Amma be nazaram baraye to kuchike)
Mohammad: Iya. Bagus. Tapi menurutku terlalu kecil untuk kamu

رامین: ببخشید آقا. از این مدل شماره ی بزرگتر دارید؟
(Ramin: bebakhshid agha. Az in model shomareye bozorgtar darid)
Ramin: Maaf Pak. Apakah ada nomor yang lebih besar dari model ini?

فروشنده: شما چه شماره ای می خواید؟
(Forushande: shoma che shomare-I mi-khaid)
Penjual: Kamu ingin nomor berapa?

رامین: 42 یا 43
(Ramin: chehel-o do ya chehel-o se)
Ramin: Empat puluh dua atau empat puluh tiga

محمد: من هم شماره ی 41 می خوام.
(Mohammad: man ham shomareye chehel-o yek mi-kham)
Mohammad: Saya juga ingin yang nomor 41

فروشنده: همین مدل؟
(Forushande: hamin model)
Penjual: Model yang ini juga?

محمد: نه. من اون کفش ساده رو می خوام.
(Mohammad: na. man un kafsh sade ro mi-kham)
Mohammad: Bukan. Saya ingin sepatu putih sederhana yang itu.

فروشنده: چند لحظه صبر کنید… بفرمایید این دو جفت کفش برای شما.
(Forushande: chand lahzeh sabr konid… befarmaeed in do joft kafsh baraye shoma)
Penjual: Tunggulah sebentar…Silakan, dua pasang sepatu ini untuk kalian.

فروشنده: چه طوره؟ اندازه است؟
(Forushande: che tore? Andaze ast)
Penjual: Bagaimana? Apakah ukurannya sesuai?

محمد: نه. این تنگه. شماره ی بزرگتر دارید؟
(Mohammad: na in tangge. Shomareye bozorgtar darid)
Mohammad: Tidak. Ini sedikit sesak. Apakah ada nomor yang lebih besar?

فروشنده: همین مدل؟
(Forushande; hamin model)
Penjual: Model yang ini?

محمد: بله. یک شماره بزرگتر.
(Mohammad: bale. yek shomare bozorgtar)
Mohammad: Iya. Satu nomor lebih besar

فروشنده: بله. داریم.
(Forushande: bale. darim)
Penjual: Iya. Kami punya.

محمد: متشکرم.
(Mohammad: moteshakkeram)
Mohammad: Terima kasih

Setelah mencoba beberapa pasang sepatu. Akhirnya Ramin dan Mohammad membeli sepatu yang sesuai dengan keinginan mereka. Mereka berdua juga mendapat potongan harga. Kamis nanti mereka akan pergi mendaki gunung bersama teman-temannya.

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: