Tehran Tuan Rumah Konferensi Internasional Mendukung Intifadah Palestina

Republik Islam Iran kembali akan menjadi tuan rumah konferensi internasional, setelah sukses menggelar Konferensi Kebangkitan Islam, kini Tehran akan menjadi tuan rumah Konferensi Internasional Mendukung Intifadah Palestina. Konferensi yang dimotori oleh parlemen Iran akan dihadiri oleh lebih dari 70 delagasi parlemen, ulama, tokoh dan pemimpin Palestina.

Konferensi Internasional Mendukung Intifadah Palestina yang dirilis oleh parlemen Iran pada Maret 1991 dan sesuai dengan undang-undang dukungan terhadap revolusi Islam bangsa Pelestina hingga kini telah digelar sebanyak empat kali. Konferensi pertama digelar Oktober 1991 bertepatan dengan Konferensi Madrid memperingati intifadah bangsa Palesitina. Tahun 2001 dan 2006 Tehran menjadi tuan rumah konferensi Palestina ke dua dan ketiga. Konferensi keempat digelar tahun 2009 tak lama setelah serangan brutal Rezim Zionis Israel ke Jalur Gaza dan sebagai dukungan atas perlawanan rakyat Palestina atas agresi brutal Tel Aviv.

Sementara itu, Konferensi Internasional Mendukung Intifadah Palestina kelima digelar di saat di Palestina dan Timur Tengah terjadi transformasi penting. Di Palestina perundingan damai antara Otorita Ramallah dan Israel mengalami jalan buntu dan prakarsa negara independen yang diajukan Mahmoud Abbas ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hingga kini nasibnya belum jelas.

Israel sendiri masih tetap arogan. Rezim ilegal ini tetap melanjutkan pembangunan distrik Zionisnya di kawasan Palestina dan membiarkan warganya membantai rakyat Palestina. Namun di sisi lain, Tel Aviv juga menekan Palestina untuk kembali berunding dengan harapan dapat meraih konsesi lebih besar. Selain itu, blokade atas Jalur Gaza dan penyerangan terhadap wilayah Palestina tetap dilanjutkan Israel. Di sisi lain, kondisi ini malah membuat tekad para pejuang Palestina melawan Israel kian kuat.

Sementara itu, apa yang terjadi di Afrika Utara dan Timur Tengah serta aksi rakyat kawasan yang berhasil menggulingkan diktator seperti Hosni Mubarak di Mesir serta diktator Tunisia membuat semangat muqamawa Palestina kian berkobar. Khusunya tumbangnya Mubarak sebagai pendukung utama Israel di kawasan menjadikan bangsa Palestina semakin optimis menegakkan hak-hak mereka.

Republik Islam Iran yang selama ini senantiasa membuktikan dukungannya terhadap Palestina terus menekankan persatuan umat Islam untuk menghadapi brutalitas Israel. Untuk mewujudkan impiannya, Iran tak kenal lelah mendekatkan pemikiran negara-negara Islam. Hal ini terbukti dengan digelarnya Konferensi Internasional Mendukung Intifadah Palestina kelima yang akan digelar Sabtu (1/10) di Tehran.

Konferensi ini dimaksudkan untuk menyatukan fasilitas dan kapasitas yang dimiliki umat Islam serta pecinta kebebasan guna merealisasikan cita-cita bangsa Palestina termasuk pembebasan wilayah yang diduduki Israel ini dan pemulangan pengungsi Palestina ke tanah air mereka. (IRIB/MF)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: