Al-Miqdad: Senjata Hizbullah Khusus Hadapi Israel

Wakil fraksi Muqawama di parlemen Lebanon, Ali al-Miqdad menekankan, senjata muqawama ditujukan untuk menghadapi agresi Rezim Zionis Israel.

Dalam wawancaranya dengan Televisi al-Manar, Ali al-Miqdad menegaskan legalitas senjata Hizbullah. Ia menambahkan, senjata Hizbullah adalah terhormat, anti fitnah dan dimanfaatkan untuk menjaga kedaulatan Lebanon. Oleh karena itu menurutnya senjata muqawama tidak hanya dikhususkan bagi wilayah selatan, namun seluruh wilayah Lebanon.

Ali al-Miqdad menandaskan, “Banyak upaya yang ditempuh musuh untuk merusak citra Hizbullah, namun kami siap untuk mengadapi strategi busuk musuh ini.”

Menyinggung pengadilan internasional yang menangani kasus teror terhadap mantan Perdana Menteri Rafiq Hariri, wakil Hizbullah ini menegaskan, pengadilan ini berbau politik, permainan AS dan ditujukan untuk merusak persatuan bangsa Lebanon.

Paras Damai Berhati Perang dari Tel Aviv

Tatkala rezim zionis Israel sibuk mempromosikan wajah cinta damainya yang dipesan Barat sembari menawarkan perundingan dengan Palestina, tersibak sebuah berita yang menguak kedok kemunafikan Israel. Berita itu mengungkap skenario perang yang telah dipersiapkan Tel Aviv untuk menyerang negara-negara Arab.

Koran Al-Liwaa terbitan Beirut mengangkat pertemuan akhir Frederick Hof, Asisten George Mitchell, Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah dengan para komandan militer Lebanon. Dalam pertemuan itu, Frederick memberitakan rencana rezim zionis untuk menyerang pusat-pusat fasilitas militer Lebanon. Dalam serangan itu, nantinya seluruh fasilitas infrastruktur militer Lebanon, meliputi pangkalan dan kantor-kantor tentara bakal menjadi target pemusnahan.

Sejatinya, berita tersebut bukan sekedar bermuatan informatif namun juga menyimpan ancaman Israel. Pasalnya, dalam pertemuan itu, Frederick Hof juga mengancam para petinggi Beirut. Ia memperingatkan, jika militer Lebanon gagal mencegah terulangnya kembali bentrokan bersenjata seperti yang terjadi di wilayah Al-Adisah, Lebanon Selatan, maka militer negara ini dan Lebanon secara keseluruhan bakal menghadapi dampak serangan besar Israel yang sulit dibayangkan.

Koran An-Nahar, harian terbitan Beirut lainnya juga melansir artikel mengenai peringatan sejumlah negara Barat mengenai ancaman serius Israel untuk menyerang Lebanon. Bahkan koran tersebut juga membeberkan bahwa ancaman serangan itu bukan hanya menarget Lebanon tetapi juga Suriah. Pasalnya, belakangan ini Tel Aviv juga telah mempersiapkan rancangan untuk menghancurkan pangkalan dan fasilitas militer Suriah.

Terungkapnya berita tersebut menunjukkan bahwa di balik kedok perundingan damai yang dilakonkan rezim zionis masih tersimpan watak sejati Israel yang haus perang. Namun poin menarik yang patut digarisbawahi adalah gelagat negara-negara Barat dalam mengiringi ambisi perang Tel Aviv. Secara praktis, beberapa negara Eropa dan AS justru bertindak sebagai jurubicara Israel dan menjadi penebar ancaman rezim zionis terhadap negara-negara regional.

Ironisnya di saat Israel tengah mempersiapkan perang, beberapa negara Arab justru sibuk menyambut drama perundingan damai yang dimainkan Tel Aviv. Lewat rancangan yang mereka sebut-sebut sebagai proposal perdamaian Arab, mereka berusaha mengambil hati rezim zionis. Padahal, proyek perdamaian semacam itu malah membuat Israel makin keras kepala dan banyak menuntut. Tak heran jika sikap melunak dunia Arab itu justru mendorong Israel makin berani melancarkan arogansi dan kebijakan perangnya.

(IRIB/LV/NA/al-Manar/MF/RM)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: