Lintas Sejarah 26 Agustus

Imam Hasan a.s. Lahir

15 Ramadhan tahun ketiga Hijriyyah, Imam Hasan Al-Mujtaba, cucu pertama Rasul saww lahir ke dunia. Beliau hidup di bawah bimbingan Nabi, ibunya Sayidah Fatimah dan ayahnya Imam Ali bin Abi Thalib AS. Setelah ayahnya syahid pada bulan Ramadhan tahun 40 hijriyyah, Imam Hasan AS memegang amanat imamah an kepemimpinan atas umat. Beliau sempat menjabat sebagai khalifah setelah dibaiat oleh para pengikut ayahnya. Saat itu, permusuhan Muawiyah dengan Ali dan keluarganya masih tetap membara. I
mam Hasan telah mengerahkan pasukannya untuk berperang melawan Muawiyah. Namun makar busuk dan politik jahat yang dimainkan oleh Muawiyah telah berhasil membuat sejumlah besar pasukan dan komandan militer Imam Hasan meninggalkan beliau seorang diri. Akhirnya putra Ali ini terpaksa menandatangani perjanjian damai dengan Muawiyah. Perjanjian itu sekaligus mengakhiri khilafah beliau. Manusia suci ini pernah mengatakan, “Aku heran dengan orang yang memikirkan makanan jasmaninya tetapi melalaikan makanan ruhaninya.”

Artileri Mulai Digunakan Dalam Perang

664 tahun yang lalu, tanggal 26 Augustus tahun 1346, untuk pertama kalinya dalam sejarah, artileri digunakan dalam peperangan. Tentera Inggris menggunakan artileri untuk pertama kalinya dalam perang melawan Peranis. Raja Perancis saat itu, Philip Keenam, semula berada di ambang kemenangan karena memiliki jumlah tentara yang jauh lebih banyak daripada tentera Inggris. Namun, dengan digunakannya artileri oleh Inggris, Perancis terpaksa menelan kekalahannya.

Piagam HAM Disahkan di Perancis

220 tahun yang lalu tanggal 26 Augustus 1789, menyusul kemenangan revolusi Perancis, parlemen negara ini mengesahkan piagam Hak Asasi Manusia(HAM). Piagam ini dipengaruhi oleh ide pemikiran era renaisanse seperti Jean Jacques Rousseau yang menekankan kebebasan. Namun demikian, isi piagam ini tidak mendapat respon di dalam negeri Perancis sendiri dan negara-negara lain Eropa untuk beberapa waktu. Pemerintah Barat yang dengan ganas menginjak-injak hak bangsa negara yang sedang berkembang, malah mengklaim dirinya sebagai pembela HAM. Tak hanya itu, Barat juga memanfaatkan isu HAM untuk menghadapi negara-negara lain yang menentangnya.

Pembantaian keatas etnis Armenia

113 tahun yang lalu, tanggal 26 Augustus tahun 1896, tentara Dinasti Ottoman Turki melakukan pembantaian massal terhadap etnis Armenia. Aksi brutal Dinasti Ottoman tersebut dilakukan karena etnis Armenia dituding bersekongkol dengan pemberontakan warga Yunani. Dalam pembunuhan massal selama lima hari ini, puluhan ribu wanita, anak-anak dan laki-laki Armenia tewas.

Zhoel Roman Lahir

124 tahun yang lalu, tanggal 26 Augustus tahun 1885, Zhoel Roman, penulis Perancis, terlahir ke dunia. Setelah melalui pendidikan dasarnya, dia melanjutkan pendidikan ke Universitas di bidang filsafat. Pada tahun 1945, Roman menjadi anggota Akademi Perancis. Karya pertama Roman adalah sebauh buku berjudul Sahabat-Sahabat. Karya Roman yang penting lainnya adalah sebuah naskah drama berjudul Ben Johnson.

Haji Mahdi Araqy dan Putranya Hisam Gugur

31 tahun yang lalu, tanggal 26 Agustus tahun 1979, Haji Mahdi Araqy dan putranya Hisam, gugur syahid karena dibunuh kelompok munafik Mujahidin Al Khalq di Iran. Haji Mahdi Araqy adalah pejuang garis depan revolusi Islam Iran. Selama bertahun-tahun sebelum revolusi mencapai kemenangannya, beliau sudah berjuang melawan Rezim Syah. Akibatnya, beliau bertahun-tahun dipenjara oleh rezim Syah dan mengalami berbagai penderitaan. Setelah kemenangan revolusi, Haji Mahdi terus berjuang disisi Imam Khomeini demi mempertahankan revolusi Islam. Beliau memiliki tempat khusus di sisi Imam Khomeini sampai-sampai Imam menyebutnya sebagai saudara dan anaknya sendiri. Setelah syahidnya Haji Mahdi Araqy, Imam Khomeini berkata, “Kesyahidan Haji Mahdi Araqy sangat berat bagi saya, namun kita harus berbahagia karena dia gugur syahid di jalan Allah . Dia memang harus gugur syahid karena baginya kematian di atas tempat tidur adalah kehinaan.”

Abu Bakar Kharazmi Wafat

15 Ramadhan tahun 383 hijriyyah,Abu Bakar Muhammad bin Abbas Kharazmi, ilmuan dan sastrawan muslim terkenal wafat di kota Neisyabur, Iran. Kharazmi dikenal memiliki hafalan yang kuat dan telah menghafal banyak syair dan sejarah Arab. Salah satu karya yang ditinggalkannya di bidang sastra adalah kitab Al-Rasail.

Zainuddin bin Ali meninggal Dunia

15 Ramadhan tahun 965 hijriyyah, Zainuddin bin Ali, seorang ulama besar fiqih dalam sejarah Islam meninggal dunia. Beliau yang dikenal dengan sebutan Syahid Tsani atau syahid kedua lahir pada tahun 911. Setelah menimba ilmu dari ayahnya, beliau melanjutkan pendidikan agamanya dengan berguru kepada para ulama besar saat itu. Selain menguasi ilmu fiqih beliau juga mendalami ilmu Hadis, Mantiq, dan Filsafat. Kebesaran Syahid Tsani telah membuat iri musuh-musuhnya yang lantas merencanakan pembunuhan atas diri beliau. Syahid Tsani meninggalkan sekitar 70 karya penulisan. Karya-karyanya yang terkenal antara lain adalah, Al-Raudhah Al-Bahiyyah yang merupakan syarah dari kitab Al-Lum’ah Al-DImasyqiyyah karya Syahid Awwal, juga kitab Munyah Al-Murid, Masalik Al-Afham dan Al-Mabda’ wa Al-Ma’ad.

Categories: AGAMA, SEJARAH | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: