Ahmadinejad: Menyerang Iran Berarti Bunuh Diri

Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, menilai laju teknologi di Iran termasuk di bidang kesehatan sangat memuaskan.

Menurut laporan IRNA, Ahmadinejad Sabtu (21/8) saat bertemu dengan dosen berbagai universitas Iran. Hadir pula dalam pertemuan tersebut menteri pendidikan dan kesehatan.

“Masyarakat Iran saat ini tengah menyaksikan kemajuan besar teknologi di berbagai bidang,” ungkap Ahmadinejad. Menurut presiden Iran, para dosen dan mahasiswa adalah pendobrak kemajuan teknologi dan budaya.

Seraya mengisyaratkan pengalaman bangsa Iran sepanjang sejarah khususnya pasca kemenangan Revolusi Islam, Ahmadinejad dalam pidatonya menjelaskan tanggung jawab besar Iran. Dikatakannya, “Pengalaman ribuan tahun umat manusia menunjukkan bahwa halangan utama manusia mencapai kesempurnaan adalah sistem arogan yang merajalela di dunia.”

Presiden Iran menekankan, petualangan kekuatan arogan dunia saat ini merupakan petualangan terbesar mereka sepanjang sejarah umat manusia. “Sepanjang sejarah, arogan dunia belum pernah mencapai puncak kekuatan dan petualangannya seperti saat ini,” ungkap Ahmadinejad.

Menurutnya, negara imperialis dan arogan dunia masih lebih berhati-hati dalam bertindak, tidak seperti Israel yang dengan brutal membantai warga Palestina. Mereka lebih halus dalam melangkah dan menguasai dunia.

Ahmadinejad menegaskan, jika kekuatan ini berhasil ditumpas maka tidak ada lagi penghalang bagi manusia mencapai kesempurnaan. Di sisi lain, peran Revolusi Islam menurut Ahmadinejad dalam melakukan perombakan dasar di dunia dan menentang ambisi kekuatan arogan dunia sangat mendasar.

“Kerja keras bangsa Iran akan menghancurkan strategi dan kebijakan arogan dunia saat ini,” tandas presiden Iran. Menurutnya, musuh kehabisan strategi untuk membendung laju kemajuan bangsa Iran. Oleh karena itu, mereka hanya mengulang metode kuno seperti sanksi, ancaman serangan militer dan menggelar perang syaraf. Padahal jika mereka berani menyerang Iran, hal ini sama halnya mereka bunuh diri.

Ahmadinejad: Kami Perlu 20 Reaktor Seperti Bushehr

Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad menyatakan, “Iran perlu membangun 20 reaktor nuklir lagi seperti di Bushehr. Hal itu dikemukakan hari ini (21/8) oleh Ahmadinejad dalam wawancaranya dengan televisi Aljazeera.

“Tehran berupaya keras untuk memproduksi bahan bakar nuklir karena untuk mendapatkannya dari luar negeri selalu terpengaruhi oleh berbagai masalah politik.”

“Kita harus dapat menjamin bahwa reaktor nuklir kita dapat terus melanjutkan aktivitasnya. Saat ini Eropa dan Amerika Serikat melarang ekspor bensin ke Iran padahal bensin bukan bahan bakar nuklir. Secara tegas harus dikatakan bahwa kami tidak mempercayai mereka namun hubungan kami dengan Rusia positif dan dalam kondisi yang tepat.”

(IRIB/IRNA//MZ/SLMF/AR)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: