Juli 2011, Israel Serang Iran

Rezim Zionis Israel bisa melancarkan serangan militer terhadap Republik Islam Iran dalam satu tahun mendatang sebagai upaya untuk menghentikan program nuklir Tehran, bahkan tanpa lampu hijau dari Amerika Serikat.

Jeffrey Goldberg, penulis artikel yang diterbitkan dalam edisi September majalah Atlantik menulis, “Muncul konsensus soal adanya lebih dari 50 persen kemungkinan Israel akan melancarkan serangan pada bulan Juli mendatang.”

Goldberg mengatakan bahwa penilaiannya didasarkan pada percakapan dengan para pengambil keputusan di Israel baik di masa lalu atau yang sekarang, termasuk “sebuah diskusi panjang” dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu serta dengan banyak pejabat AS dan Arab.

Laporan itu muncul hanya seminggu setelah Veteran Intelligence Professionals for Sanity (VIPS), sekelompok mantan perwira intelijen CIA, memperingatkan bahwa Israel akan hancur jika menyerang Iran.

Dalam sebuah memo kepada Presiden Barack Obama pekan lalu, VIPS memperingatkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu siap untuk bergerak sendiri melawan Iran.

“Perang yang lebih luas pada akhirnya dapat mengakibatkan kehancuran Israel,” kata kelompok itu.

Israel sebagai satu-satunya rezim di Timur Tengah yang memiliki senjata nuklir, telah berulang kali menyuarakan tekad untuk menghentikan program nuklir Iran, bahkan melalui cara-cara militer.

Gara-gara Hizbullah, Penjualan Pesawat Pengintai Israel Jeblok

Pengaruh Hizbullah Lebanon atas sistem informasi pesawat pengintai Rezim Zionis menyebabkan penjualan jenis pesawat ini mengalami penurunan drastis.

Televisi al-Manar mengutip majalah mingguan, Jane’s Defense melaporkan, sepekan setelah terbongkarnya informasi pesawat tanpa awak Israel di zona udara Lebanon oleh Hizbullah, kontrak penjualan pesawat antara Israel dan Rusia mengalami masalah serius.

April lalu, Rusia dan rezim Zionis memulai lobi mengenai penandatangan nota kesepakatan penjualan pesawat tanpa awak Israel ke Rusia senilai 300 juta dolar. Namun Tel Aviv membatalkan kelanjutan lobi mengenai kontrak ini dengan alasan keamanan.

Para analis menilai pengaruh Hizbullah atas sistem informasi pesawat pengintai Israel berdampak negatif terhadap penjualan pesawat tersebut ke berbagai negara termasuk India, Brazil dan Turki.

Pekan lalu, Sekjen Hizbullah, Sayid Hassan Nasrullah dalam statemennya menyinggung peran rezim Zionis dalam teror mantan Perdana Menteri Lebanon, Rafiq Hariri. Hizbullah memiliki bukti akurat mengenai pesawat pengintai Israel yang terbang di zona Lebanon, tepat ketika insiden teror Hariri terjadi.

(IRIB/PH/RM/AHF)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: