Nasrullah: Israel Dalangi Pembunuhan Hariri

Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hasan Nasrullah, Senin malam (8/8) dalam konferensi pers di Beirut, memaparkan bagaimana aksi agen-agen rezim Zionis Israel dalam meneror mantan Perdana Menteri Lebanon Rafiq Hariri yang tewas pada 14 Februari 2005 lalu.

Seraya menunjukkan dokumen dan gambar soal keterlibatan Israel dalam peristiwa tersebut, Nasrullah mengatakan, permusuhan Israel terhadap muqawama telah mendorong mereka memanfaatkan setiap peluang guna menghancurkan muqawama dan melucuti Hizbullah.

“Sebelum perilisan resolusi 1559 Dewan Keamanan PBB, Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan kepada saya bahwa salah satu pejabat Amerika Serikat menyatakan tidak ada halangan bagi kehadiran sisa-sisa pasukan Suriah di Lebanon dan bahkan di garis perbatasan dengan Palestina pendudukan dengan syarat muqawama harus dilucuti, namun Assad menolak permintaan itu karena menilai muqawama bagian dari keamanan strategis Suriah,” tandas Nasrullah.

Nasrullah menegaskan, data-data yang ada menunjukan bahwa Israel terlibat dalam peristiwa 14 Pebruari 2005.

Pada kesempatan itu, Nashrullah memperlihatkan pergerakan pesawat Zionis pada 14 Pebruari 2005 di angkasa Lebanon dan di sekitar pantai negara ini. Ia mengatakan, “Apa yang ada pada kami hanya sebagian kecil dari bukti-bukti yang ada. Namun hal ini akan menjadi bagian dari kerja sama kami dengan komisi penyelidikan Lebanon untuk mengungkap kasus terbunuhnya Hariri.”

Nasrullah menuturkan, Israel bermaksud meneror anggota Kelompok 14 Maret seperti Saad Hariri dan Samir Geagea dan juga punya keinginan untuk menuding Suriah dan Hizbullah berada di balik teror itu.

Seraya menyebut nama agen-agen Israel yang ditangkap di Lebanon, Nasrullah menegaskan, para teroris itu dalam pengakuannya telah mengakui upayanya untuk melancarkan aksi teror dan ledakan di Lebanon.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa pembunuhan Hariri bertujuan memicu perang partisan dan agama di Lebanon.

Pengadilan kejahatan internasional yang menangani kasus ini rencananya akan mengeluarkan putusan pertama pada September mendatang. Menurut prediksi Nasrullah, putusan yang dikeluarkan di bawah pengaruh Lobi Zionis akan menuding beberapa anggota Hizbullah terlibat kasus itu guna menciptakan fitnah dan friksi internal di Lebanon. (IRIB/RM/AHF)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: