Ahmadinejad: Barat Perlu Dikasihani

Tehran, IRIB News-Presiden Republik Islam, Mahmoud Ahmadinejad menyinggung sanksi anti-Iran dan menyatakan, “Mereka beranggapan dapat berkoar di luar dan mengklaim bahwa mereka telah membelakukan sanksi yang melumpuhkan.”

Hal itu dikemukakan Ahmadinejad Ahad (8/8) dalam peringatan Pekan Masjid Sedunia di Tehran. “Di satu sisi, Barat juga memaksa segelintir orang di dalam negeri Iran untuk mengesankan bahwa bahaya mengancam dan menyoal mengapa pemerintah mencari gara-gara,” tambahnya.

“Jika kita melawan mereka menilainya mencari gara-gara dan jika kita berunding mereka menyebutnya berdamai,” olok Ahmadinejad.

Lebih lanjut Ahmadinejad mengatakan, “Kasihan sekali mereka yang tidak dapat melihat ufuk apapun kecuali sanksi dan beranggapan jika mereka tidak menjual barang maka Iran akan jatuh.”

“Terkadang mereka perlu dikasihani, karena mereka tidak sadar bahwa dunia telah berubah dan bahkan tidak tahu mereka berhadapan dengan siapa. Pasti mereka tahu bahwa Iran itu penting, namun mereka tidak tahu faktornya.”

Perekonomian Iran menurut Ahmadinejad mencapai 900 milyar dolar dan jumlah total impor Iran dari Eropa hanya mencapai 24 milyar dolar. Bangsa Iran perlu berpesta karena sanksi Barat, tutur Ahmadinejad.

Ditegaskannya pula bahwa jika seandainya sanksi memang berdampak terhadap Iran, maka pemberlakuan sanksi tersebut tidak akan pernah berkepanjangan hingga ke era pemerintahan Barack Obama.

Obama Tidak Mungkin Berdebat dengan Ahmadineajd ‎

Greg Plast, jurnalis Amerika Serikat menyatakan, Presiden Barack Obama tidak ‎dapat berdebat dengan Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, ‎karena berbagai masalah di Afghanistan dan Irak serta tidak akan mampu untuk ‎menjawab berbagai pertanyaan tentang perang di dua negara tersebut. ‎

Dalam wawancaranya dengan IRNA, Plast mengatakan, “Karena membludaknya ‎masalah yang dihadapi militer Amerika di Afghanistan, Obama tidak akan bersedia ‎berdebat dengan Ahmadinejad.” ‎

‎”Mengingat secara geografis dan budaya, Iran sangat dekat dengan Afghanistan ‎dan juga pengaruhnya yang besar di kawasan, Tehran memiliki berbagai solusi ‎praktis untuk pemulihan kondisi di negara tersebut. Namun solusi itu tidak cocok ‎dengan politik Amerika,” tambah Plast. ‎

Jika Obama berdebat, maka dipastikan masalah perang Afghanistan dan Irak akan ‎dikemukakan oleh Ahmadinejad, dan Obama mengkhawatirkan hal tersebut. ‎

Jurnalis yang menulis artikel untuk The Guardian itu menegaskan, “Amerika Serikat ‎saat ini terjebak di kubangan maut Afghanistan dan jumlah korban tewas di pihak ‎militer Barat termasuk Amerika Serikat dan Inggris terus meningkat.” Menyinggung ‎kasus pengunduran diri Jenderal Stanley McChrystal sebagai panglima militer AS ‎di Afghanistan, Plast mengatakan, “McChrystal, lebih mengetahui parahnya kondisi ‎di Afghanistan daripada pejabat Amerika lainnya, dan ketika ia dikritik Obama ‎karena telah mengungkap miss-manajemen perang Afghanistan, ia pun terpaksa ‎mengundurkan diri.” ‎

Menurut Plast, dokumen rahasia yang beberapa waktu lalu dibeberkan oleh situs ‎Wikileaks membuktikan bahwa militer Amerika telah melakukan kejahatan perang ‎dengan membantai warga sipil Afghanistan. Kegagalan solusi militer dan juga ‎berbagai tuduhan atas Amerika yang telah melakukan kejahatan perang di ‎Afghanistan, merupakan dua faktor utama kegagalan strategi Amerika. “Hal ini ‎sudah diketahui semua pihak termasuk Ahmadinejad, lalu bagaimana Obama akan ‎berdebat dengannya,” tutur Plast.(IRIB/MZ/SL)‎

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: