Lintas Sejarah 8 Agustus

Kaisar Nero Meninggal

Tanggal 8 Agustus tahun 68, Kaisar Nero dari Romawi yang dikenal kejam, meninggal dunia pada usianya ke 31 tahun karena bunuh diri. Sebelumnya, Nero telah meracuni ayah angkatnya Claudius Pertama dan dia kemudian menggantikan kedudukan ayah angkatnya itu sebagai Kaisar Romawi. Selama masa pemerintahannya yang kuat, Nero telah membunuh banyak orang terdekatnya, seperti ibunya, istrinya, dan saudaranya sendiri, dan bangsawan-bangsawannya. Kaisar berhati kejam ini juga melakukan pembunuhan massal orang-orang Kristen dan membakar kota Roma. Kekejamannya ini menimbulkan berbagai gerakan pemberontakan sampai akhirnya, menjelang kemenangan para pembrontak, Nero mengakhiri sendiri kehidupannya.

Stalin Mengumumkan Perang dengan Jepang

Tanggal 8 Agustus tahun 1945, Stalin, pemimpin Uni Soviet mengumumkan perang terhadap Jepang. Pasukan Soviet kemudian menyerang Manchuria, yang terletak di timur Cina. Soviet dan Jepang sebelumnya telah menandatangani perjanjian non-agresi. Namun, setelah Amerika mengebom Hiroshim dan Jepang sedang bersiap untuk menyerah, Soviet menggunakan kesempatan ini untuk merebut beberapa wilayah kekuasaan Jepang. Tentara Soviet dalam akhir serangannya itu berhasil merebut Korea Utara dan kepulauan Coral. Hingga kini, kepulauan Coral masih dikuasai Rusia dan perundingan antara Rusia dan Jepang mengenai nasib kepulauan ini hingga kini masih belum mencapai hasilnya.

Richard Nixon Mengundurkan Diri

Tanggal 8 Agustus 1973, Richard Nixon, Presiden Amerika pada waktu itu, terpaksa mengundurkan diri. Nixon yang berasal dari Partai Republik ini terpaksa mundur karena kecurangan dalam pemilu yang disebut sebagai skandal Watergate. Dalam masa kampanye pemilu tahun 1972, orang-orang Partai Republik menyusup ke markas Partai Demokrat yang menjadi saingan mereka di Watergate, Wasington. Mereka kemudian mencuri dokumen-dokumen Partai Demokrat dan memasang alat penyadap untuk mendengarkan pembicaraan internal partai ini. Nixon akhirnya menang dalam pemilu tersebut, namun secara bertahap skandal ini akhirnya terbongkar dan Nixon pun mengundurkan diri. Gerald Ford, wapres saat itu kemudian menggantikan posisi Nixon sampai masa 4 tahun periode kepresidenan berakhir.

Ayatullah Musawi Khui Meninggal Dunia

Tanggal 8 Agusutus tahun 1992, Ayatullah Al-Udzma Sayyid Abul Qasim Musawi Khui, seorang ahli fiqih besar dan marji’ taklid kaum muslimin dunia, meninggal dunia pada usianya ke 96 tahun. Sayyid Khui dilahirkan di kota Khui di barat laut Iran. Pada usia muda, dia dikirim belajar ke Najaf Irak dan di sana beliau mempelajari ilmu-ilmu agama dan filsafat. Pada usia yang masih muda, beliau sudah mencapai derajat mujtahid. Beliau meninggalkan banyak karya tulis yang menjadi rujukan para ulama dan sekolah-sekolah Islam, di antaranya “Al Bayan fi Tafsiiril Quran”, “Jawaahirul Ushul”, “Mishbahul Faqahah”, dan “Muntakhabul Rasail”.

Ayatullah Khui selama periode marjaiyyatnya, memiliki peran khusus dalam berbagai masalah penting dunia. Misalnya, dalam masalah Palestina, beliau mengeluarkan fatwa untuk membela Palestina dan membebaskan kota Quds.

Taliban Menduduki Mazare Sharif

Tanggal 8 Agustus tahun 1998, dalam perang saudara di Afganistan, kelompok Taliban berhasil menduduki kota Mazar Syarif yang terletak di utara negara ini. Setelah menduduki Mazar Syarif , Taliban menyerang konsulat Iran di kota ini dan membunuh 8 diplomat dan seorang wartawan Iran. Kejahatan Taliban terhadap warga negara Iran dan Afganistan, menimbulkan kemarahan dunia internasional. Dewan Keamanan PBB juga mengecam tindakan kelompok ini.
Kelompok Taliban dibentuk pada tahun 1994 dengan dukungan AS dan Pakistan dan kemudian berhasil menduduki sebagian besar wilayah Afganistan. Kelompok ini lalu melakukan berbagai aksi pelanggaran HAM di Afganistan. Namun, akhirnya, pada bulan Oktober 2001, Taliban digulingkan oleh Amerika yang bekerja sama dengan aliansi utara Afganistan. Alasan yang dikemukakan AS dalam serangannya terhadap Taliban adalah karena kerjasama kelompok ini dengan jaringan terorisme Al-Qaida.

Ibnu Funduq Lahir

Tanggal 27 Sya’ban 490 Hijriah, Abul Hasan Ali bin Zaid, yang terkenal dengan nama Ibnu Funduq, salah seorang ilmuwan besar Islam, terlahir ke dunia di kota Baihaq, Iran. Dia menguasai berbagai ilmu, seperti hadis, fiqih, sastra, agama, dan hikmah. Buku terpenting karya Ibnu Funduq berjudul “Sejarah Baihaq”. Di dalamnya, dia menuliskan kondisi geografis, sejarah, dan keadaan para bangsawan dan dinasti terkenal di Baihaq. Buku ini merupakan salah satu sumber sejarah penting pada abad ke-6 Hijriah dan salah satu contoh dari karya berbahasa Persia yang baik. Karya lain dari Ibnu Funduq adalah “Lubabul Ansab”, “Tafsir Nahjul Balaghah”, dan “Qawaid Ulumith-Thib”. Ibnu Funduq meninggal dunia pada tahun 565 Hijriah.

Ibnu Iraqi Wafat

Tanggal 27 Sya’ban 826 Hijriah, Ibnu Iraqi, seorang ahli fiqih dan hakim Mesir, meninggal dunia di kota Mekah. Dia dilahirkan pada tahun 762 Hijriah. Ibnu Iraqi menuntut ilmu hadis dari ayahnya yang merupakan ulama terkenal pada masa itu. Kemudian, dia melanjutkan pendidikannya dengan menimba ilmu dari ulama-ulama terkemuka, sampai akhirnya ia sendiri masuk ke jajaran ulama terkenal. Selain mengajar fiqih dan hadis, Ibnu Iraqi juga menghasilkan banyak karya penulisan dalam bahasa Arab.

Categories: SEJARAH | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: