Rahbar: Adidaya Hanya Mengacu Ketamakan Tiada Batas

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menyatakan, Iran, Tajikistan, dan Afghansitan adalah negara bersaudara yang kepentingan masing-masing negara terikat dengan kerjasama erat dan implementasi berbagai kesepatan.

Pernyataan itu dikemukakan Rahbar kemarin Kamis (5/8) dalam pertemuan dengan para presiden Tajikistan, Afghanistan, dan Iran. Seraya menyinggung berbagai peluang kolektif yang dimiliki ketiga negara, Rahbar menekankan, “Kemajuan, keamanan, dan pembangunan Afghanistan dan Tajikistan, sangat menguntungkan Iran, dan kemajuan serta keamanan Iran juga pasti akan menguntungkan negara-negara regional.”

Menyinggung perkembangan ilmiah dan teknologi Republik Islam Iran, Rahbar menegaskan, “Iran siap mentransfer pengalaman dan kemajuannya di berbagai bidang iptek kepada Tajikistan dan Afghanistan.”

“Di dunia tidak ada negara seperti Iran, Tajikistan, dan Afghanistan yang memiliki persamaan bahasa, agama, serta budaya dan warisan sejarah,” jelas Rahbar seraya menekankan sisi kolektif dalam setiap kerjasama.

Dalam menjelaskan pentingnya kerjasama multilateral dan kemajuan yang mengikutinya, Rahbar menegaskan, “Kesepakatan yang telah ditandatangani pada sidang hari ini (Kamis 5/8) harus segera dilaksanakan sehingga hasilnya dapat segera disaksikan pada sidang mendatang.”

Menurut beliau kerjasama ini pasti akan mendapat penentangan yang bertujuan merusak kerjasama tiga negara, namun hal itu harus dilawan dengan pintar.

Di bagian lain pernyataannya, Rahbar menyampaikan solidaritas atas berbagai musibah yang dihadapi rakyat Afghanistan akibat kehadiran pasukan asing. “Pihak asing yang datang ke Afghanistan dengan mengoarkan slogan perwujudan keamanan dan demokrasi kini mereka mengincar warga sipil dan kehadiran mereka tidak memberikan hasil apapun kecuali keburukan dan kefasadan,” tegas Rahbar.

Terkait dalih kehadiran kekuatan adidaya dunia di Afghanistan atau dalam represi mereka terhadap Iran, Rahbar menilainya bohong. “Mereka hanya mengacu kepentingan dan ketamakan tiada batas mereka di kawasan. Namun kondisi saat ini di kawasan dan juga kemampuan mereka sangat berbeda dibanding masa lalu.”

Menurut beliau Amerika Serikat saat ini berbeda dengan Amerika 20 tahun lalu karena berbagai faktor termasuk kebangkitan Islam dan kemampuan mereka.

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: