Ahmadinejad : Menawarkan Dialog Dengan Obama

Tawaran Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad untuk melakukan dialog langsung dan secara terbuka dengan Presiden AS Barack Obama membuat Washington tercengang. Hossein Ebrahimi anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri di Parlemen Republik Islam Iran mengenai usulan Ahmadinejad tersebut mengatakan, tawaran ini telah mengacaukan agenda Presiden AS dan membuatnya harus bersikap reaktif di panggung internasional.

Menurut Ebrahimi, tawaran Ahmadinejad itu berangkat dari Deklarasi Troika Tehran yang ditandatangani Menlu Iran, Turki dan Brazil yang mengedepankan asas kerjasama sebagai ganti dari benturan.

Menurutnya, dalam kebijakannya Republik Islam Iran memikirkan upaya menyelesaikan kesulitan dunia. “Sayangnya, AS menanggapi tawaran Iran untuk bekerjasama dan berdialog dengan sikap konfrontatif, ancaman dan sanksi,” tambahnya.

Ahmadinejad: Obama Terkesima

Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, menyatakan bahwa media-media Barat melawan keadilan dan harkat bangsa-bangsa di dunia. Ahmadinejad dalam Seminar Media-Media di IRIB mengatakan, “Media-media Barat seperti BBC dan CNN ketika memberikan laporan, berupaya mengenyampingkan independensi, identitas, keyakinan beragama dan kepercayaan masyarakat pada agama, bahkan mengesankan semua nilai mulia tadi sebagai fenomena yang tidak efektif.” Ahmadinejad menegaskan, “Media-media Barat menghapus independensi, kemuliaan dan harkat bangsa-bangsa di dunia.” Lebih lanjut Ahmadinejad mengatakan, “Negara-negara arogan melalui media mereka, menolak semua masalah, dan hanya mendukung eksistensinya.”

Dalam pidatonya, Ahmadinejad juga berbicara soal Obama. Ia mengatakan, “Pada dasarnya, isu perubahan yang diangkat Obama menguntungkan Iran. Sebab, Iran selama ini, mengharapkan perubahan kebijakan AS. Akan tetapi setelah masuk ke Gedung Putih, Obama terkesima dengan gemerlap duniawi dan lupa akan janji perubahannya.”

Lebih lanjut Ahmadinejad mengatakan, “Bush dengan kebijakan perangnya bertujuan menyelamatkan ekonomi AS, sedangkan terpilihnya Obama sebagai Presiden AS bertujuan menyelamatkan sistem kapitalisme yang sudah berada di ujung kehancuran.”(IRIB, AR/SL)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: