Ahmadinejad: Inti Sanksi Hanya Permainan Politik

Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad menyatakan, “Inti dari sanksi atas Iran adalah permainan politik.”

Hal itu dikemukakan Ahmadinejad Ahad (1/8) dalam sidang kabinetnya seraya menegaskan bahwa musuh menentang kehormatan dan kemajuan bangsa Iran karena Iran yang terhormat akan melawan imperialisme. “Musuh berniat menyulut kontroversi dan permainan politik untuk mengesankan bahwa Iran lemah, putus asa, dan harus menyerah,” tambahnya.

Seraya menyatakan sangat menyayangkan sejumlah pihak di dalam negeri yang mengekor upaya musuh tersebut, Ahmadinejad menegaskan, “Seberapun musuh berupaya mengaitkan nama Iran dengan kekerasan dan kelemahan, namun Allah swt akan mengangkat nama besar bangsa Iran dengan kekayaan budaya bangsa ini.”

Ahmadinejad juga menekankan munculnya pemikiran keliru bahwa melunak di hadapan musuh akan mengurangi tekanan dari mereka. “Kita harus dapat mengubah situasi dan kondisi serta berbagai ancaman seperti ini menjadi kesempatan besar,” kata Ahmadinejad.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa arti Iran di dunia tengah berubah dengan cepat dan semakin meningkat.

Di bagian lain pernyataannya, Ahmadinejad menyampaikan apresiasi atas kerja keras lembaga kerajinan tangan dan departemen warisan budaya dan pariwisata, yang telah mendaftarkan pasar kuno Tabriz dan makam Syekh Safiuddin Ardabili ke dalam warisan budaya UNESCO.

Rombongan Parlemen Iran Bisa Bertolak ke Gaza

Para anggota Parlemen Republik Islam Iran akan bertolak ke Jalur Gaza pada tanggal 10 Agustus setelah menerima visa dari Mesir. Ketua Delegasi Koordinasi Kunjungan ke Gaza di Parlemen Iran, Mahmoud Ahmadi Beighash, mengatakan, “Pada hari Ahad yang bertepatan dengan tanggal 10 Agustus, empat anggota parlemen akan bertolak ke Mesir. Setelah bertemu dengan ketua Parlemen Mesir dan sejumlah pejabat negara ini, mereka akan bertolak ke Gaza.”

Beighash juga mengatakan, “Delegasi Parlemen Iran dalam kunjungannya ke Gaza akan melakukan pertemuan dengan warga biasa, keluarga syuhada, para korban cacat akibat serangan Zionis Israel dan sejumlah pejabat Palestina.” Ia menambahkan, “Dengan koordinasi antar-parlemen Mesir dan Iran, Kantor Penjaga Kepentingan Mesir di Tehran akhirnya mengeluarkan visa untuk rombongan parlemen Iran.

Sebelumnya, Mesir menolak permohonan visa empat anggota parlemen Iran yang berencana mengunjungi Jalur Gaza yang diblokade Israel. (IRIB/AR/MF)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: