Lintas Sejarah 31 Juli

Alexis Clairaut Terlahir ke Dunia

Tanggal 31 Juli tahun 1713, Alexis Claude Clairaut, seorang matematikawan Perancis, terlahir ke dunia. Sejak kecil, Clairaut telah menunjukkan kejeniusannya di bidang matematika. Pada usia 10 tahun, ia telah mempelajari kalkulus dan pada usia 11 tahun ia telah menyusun risalah mengenai kurva tingkat tiga. Kejeniusannya membuat Clairaut diterima sebagai anggota akademi Perancis pada usia 18 tahun. Clairaut adalah orang pertama yang memperkirakan massa planet Venus dengan sangat mendekati ketepatan. Pada tahun 1736, ia dipilih sebagai anggota ekspedisi pengukuran panjang setiap derajat bujur bumi. Hasil penelitiannya itu ditulisnya dalam buku “Teori Figur Permukaan Bumi”. Claude Clairaut meninggal dunia tahun 1765.

Antoine de Saint Exupery Tewas

Tanggal 31 Juli tahun 1944, Antoine de Saint Exupery, seorang penulis terkenal Perancis tewas saat pesawat yang ditumpanginya jatuh. Peristiwa itu terjadi saat Perang Dunia Kedua berkobar. Exupery terlahir ke dunia pada tahun 1900 di kota Lion, Perancis. Sejak remaja, Exepury telah menunjukkan minat yang besar pada kegiatan pendakian gunung dan penulisan. Ketika perang dunia kedua berkobar, Exupery mendaftarkan diri menjadi tentara yang bertugas untuk urusan pengiriman surat-surat penting. Pada hari itu, ia melakukan penerbangan dalam rangka menjalankan tugasnya. Akan tetapi, tiba-tiba saja Exupery dan pesawatnya hilang dan beberapa hari kemudian, ia dinyatakan tewas dalam kecelakaan penerbangan.

Exupery dikenal oleh masyarakat Perancis karena kepiawaiannya dalam menulis. Ia selalu melewatkan waktu-waktu senggangnya dengan kegiatan tulis-menulis. Saat meninggal, ia meninggalkan sejumlah karya tulis diantaranya buku-buku berjudul “Pangeran Kecil”, “Kurir dari Selatan”, dan “Penerbangan Malam Hari”.

Perang dengan Bani Mostaleq

Tanggal 19 Sha’ban tahun keenam H, terjadi peperangan antara umat muslimin melawan Bani Mostaleq. Bani Mostaleq adalah bagian suku-suku atau kabilah yang tergabung dalam kabilah Khuza’ah, yang sudah sejak lama berhijrah dan bertempat disekitar kota Mekah. Para pembesar kabilah ini senantiasa mengembangkan penyembahan berhala di Mekah. Setelah umat Islam mencapai kekuasaannya di Madinah, Bani Mostaleq yang tetap mempertahankan penyembahan berhala mereka, mempersiapkan diri untuk memerangi muslimin. Nabi Besar Muhammad saaw pun mengerahkan pasukan muslimin untuk menghadapi serangan musuh ini. Dalam perang yang kemudian terjadi, Bani Mostaleq mengalami kekalahan parah di tangan umat Islam.

Categories: SEJARAH | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: