Hizbullah Ancam AS Tidak Buat Fitnah di Lebanon‎

Nabil Qaouq, seorang pejabat senior Hizbullah Lebanon menilai politik Amerika di ‎Lebanon mengarah pada pengobaran fitnah dan menegaskan bahwa muqawama tahu ‎benar bagaimana cara memadamkan konspirasi Amerika. Tidak cukup itu, Qaouq juga ‎menyebut Amerika dan rezim Zionis Israel tengah merencanakan politik kotornya di ‎Lebanon demi membalas muqawama sebagai pemimpin kelompok penentang AS di ‎Lebanon.‎

Pejabat senior Hizbullah ini menilai sebab dan tekanan yang dilakukan terhadap ‎Hizbullah kembali pada sikap muqawama yang memandang penting melawan ekspansi ‎dan penjajahan Zionis Israel di Lebanon. Sebab lainnya adalah sikap Hizbullah yang ‎mendukung hak-hak bangsa Palestina. Ditegaskannya, Amerika sejatinya inti kejahatan ‎di Timur Tengah. Semua kebijakan para pejabat Amerika di Lebanon berdasarkan ‎fitnah menciptakan perselisihan yang menguntungkan Zionis Israel.‎

Sementara Sayed Hashem Safieddine, Ketua Dewan Pelaksana Hizbullah juga ikut ‎memperingatkan telah siapnya rencana berbahaya dengan mengikutsertakan pihak-‎pihak dalam negeri, regional dan lintas regional serta Zionis Israel untuk menggembosi ‎perjuangan rakyat Lebanon dan Palestina.‎

Hizbullah sendiri mengeluarkan pernyataan kecaman menanggapi pernyataan ‎provokatif Jenderal James Mattis, pejabat militer senior Amerika tentang pentingnya ‎memperkuat dan mendukung militer Lebanon guna menghadapi Hizbullah. Hizbullah ‎menilai pernyataan itu dalam rangka menciptakan pertikaian di antara warga Lebanon. ‎Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa Hizbullah adalah salah satu unsur dasar ‎Lebanon dan upaya AS untuk mengobarkan perang saudara di negara ini tidak akan ‎berhasil.‎

Hizbullah juga menegaskan bahwa Lebanon bukan jajahan AS atau pangkalan ‎militernya yang dapat membuat Washington bertindak sesukanya dan merealisasikan ‎kepentingannya serta rezim Zionis Israel. Di sisi lain, Hizbullah menilai pernyataan ‎pejabat militer Amerika searah dengan pernyataan Jeffrey Feltman, Deputi Menteri ‎Luar Negeri Amerika. Wakil Menlu AS ini mengakui Washington telah mengucurkan ‎dana sebesar 500 juta dolar untuk merusak citra Hizbullah.‎

Sheikh Naim Qassem, Wakil Sekjen Hizbullah menegaskan Hizbullah tidak akan diam ‎menyaksikan sejumlah anggotanya menjadi tertuduh dalam pengadilan internasional ‎terkait teror Rafiq Hariri, mantan Perdana Menteri Lebanon. Wakil Sekjen Hizbullah ini ‎menyinggung kemungkinan putusan pengadilan ini dan menyebut di balik proses ‎pengadilan ini ada konspirasi rumit yang bakal mengancam keamanan dan pertahanan ‎Lebanon. Oleh karena itu, Hizbullah akan menghadapi konspirasi anti hak-hak bangsa ‎Lebanon dengan tegas.

Disebutkan bahwa Amerika dan rezim Zionis Israel berusaha memanfaatkan isu ‎pengadilan Rafiq Hariri untuk merusak citra Hizbullah. Namun Sayid Hasan Nasrullah, ‎Sekjen Hizbullah beberapa hari lalu membongkar rencana keji ini dalam sebuah ‎konferensi pers dan menyatakan Hizbullah akan menghadapi konspirasi ‎ini.(IRIB/SL/MF)‎

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: