Sekjen Hizbullah Gugat Para Saksi Bohong

Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hasan Nasrullah menjelang peringatan tahun keempat kekalahan Zionis Israel atas Lebanon, mengapresiasi para syuhada moqawamah. Hari Ahad (25/7), Nasrullah dalam acara peringatan penghormatan kepada keluarga syuhada moqawamah memuji dukungan rakyat dan para pejuang moqawamah dalam menghadapi agresi Israel pada musim panas tahun 2006. Sayid Hasan Nasrullah mengatakan, “Karena dukungan rakyat dan perjuangan para pejuang, Zionis Israel dalam agresinya ke Lebanon tidak dapat mencapai targetnya yang menghendaki lemahnya Hizbullah Lebanon.”

Seraya menyinggung dukungan penuh masyarakat Lebanon atas muqawamah, Sayid Hasan Nasrullah mengatakan, “Moqawamah adalah satu-satunya faktor dalam sejarah yang dapat mengubah keseimbangan politik di kawasan dan mengeluarkan kendali musuh di negara ini.” Menurut Nasrullah, pembelaan Hizbullah atas hak-hak rakyat Lebanon adalah faktor utama permusuhan Israel dan Barat, khususnya AS, terhadap gerakan moqawamah ini.

Lebih lanjut Sayid Hasan Nasrullah dalam khutbahnya mengatakan, “Meskipun Hizbullah adalah sebuah kelompok politik yang mempunyai anggota di parlemen, tapi sejumlah negara tetap melanjutkan upayanya untuk mengucilkan gerakan moqawamah ini.”

Dalam bagian pidatonya, Sayid Hasan Nasrollah menyinggung kesiapan Hizbullah untuk menjawab tudingan pengadilan internasional terkait teror Rafiq Hariri, kepada pemerintah Lebanon, bahkah gerakan ini juga menyatakan siap melakukan sidang nasional guna membahas tudingan ini. Sayid Hasan Nasrullah mengatakan, “Hizbullah menghendaki pengungkapan fakta yang sebenarnya terkait teror Rafiq Hariri.” Ia juga menegaskan, “Kita semua menghendaki pelaksanaan keadilan dan transparansi fakta. Akan tetapi perselisihan terletak pada tim investigasi komite internasional, pengadilan internasional terkait Hariri, AS dan Inggris. Untuk itu, sejumlah tokoh politik tidak percaya akan pengadilan ini.”

Lebih lanjut Sayid Hasan Nasrollah menegaskan, “Untuk mencapai fakta yang sebenarnya diperlukan akan investigasi yang transparan, bersih dan profesional yang semua mempertimbangkan berbagai asumsi dan menentukan pihak yang diuntungkan dengan aksi teror tersebut.” Sayid Hasan Nasrullah menegaskan, “Hizbullah menghendaki pembentukan komite dari Lebanon, baik parlemen, kehakiman, keamanan atau kementrian negara ini, yang kemudian memanggil para saksi bohong seperti Zuhair Siddiq. Kepada para saksi bohong itu ditanyakan, siapakah yang memberikan informasi salah kepada mereka. Masalah ini akan menjadi pendahuluan serius investigasi yang adil.”

Mantan Perdana Menteri Lebanon, Rafiq Hariri bersama 20 orang lainnya, tewas dalam ledakan bom yang terjadi pada tahun 2005. Pembentukan pengadilan internasional terkait masalah ini hingga kini masih belum mengidentifikasi para pelaku di balik aksi teror itu.(IRIB/AR)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: