Gelombang Anti Zionis di Turki

Kantor berita Dogan (DHA) melaporkan aksi unjuk rasa anti Zionis yang dilakukan puluhan orang warga Turki di Ankara.

Para demonstran memprotes masuknya tim volleyball perempuan rezim Zionis ke ibu kota Turki itu. Atlet perempuan rezim Zionis yang bertandang ke Turki dalam rangka mengikuti pertandingan tingkat Eropa itu, memicu reaksi keras berbagai kelompok masyarakat negara ini.

Seraya meneriakan yel-yel “mampus Israel”, para pengunjuk rasa menyatakan tidak akan pernah melupakan tragedi serangan brutal rezim Zionis atas konvoi kapal bantuan kemanusian untuk Gaza, Freedom Flotilla.

Sementara itu, kantor berita Anatoli (ANA) memberitakan, Juru bicara demonstrasi ini kepada kantor berita AFP mengatakan, “Kami memprediksikan bahwa pemerintah Turki akan membatalkan pertandingan antara Israel melawan Serbia dan mengusir tim rezim Zionis pulang ke negaranya. Karena tujuan pertandingan adalah memperkokoh hubungan persahabatan kedua pihak. Namun, kami tidak memiliki ikatan persahabatan dengan rezim Zionis. Dengan demikian, kami tidak menerima kehadiran mereka di Turki.”

Penentangan opini publik Turki atas persahabatan dengan rezim Zionis berlangsung di saat Duta Besar AS untuk Turki yang baru menjabat mengkhawatirkan sengitnya ketegangan antara Ankara-Tel Aviv. Dubes AS tersebut mengungkapkan bahwa terjalinnya kembali persahabatan antara Turki dan Israel menjadi prioritas saat ini.

Namun Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu kembali lagi menyatakan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan dalam memulihkan hubungan kedua negara adalah membebaskan kapal yang ditahan rezim agresor ini dalam peristiwa penyerangan yang dilakukan pasukan Komando angkatan laut Israel, Mei lalu.

Menurut Anatoli, para pejabat rezim Zionis akan membebaskan kapal Turki tersebut dalam rangka mencegah semakin memburuknya hubungan dengan Ankara. Namun rezim ini secara resmi menolak meminta maaf kepada Turki dan tidak bersedia memberikan ganti rugi terhadap Ankara.

Serangan pasukan rezim Zionis ke arah kapal bantuan kemanusiaan Mavi Marmara menewaskan sembilan orang warga Turki, termasuk pemuda keturunan Amerika-Turki. Dengan demikian, kemarahan rakyat Turki terhadap aksi brutal rezim Zionis terus membara. Unjuk rasa warga Ankara atas kehadiran atlet Israel di wilayah Turki merupakan bentuk kebencian masyarakat Turki terhadap rezim Zionis.(IRIB/PH/MZ)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: