Tragedi Zahedan (Iran)

Larijani Tuntut AS Soal Ledakan Zahedan

Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani menuntut pertanggungjawaban AS terkait operasi teroris di Zahedan, Provinsi Sistan-Baluchestan. Kantor Berita IRNA melaporkan, Larijani dalam pidatonya hari ini (Sabtu, 17/7), di Tehran mengecam aksi teror tersebut, dan mengatakan, “AS pasti akan terkena imbas dukungan negara ini terhadap kelompok-kelompok teroris.”

Lebih lanjut Larijani menyebut aksi teror di Masjid Jami Zahedan yang bertepatan dengan acara peringatan kelahiran cucu kesayangan Rasulullah Saw, Imam Husein as, sebagai tindakan brutal. Ia juga mengingatkan keterlibatan gembong teroris, Abdolmalek Rigi dengan AS. Abdol Malek Rigi belum lama ini dihukum gantung karena kejahatannya yang mengkoordinasi gerakan teroris di Iran.

Menurut Ali Larijani, AS terus menciptakan onar di kawasan melalui dukungannya atas kelompok-kelompok teroris di negara ini. Seraya menyinggung keterlibatan AS dalam berbagai aksi teror di kawasan, Larijani mengatakan, “Di Irak, peran Duta Besar AS mudah diketahui. Di Zahedan, peran AS juga tidak dapat dipungkiri dengan melibatkan kelompok-kelompok Abdol Malek Rigi.”

Kamis malam, ledakan dua bom di Masjid Jami Zahedan menggugurkan 27 orang dan menciderai lebih dari 300 lainnya.

Dunia Mereaksi Serangan Teror di Zahedan, Iran

Dua ledakan masif terjadi di depan pintu masuk masjid Jami’ Zahedan. Sumber resmi di Zahedan mengumumkan bahwa korban tewas dalam ledakan minimal 27 orang sementara korban luka mencapai 270 orang dengan kondisi sebagiannya kritis. Para pejabat setempat mengatakan, dua ledakan itu adalah aksi bunuh diri yang didalangi kelompok kontra revolusi. Tujuannya disinyalir sebagai upaya untuk menciptakan friksi antara kaum Syiah dan Sunni di Propinsi Sistan-Balucestan.

Menyusul terjadinya serangan teror itu, Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon lewat statemen resminya mengutuk serangan teror tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, rakyat dan pemerintah Iran. Dewan Keamanan PBB juga merilis statamen yang mengecam teror di Zahedan. Seiring dengan itu, Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton menyatakan ikut berduka dan menyebut serangan bom di Masjid Jami’ di tenggara Iran itu sebagai serangan pengecut

Di Lebanon, Sekjen Hizbullah Sayyid Hassan Nasrullah mengutuk serangan teror Zahedan dan menyebutnya sebagai aksi yang didalangi kekuatan arogan dunia untuk melumpuhkan Iran melalui tangan kelompok teroris. Sheikh Abdul Amir Qabalan, Wakil Ketua Dewan Tinggi Islam Syiah di Lebanon menyebut serangan Zahedan sebagai serangan yang brutal. Sheikh Mostafa Mullas anggota Kumpulan Ulama Muslimin Lebanon menyebut aksi teror di Zahedan sebagai pelampiasan dendam AS dan mereka yang mengikuti kebijakan perang AS. Serangan itu menunjukkan adanya agenda anti Iran dan anti Islam.

Di Eropa, Departemen Luar Negeri Italia mengecamnya dan menjanjikan bahwa Roma akan melanjutkan langkahnya dalam memerangi terorisme. Deplu Prancis, lewat statemennya mengecam serangan Zahedan dan menyatakan bahwa tidak ada alasan apapun yang bisa menjustifikasi aksi kejam ini. Kecaman juga disampaikan oleh Deplu Jerman.

Yang menarik adalah reaksi Amerika Serikat (AS). Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dalam pernyataan terpisah mengecam serangan teror di Zahedan yang menewaskan 27 orang dan melukai hampir 300 orang itu. Padahal, banyak pihak yang meyakini bahwa serangan teror dahsyat itu didalangi oleh AS. Pimpinan gerombolan teroris di Iran Tenggara, Abdelmalik Rigi yang berhasil ditangkap oleh intelijen Iran dan sudah dihukum mati, dalam pengakuannya membeberkan skenario AS untuk mengacaukan keamanan di Iran. Rigi mengakui bahwa dalam menjalankan aktivitasnya, dia mendapat dukungan penuh dari AS. Yang pasti, terorisme adalah hal dikutuk oleh semua orang. Serangan di Zahedan membuktikan adanya upaya dari musuh untuk mengadu domba antara warga Sunni dan Syiah.

Syuhada Korban Teror Zahedan Dikebumikan

Zahedan, IRIB News–Jenazah para syuhada korban aksi teror di masjid jami Zahedan dimakamkan hari ini (17/7) dihadiri secara meluas oleh warga Syiah dan Sunni di kota tersebut. Acara pemakaman tersebut dibarengi dengan seruan “Mampus Amerika, Mampus Israel” oleh para pelayat.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei, mengirim wakil khusus untuk menghadiri proses pemakaman tersebut. Sejumlah pejabat tinggi juga ikut hadir termasuk wakil presiden, Ketua Lembaga Syahid Iran, Panglima Angkatan Darat Pasdaran, Ketua Komisi Keamanan Nasional Iran di parlemen, walikota, serta sejumlah pejabat negara dan propinsi.

Shalat jenazah dilakukan di bundaran Imam Husain di dekat komplek pemakaman syuhada Zahedan.

Jenazah 24 syahid dimakamkan hari ini yang 22 di antaranya dikebumikan di Zahedan dan dua lainnya dimakamkan di kota Kerman dan Zabol. (IRIB/MZ/SL)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: