Lintas Sejarah 17 Juli

Imam Zainal Abidin Lahir
Tanggal 5 Sya’ban tahun 38 Hijriah, Imam Ali Zainal Abidin, putra dari Imam Husain a.s., terlahir ke dunia di kota Madinah. Imam Husain adalah putra dari Fathimah Az-Zahra, putri Rasulullah SAWW dan Imam Ali bin Abi Thalib a.s. Imam Ali Zainal Abidin dibesarkan dalam bimbingan Imam Husain hingga mencapai ilmu dan hakikat Ilahi. Beliau sangat tekun beribadah dan sering bersujud dalam waktu lama.

Oleh karena itulah beliau dijuluki sebagai Imam As-sajad. Dalam peristiwa Asyura di Padang Karbala yang membuat ayah beliau dan para cucu Rasulullah lainnya gugur syahid, Imam Sajjad tidak turut bertempur karena sedang sakit keras. Kemudian, Imam Sajjad memegang tampuk kepemimpinan umat Islam menggantikan Imam Husain a.s. hingga akhir hayat beliau di tahun 94 Hijriah.

Adam Smith Meninggal Dunia
Tanggal 17 Juli tahun 1790, Adam Smith, seorang filsuf dan ahli ekonomi Skotlandia, meninggal dunia. Smith dilahirkan di tahun 1723 di Skotlandia dan menuntut ilmu di Universitas Glasgow serta Universitas Oxford.

Setelah lulus, Adam Smith mengajar filsafat di Universitas Glasgow sambil mengadakan penelitian terhadap berbagai masalah ekonomi. Ia kemudian menulis buku berjudul The Wealth of Nations atau “Kemakmuran Bangsa-Bangsa” yang membuatnya menjadi terkenal ke seluruh dunia sebagai ahli ekonomi. Bahkan, Adam Smith kemudian digelari sebagai Bapak Ilmu Ekonomi. Pandangan ekonomi Adam Smith didasarkan kepada kebebasan ekonomi dan pembagian kerja atau spesialisasi.

Roger Garaudy Lahir
Tanggal 17 Juli 1913, Profesor Roger Garaudy, seorang fisluf Perancis yang terkenal atas pembelaannya terhadap dunia Islam terlahir ke dunia. Garaudy meraih gelar doktor dalam tiga bidang, filsafat, sastra dan sufistik, serta budaya dan peradaban.

Selama 36 tahun, Garaudy pernah menjadi anggota Partai Komunis Perancis. Namun demikian, Garaudy terus mengadakan penelitian, sampai akhirnya ia mengenal dan menerima kebenaran Islam. Di antara faktor yang menimbulkan ketertarikannya kepada Islam adalah kemenangan Revolusi Islam di Iran tahun 1979.

Sejak saat itu, Garaudy aktif menulis berbagai buku yang membela Islam dan membongkar kejahatan rezim Zionis, di antaranya berjudul The Founding Myths of Israel Politics atau “Mitos-Mitos Yang Membangun Politik Israel”. Akibatnya, kaum Zionis berkali-kali melemparkan tuduhan anti-Semit terhadap Garaudy. Dia bahkan sempat diseret ke pengadilan atas tulisannya yang menyatakan bahwa fakta yang selama ini digembar-gemborkan kaum Zionis tentang pembunuhan enam juta warga Yahudi oleh Hitler adalah sebuah kebohongan. Meskipun pernyataan Garaudy itu didasarkan pada berbagai dokumen yang jelas dan logis, namun pengadilan Perancis yang berada di bawah tekanan Zionis akhirnya menjatuhkan hukuman denda ribuan Frank terhadap Garaudy.

Khan Muhammad Daud Melakukan Kudeta
Tanggal 17 Juli 1973, Panglima Khan Muhammad Daud dari Afganistan melancarkan kudeta terhadap terhadap Raja Muhammad Zahir, dengan dukungan dari Uni Sovyet. Khan Muhamamd Daud kemudian membubarkan sistem kerajaan di Afganistan dan mendirikan negara republik.

Dua tahun kemudian, Khan Muhamad Daud mengangkat dirinya sebagai Presiden Afganistan dan melakukan berbagai tindakan represif terhadap rakyat negara itu yang mengadakan perlawanan terhadap dirinya. Pada masa pemerintahannya, pengaruh Sovyet semakin menguat di Afganistan. Namun, tiga tahun kemudian, justru Sovyet pula yang mendalangi kudeta terhadap Khan Muhamamd Daud melalui tangan Nur Muhammad Turki.

Categories: SEJARAH | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: