Ahmadinejad: Iran Dukung Stabilitas Afghanistan

Mahmoud Ahmadinejad, Presiden Republik Islam Iran & Zalmai Rasoul, Menteri Luar Negeri Afghanistan

Mahmoud Ahmadinejad, Presiden Republik Islam Iran Kamis malam (15/7) saat menerima Zalmai Rasoul, Menteri Luar Negeri Afghanistan di Tehran mengatakan, “Afghanistan dan negara-negara regional sangat membutuhkan keamanan.” Presiden Ahmadinejad juga menegaskan bahwa harus rakyat Afghanistan sendiri yang mengamankan negaranya. “Rakyat Afghanistan mampu memperkokoh persatuan dan solidaritas antaretnis demi menciptakan keamanan,” tambah Ahmadinejad.

Menlu Zalmai Rasoul dalam pertemuan itu juga meminta pengokohan dan peningkatan level kerjasama dan koordinasi dua negara dalam hubungan bilateral dan regional. Menlu Afghanistan tidak lupa mengucapkan penghargaannya atas usaha dan dukungan Republik Islam Iran demi terciptanya stabilitas dan keamanan di Afghanistan.

Menurut para analis politik, ada sejumlah faktor seperti ikatan agama, bahasa dan budaya dua bangsa Iran dan Afghanistan yang mampu menjadi modal besar bagi kawasan. Namun ikatan kuat ini harus diimbangi dengan kewaspadaan di hadapan segala bentuk konspirasi dan perpecahan lewat meluasnya aksi-aksi teroris dan radikalisme yang didukung oleh pihak-pihak asing.

Sejatinya, kehadiran pasukan asing di Afghanistan telah memunculkan banyak masalah bagi negara ini dan kawasan. Sebagaimana yang dijelaskan dalam pidato terbarunya, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar Ayatullah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei menilai pasukan asing sebagai ancaman terbesar kawasan, bahkan dunia. Betapa tidak, persenjataan kekuatan-kekuatan hegemoni dan bujet militer yang luar biasa, termasuk anggaran militer 600 juta dolar Amerika tahun lalu menjadi ancaman bagi dunia. Segala macam persenjataan modern ini dipakai untuk menggempur bangsa muslim di Irak, Afghanistan dan mendukung rezim biadab Zionis Israel.

Ini masalah terpenting yang dialami oleh Afghanistan. Di negara ini sekarang muncul kelompok-kelompok teroris yang mendapat dukungan penuh Amerika dan Inggris. Aksi teror Kamis malam di Zahedan, selatan Iran merupakan contoh lain dari konspirasi tersebut. Semua ini membuktikan betapa instabilitas yang bersumber dari intervensi pasukan asing tidak hanya terbatas menjadi masalah Irak atau Afghanistan, tapi kerakusan Amerika telah menyebarkan ketidakamanan di kawasan.

Pengakuan Abdolmalek Rigi beberapa bulan lalu bahwa Amerika dan NATO melindungi dan mendukung aksi-aksi teroris di Timur Tengah menjadi bukti bahwa pendudukan Afghanistan oleh Amerika dan NATO dengan alasan memberantas narkotika hanya kedok belaka.

Itulah mengapa Iran sejak jauh-jauh hari menentang intervensi militer asing di kawasan dan menyebut solusi masalah Afghanistan adalah membantu memperkokoh kemampuan militer dan politik rakyat dan pemerintah Afghanistan. Iran selalu berkeyakinan bahwa keamanan Afghanistan hanya dapat terwujud bila dipegang oleh rakyat Afghanistan sendiri. Di sisi lain, Iran juga menyatakan kesiapannya berbagi pengalaman dengan rakyat Afghanistan.(IRIB/SL/MF)

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: