Iran Kritik Situasi Buruk di Afghanistan

Menteri Luar Negeri Republik Iran Manouchehr Mottaki mengkritik keras memburuknya situasi di Afghanistan. Ia mengatakan kinerja pasukan asing di negara yang tengah dilanda perang itu pantas dikritik.

Berbicara dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Afghanistan, Eklil Ahmad Hakimi di Tehran pada hari Ahad (4/7), Mottaki mengecam kehadiran pasukan asing di Afghanistan pasca invasi Amerika Serikat ke negara itu.

“Iran percaya bahwa kehadiran pasukan asing di Afghanistan selama delapan tahun terakhir sejak awal invasi AS pada tahun 2001 pantas dikritik,” kata Mottaki seperti dikutip IRNA.

Mottaki lebih lanjut menambahkan bahwa produksi dan penyelundupan narkotika mengalami peningkatan meskipun pasukan asing pimpinan AS hadir di negara itu.
Menurut Mottaki, apa yang disebut “perang melawan teroris” sejauh ini gagal mencapai tujuannya dan ekstrimisme juga semakin meningkat di Afghanistan.

Seraya menyatakan bersahabat hubungan antara Tehran dan Kabul, Mottaki menuturkan, Iran selalu mendukung kepentingan bangsa Afghanistan.

Sementara itu, Hakimi memuji upaya pemerintah Iran untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan.

Pejabat Afghanistan ini mengunjungi Iran untuk mengajak peningkatan kerjasama konsuler antara Tehran dan Kabul.

Ahmadinejad: D-8 Bisa Jadi Teladan Hubungan Internasional?

Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan, “Kelompok D-8 bisa ?menjadi teladan bagi jalinan kerjasama yang konstruktif antara negara-negara sahabat.” ?Ahmadinejad mengatakan hal itu dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi kelompok D-8 ?ketujuh yang berlangsung di Abuja Nigeria, hari ini (8/7). Ahmadinejad juga menyebut D-8 ?bisa memainkan peran aktif dalam membangun sistem dan tatanan dunia baru yang ?berlandaskan keadilan, persahabatan dan perdamaian.?

Seraya menyinggung kekacauan yang ada di dunia saat ini yang dibarengi dengan ?ketidakpuasan umum, Presiden Ahmadinejad memaparkan usulan menggelar konferensi para ?menteri perekonomian dan gubernur bank sentral negara-negara anggota kelompok D-8 ?untuk menyusun sistem ekonomi yang sesuai dengan berlandaskan pada ajaran dan ?pemikiran agama.?

Ahmadinejad menjelaskan kemajuan pesat yang dicapai Iran di berbagai bidang meliputi ?sains, teknologi, pertanian, kedokteran dan industri. Iran, katanya, siap berbagi pengalaman ?dengan negara-negara D-8. (IRIB/AHF/SL)?

Categories: Hubungan Internasional | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: