Lintas Sejarah 2 Juli

Republik Brazil Berdiri

Tanggal 2 Juli 1889, dalam sebuah revolusi damai, sistem kekaisaran di Brazil dibubarkan dan berdirilah Republik Brazil. Brazil dijajah Portugis sejak awal abad ke-16 dan hasil buminya dikuras oleh bangsa penjajah tersebut. Pada tahun 1808, ketika Napoleon menyerbu Portugis, Raja John VI dari Portugis melarikan diri ke Brazil. Pada tahun 1821, Raja John kembali ke Portugis dan putranya, yaitu Dom Pedro menjadi penguasa di Brazil. Setelah menobatkan diri sebagai Kaisar Brazil, Dom Pedro melakukan berbagai reformasi, di antaranya, melepaskan Brazil dari wilayah kekuasaan Portugis dan menghapuskan perbudakan. Rakyat pribumi Brazil kemudian bangkit untuk menggulingkan kekaisaran Dom Pedro dan akhirnya berdirilah Republik Brazil.

Ernest Hemingway Meninggal
Tanggal 2 Juli tahun 1961, Ernest Hemingway, seorang penulis terkenal AS, meninggal dunia. Hemingway dilahirkan pada tahun 1899 di Illionis dan memulai karirnya sebagai penulis di sebuah suratkabar pada usia 17 tahun. Pada era Perang Dunia I, Hemingway ikut terjun dalam perang. Ia juga pernah dikirim ke medan perang dalam kapasitas sebagai reporter surat kabar. Berbagai pengalamannya selama perang menjadi latar belakang dalam beberapa novelnya, di antaranya berjudul For Whom The Bell Tolls. Hemingway juga banyak menulis cerpen, di antaranya dibukukan dengan judul Men Without Women yang terbit tahun 1927. Pada tahun 1954, Hemingway meraih hadiah Nobel di bidang sastra.

Ayatullah Saduqi Gugur Syahid
Tanggal 2 Juli tahun 1982, Ayatullah Muhammad Saduqi, seorang ulama pejuang Iran, gugur syahid akibat teror dari kelompok teroris, Mujahidin Al-Khalq. Ayatullah Saduqi menuntut ilmu di hauzah ilmiah Qum dan bersamaan dengan itu, beliau juga aktif dalam perjuangan untuk menentang rezim Shah Pahlevi yang despotik. Ayatullah Saduqi kemudian menjadi salah satu tokoh garis depan Revolusi Islam dan merupakan salah satu pendukung utama Imam Khomeini. Setelah kemenangan revolusi Islam, Ayatullah Saduqi diangkat sebagai anggota Majelis Ahli dan berperan besar dalam penyusunan UUD Republik Islam Iran. Beliau juga ditunjuk sebagai wakil Imam Khomeini dalam memimpin sholat Jumat di kota Yazd dan di saat memimpin sholat Jumat itulah beliau gugur syahid.

Abu Alwalid Sulaiman bin Khalf Maliki
Tanggal 19 Rajab 474 Hijriah, Abu Alwalid Sulaiman bin Khalf Maliki, seorang ahli fiqih Andalusia, meninggal dunia. Selain menguasai bidang fiqih, Abu Alwalid adalah seorang penghafal dan penafsir Quran, sastrawan, dan penyair. Abu Alwalid pada awalnya mengajar agama dan menyebarkan hadis Nabi Muhammad SAWW di Andalusia, kemudian di Mekah dan di Baghdad. Karya-karya yang ditinggalkan oleh Abu Alwalid di antaranya buku berjudul “Tafsir Quran”, “An-Nasikh wal Mansukh”, dan “Al-Isyarah”.

Ayatullah Syaikh Muhammad Khalisi Wafat
Tanggal 19 Rajab 1383 Hijriah, Ayatullah Syaikh Muhammad Khalisi yang terkenal dengan nama Khalisi Zadeh, meninggal dunia di Baghdad. Selain bergelut di bidang ilmu agama, beliau juga aktif dalam perjuangan menentang penjajahan Inggris. Aktivitas beliau menyebabkan pemerintah Inggris mengasingkannya ke Iran. Ayatullah Khalisi Zadeh banyak meninggalkan karya penulisan, di antaranya berjudul “Kejahatan Inggris di Bain-Nahrain” dan “Tuhan di Alam”.

Categories: SEJARAH | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: