Lintas Sejarah 29 Juni

Perang Balkan Kedua Meletus
Tanggal 29 Juni 1913, meletuslah Perang Kedua Balkan antara Bulgaria melawan Serbia, Yunani, Montenegro, Romania, dan Imperium Ottoman. Perang Balkan Pertama terjadi setahun sebelumnya antara Bulgaria, Serbia, Yunani, dan Montenegro yang berada di bawah kekuasaan Ottoman melawan pemerintahan pusat Ottoman, dengan tujuan untuk memerdekakan diri. Dalam perang tersebut, 80 persen wilayah Ottoman berhasil memerdekakan diri, namun di antara mereka timbul perselisihan tentang pembagian wilayah dan meletuslan Perang Balkan Kedua. Dalam perang ini, Bulgaria akhirnya menawarkan perdamaian dan ditandatanganilah perjanjian Bukares yang isinya penyerahan sebagian wilayah yang dikuasai Bulgaria keapda Serbia, Rumania, Yunani, dan Montenegro. Perang Balkan Kedua merupakan bibit perseteruan yang akhirnya menimbulkan pecahnya Perang Dunia Pertama tahun 1914.

Perang Udara Vietnam Meningkat
Tanggal 29 Juni tahun 1966, dalam era Perang vietnam, pesawat-pesawat pengebom AS membombardir kota Hanoi dan Haiphonh yang padat penduduk serta menghancurkan gudang minyak di dekat kedua kota. Tentara AS berharap dengan mengebom Hanoi, ibukota Vietnam Utara, kekuatan militer Vietnam Utara akan kehabisan suplai militernya sehingga kekuatannya melemah. Perang Vietnam dimulai tahun 1961 dengan dikirimkannya pasukan AS dalam jumlah besar oleh Presiden Kennedy untuk mendukung rezim Vietnam Selatan dalam menghadapi Viuertnam Utara yang berhaluan komunis. Tiga tahun kemudian, Presiden Lyndon B. Johnson memerintahkan dimulainya serangan terhadap Vietnam Utara. Perang itu berakhir tahun 1973 dengan mengorbankan nyawa 58.000 tentara AS serta dua juta tentara dan warga sipil Vietnam.

Isabela Peron Diangkat Sebagai Presiden
Tanggal 29 Juni tahun 1974, setelah kematian Presiden Argentina, Juan Peron, istrinya, Isabela Peron yang sebelumnya menjebat sebagai Wakil Presiden, diangkat sumpahnya untuk menjadi Presiden Argentina. Namun, Isabela Peron tidak mampu menyelesaikan kekacauan ekonomi dan politik yang diwariskan oleh suaminya. Ia juga tidak mampu menggalang dukungan dari kekuatan-kekuatan dalam negeri. Mendiang suaminya, Juan Peron, meraih kekuasaan pada tahun 1943 melalui sebuah kudeta. Namun dua tahun kemudian, Juan Peron giliran dikudeta dan dipenjarakan. Atas usaha keras istri pertamanya, Evita Peron, Juan Peron dibebaskan dan kembali menjadi presiden. Pada tahun 1952, Evita Peron meninggal dunia dan Juan Peron menikahi Isabela Peron. Isabela Peron hanya mampu bertahan dua tahun di kursi kepresidenan dan pada tanggal 24 Maret 1976, dia digulingkan dalam sebuah kudeta oleh kelompok militer dan dipenjarakan selama lima tahun.

Seychelles Merdeka
Tanggal 29 Juni tahun 1976, Seychelles, sebuah negara kepulauan di Samudera Hindia, di lautan sebelah timur Afrika, meraih kemerdekaannya. Seychelles awalnya dikuasai oleh Portugis, kemudian berpindah ke tangan Perancis, dan akhirnya jatuh ke tangan Inggris. Sejak tahun 1960, perjuangan kemerdekaan di Seychelles semakin meningkat sampai akhirnya meraih kemerdekaan enam belas tahun kemudian. Seychelles terdiri dari sekitar 100 buah pulau yang subur dan berpenduduk sekitar 80.000 orang.

Ibnu Khairun Meninggal Dunia
Tanggal 16 Rajab tahun 539 Hijriah, Abu Mansur Muhammad bin Abdul Malik, yang terkenal dengan nama Ibnu Khairun, seorang ahli hadis dan ustad ilmu qiraat atau pembacaan Al-Quran, meninggal dunia di kota Baghdad. Ibnu Khairun meninggalkan karya dalam ilmu pembacaan Quran bernama “Al-Miftah” dan “Al-Maudhu'”.

Categories: SEJARAH | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: