Lintas Sejarah 28 Juni

Wafatnya Sayyidah Zainab Al-Kubra s.a.

Tanggal 15 Rajab tahun 62 Hijriah, Sayyidah Zainab s.a, cucu rasulullah SAWW, setelah melalui penderitaan hidup yang amat besar, meninggal dunia. Beliau lahir pada tahun 6 Hijriah dan dibesarkan dengan ajaran Ilahi oleh orangtuanya, yaitu Imam Ali a.s. dan Fahimah Az-zahra, putri Rasulullah. Pada tahun 61 Hijriah, beliau mendampingi kakaknya, Imam Husain a.s. yang dikejar-kejar oleh pasukan Yazid bin Muawiyah. Sampai akhirnya, rombongan Imam Husain yang terdiri dari 72 orang, termasuk anak-anak dan perempuan, tiba di padang Karbala dan bertempur melawan pasukan Yazid yang berjumlah ribuan orang itu. Setelah Imam Husain gugur syahid, Sayyidah Zainab berperan sebagai penyampai pesan perjuangan abadi Imam Husain kepada umat manusia.

Alexander The Great Meninggal
Tanggal 28 Juni tahun 323 sebelum Masehi, Raja Alexander III dari Macedonia, meninggal dunia karena sakit. Raja Alexander III naik tahta menggantikan ayahnya pada tahun 336 sebelum Masehi, pada usia 20 tahun. Tak lama setelah naik tahta, ia melancarkan perang untuk menguasai Persia atau Iran, Turki, dan Mesir. Alexander III bahkan berhasil memperluas kekuasaannya hingga ke Punjab, India. Oleh orang-orang Asia, Alexander III dipanggil dengan nama Iskandar. Dia dikenal sebagai raja yang tampan, namun kejam dan dengan mudah mengambil keputusan untuk membunuh orang-orang yang tidak disukainya. Wilayah yang paling disukai oleh Alexander III adalah Perisa dan ia berusaha untuk mengambil hati rakyat negara itu agar mau menerimanya sebagai kaisar. Dalam rangka itu pula, Alexander III bahkan menikahi putri Raja Darius, Raja Persia saat itu. Namun, ia tetap mendapatkan perlawanan dari rakyat Iran. Karena luasnya kekuasaan yang berhasil ditaklukkan Alexander III, ia dijuluki Alexander The Great. Ia meninggal dunia pada usia 32 tahun.

Jean-Jacques Rousseau Lahir
Tanggal 28 Juni tahun 1712, Jean-Jacques Rousseau, seorang filsuf terkemuka dunia, terlahir ke dunia Geneva, Swiss. Ia melalui masa mudanya dengan kesulitan. Ibunya meninggal dunia sesaat setelah melahirkan dan pada usia 10 tahun ia ditinggal pergi oleh ayahnya. Pada usia 16 tahun, Rousseau meninggalkan kota kelahirannya dan mengembara ke berbagai tempat, sampai akhirnya tiba di Paris tahun 1742. Di kota itulah Rousseau mulai terjun dalam pembahasan berbagai masalah filsafat dan menuliskan hasil pemikirannya. Karya Rousseau yang dianggap terpenting adalah buku berjudul The Sosial Contract. Dalam buku ini, Rousseau mendesripsikan hubungan antara manusia dan masyarakat. Menurut Rousseau, manusia bisa menjawab berbagai kesulitan yang dihadapinya bila ia bergabung bersama manusia lainnya dalam sebuah masyarakat. Untuk mengatur hubungan antara annggota masyarakat itu, Rousseau menawarkan sebuah konsep yang disebutnya “kontrak sosial”, yaitu aturan-aturan yang disetujui oleh semua anggota masyarakat yang harus dipatuhi oleh masyarakat itu sendiri. Rousseau meninggal dunia tahun 1778.

72 Anggota Partai Republik Islam Iran Gugur Syahid
Tanggal 28 Juni 1981, 72 anggota Partai Republik Islam Iran, termasuk Ayatullah Doktor Syahid Beheshti, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Mahkamah Agung Iran, gugur syahid akibat meledaknya gedung markas partai tersebut. Peledakan gedung markas Partai Republik Islam itu dilakukan oleh kelompok teroris Mujahidin Al-Khalq yang berkonspirasi dengan negara-negara Barat. Gugur syahidnya 72 tokoh garis depan Revolusi Islam Iran tersebut tak pelak lagi memberikan pukulan keras terhadap Republik Islam Iran yang baru berdiri 2 tahun. Namun, berkat dukungan besar dari rakyat Iran terhadap revolusi, Republik Islam tetap tegak berdiri meskipun berkali-kali didera peristiwa teror, termasuk agresi yang dilakukan oleh negara tetangganya, Irak.

Serangan Rezim Zionis
Tanggal 28 Juni 2006, serangan brutal Rezim Zionis Israel menggempur kawasan Jalur Gaza, wilayah otorita Palestina dari darat dan udara. Serangan ganas itu dilancarkan sebagai aksi balas terhadap operasi yang digelar oleh para pejuang Palestina pada tiga hari sebelumnya. Saat itu para pejuang Palestina berhasil membunuh 2 serdadu Israel yang tengah berada di pos penjagaan dan menawan seorang lainnya. Pada hari pertama serangan besar-besaran itu yang dikenal juga sebagai serangan ‘Hujan Musim Panas’, sejumlah menteri, beberapa anggota parlemen Palestina, dan anggota Dewan kota pimpinan Hamas, diculik oleh pasukan militer Rezim Zionis. Selain itu, akibat serangan tersebut, ratusan rakyat Palestina gugur syahid dan selebihnya mengalami luka-luka. Hanya karena beralasanan untuk membebaskan seorang tawanan, Rezim Zionis Israel melancarkan serangan brutal ke Jalur Gaza, padahal sekarang ini sekitar sepuluh ribu orang Palestina menjadi tawanan Israel dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Perubahan Kiblat Kaum Muslimin
Tanggal 15 Rajab tahun ke-2 Hijriah, atas perintah Allah, kiblat umat muslimin dipindahkan dari Baitul Maqdis ke Ka’bah di Mekah. Sebelumnya, kaum Yahudi selalu mencela kaum muslimin karena kiblat mereka juga berada di Baitul Maqdis. Celaan seperti ini menimbulkan kesedihan di hati kaum muslimin, terutama Rasulullah SAWW. Allah SWT kemudian memerintahkan umat muslim agar memindahkan kiblat shalat mereka ke Ka’bah dengan menurunkan wahyu surat Al-Baqarah ayat ke-144.

Muawiyah bin Abi Sufyan Meninggal Dunia
Tanggal 15 Rajab tahun 60 Hijriah, Muawiyah bin Abu Sufyan, pendiri dinasti Bani Umayyah meninggal dunia. Dia dilahirkan 15 tahun sebelum Hijriah dan masuk Islam pada saat penaklukan kota Mekah di tahun 8 Hijriah. Pada masa kekhalifahan Umar bin Khatab, dia meraih poisi sebagai Gubernur Syam. Untuk memperluas kekuasaannya, dia melancarkan perang terhadap khalifah ke-4, Imam Ali a.s. Perang tersebut dinamakan perang Shiffin. Setelah syahidnya Imam Ali, dengan berbagai taktik licik, dia memporak-porandakan barisan pendukung Imam Hasan, penerus Imam Ali, sehingga Imam Hasan terpaksa mengikat perjanjian damai dengan Muawiyah. Sejak saat itu hingga 19 tahun kemudian, Muawiyah menjadi khalifah umat Islam yang sangat despotik. Pengikut dan keluarga Ahlul Bait Rasulullah dikejar-kejar dan dibunuh. Sepeninggal Muawiyah, kekuasaan dipegang oleh putranya Yazid yang memerintah kaum muslimin dengan lebih kejam lagi.

Categories: SEJARAH | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: