Rakyat Iran Sambut Hari Kelahiran Imam Ali as

Hari ini (Sabtu, 26/6), bertepatan dengan hari kelahiran Imam Ali as, masyarakat Iran memperingati peristiwa bersejarah itu dengan penuh suka cita dan beragam acara keagamaan. Di Iran, hari kelahiran Imam Ali as termasuk hari nasional dan hari libur. Masjid dan tempat-tempat pengajian di negara ini sangat meriah dan dipenuhi dengan hiasan lampu warna-warni yang sekaligus menandakan hari kebahagiaan.
Pada tanggal 13 Rajab 23 tahun sebelum Hijrah, Ali bin Abi Thalib, kemenakan Rasulullah, menantu, dan pemimpin kaum muslimin sepeninggal nabi, terlahir ke dunia. Beliau dilahirkan di dalam Ka’bah oleh ibundanya yang bernama Fathimah binti Asad. Ayah beliau adalah Abu Thalib, paman Rasulullah. Sejak kecil, Ali a.s. telah berada dalam asuhan dan didikan Rasulullah dan dia menjadi laki-laki pertama yang menerima ajaran Islam.
Pada akhir tahun ke-2 Hijriah, Ali a.s. menikahi purti Rasulullah, Fathimah Az-Zahra. Beliau selalu mendampingi Rasulullah dalam segala duka dan kesulitan dalam menyebarkan Islam dan ikut dalam semua peperangan yang dihadiri Rasululllah, kecuali dalam Perang Tabuk. Imam Ali a.s. selain dikenal karena keberaniannya, juga amat terkenal kedermawanan dan kelembutan hatinya.
Beliau selalu membantu dan melindungi fakir miskin, kaum tertindas, dan anak yatim. Ketika menjadi khalifah kaum muslimin, beliau menjalankan pemerintahan dengan sangat adil. Dalam beribadah kepada Allah, beliau dikenal sangat tekun dan khusyuk, sampai-sampai, beliau tidak merasakan ada anak panah menancap di tubuhnya pada saat sedang shalat. Imam Ali a.s. gugur syahid akibat dibunuh oleh musuhnya ketika beliau sedang shalat pada usia ke 63 tahun.

Salah satu hadis dari Imam Ali adalah,

“Berperilakulah dengan baik kepada masyarakat, sehingga ketika engkau mati, mereka akan menangisimu dan ketika engkau hidup mereka akan baik kepadamu.”

Kami mengucapkan selamat atas hari kelahiran Imam Ali as kepada seluruh ummat Islam,

khususnya para pecinta Ahlulbait as.

Categories: AGAMA, Sosial - Budaya | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: