Goenawan Mohammad Kembalikan Bakrie Award

Goenawan Mohamad – Budayawan yang juga tokoh pers

Jakarta (ANTARA News) – Goenawan Mohammad mengembalikan Bakrie Award yang diterimanya pada 2004 sebagai akumulasi kekecewaan terhadap perilaku pengusaha dan politisi Aburizal Bakrie yang menjadi penanggung dana Bakrie Award.

“Ini merupakan akumulasi kekecewaan yang besar atas perilaku Aburizal Bakrie,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, akumulasi kekecewaan tersebut dimulai dengan kasus lumpur Lapindo, yang memuncak hingga masalah hengkangnya Sri Mulyani karena dianiaya secara publisitas menjadi orang yang bersalah. Akumulasi kekecewaan semakin dalam saat Aburizal menyatakan dirinya merasa tak bersalah dalam sebuah pertemuan.

“Saya sudah tidak bisa terima,” katanya.

Ia mengatakan, penghargaan dan hadiah uang senilai Rp100 juta Ia terima pada 2004 dan kini telah dikembalikan lagi melalui freedom institute.`

“Kemarin dikembalikannya, berikut uang Rp100 juta dan bunganya selama empat tahun menjadi Rp154 juta,” katanya.

Menurut dia, pada waktu menerima penghargaan tersebut dirinya merasa bangga dan bersemangat, meski dia tahu waktu itu terdapat kasus lapindo.

“Saya bukan orang yang langsung menilai, jadi saya berikan waktu, tetapi tidak berubah, malah memburuk,” katanya.

Untuk itu, dalam empat bulan terakhir ini, dirinya terus berpikir untuk mengembalikan penghargaan tersebut hingga akhirnya mengambil keputusan untuk mengembalikan. Ia mengatakan keputusan tersebut untuk menjadi pengingat tentang perilaku yang tidak terpuji.

“Ini merupakan keputusan untuk mengingatkan. Saya takut, laku yang sangat mengecewakan karena tertutup oleh usaha dan niat baik teman-teman yang telah bekerja untuk bakrie award. Jangan coba-coba menutupi yang borok dengan kebaikan,” katanya.

Berikut daftar penerima Bakrie Award dari 2007-2009:

2007

1. Putu Wijaya  (bidang kesusastraan)
2. Prof Dr Franz Magnis Suseno (bidang pemikiran sosial). Tapi Franz menolak.
3. Prof Dr Sangkot Marzuki (bidang kedokteran)
4. Dr Jorga Ibrahim (bidang sains).
5. Lembaga Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi (BB Sukamandi) (bidang teknologi).

2008

1. Taufik Abdullah (pemikiran sosial)
2. Sutardji Calzoum Bachri (kesusastraan)
3. Mulyanto (Kedokteran)
4. Laksana Tri Handoko (untuk Sains)
5. Pusat Penelitian Kelapa Sawit untuk Teknologi.

2009

1. Sajogyo (pemikiran sosial)
2. AG Soemantri ( bidang kedokteran)
3. Pantur Silaban(bidang sains)
4. Warsito P Taruno (teknologi)
5. Danarto (bidang kesusastraan).

Categories: Dalam Negeri | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: