Di Iran, Merokok di Kampus Diskor Dua Semester

Sekjen Dewan Pusat Kedisiplinan Mahasiswa Kementerian Kesehatan Iran, Sayyid Mehdi Tibi Tafreshi mengkonfirmasikan larangan merokok di lingkungan kampus dan pelaksanaan hukuman tertentu dalam masalah ini.

Sayyid Mehdi Tibi Tafreshi kepada kantor berita Mehr, mengatakan, “Dalam pedoman baru kedisiplinan mahasiswa, merokok di universitas dan tempat-tempat yang berhubungan dengan lingkungan kampus dikategorikan pelanggaran moral.”

Mehdi Tafrashi menuturkan, jika mahasiswa melanggar aturan tersebut, maka pada tahap pertama akan mendapatkan teguran lisan dan pelanggaran itu dicatat dalam berkas mahasiswa terkait. Ditambahkannya, jika mahasiswa melakukan pelanggaran yang sama dan masuk kategori berat, maka ia akan diskor dari kuliah selama dua semester.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Iran, Marzieh Vahid Dastjerdi memperingatkan peningkatan jumlah perokok dari kalangan mahasiswi.

Sementara itu, hasil penelitian pusat riset dan kontrol terhadap rokok menunjukkan bahwa 75 persen perokok memulai aktivitas merokok di bawah umur 20 tahun. Hasil riset itu juga menyimpulkan bahwa tingkat pemakaian rokok di kalangan mahasiswa mencapai 16 persen.

Berdasarkan penelitian itu, jumlah perokok di kalangan mahasiswa mencapai 25 persen, sementara di tengah mahasiswi terdapat 6 persen perokok. (IRIB/RM/SL)

Categories: Sosial - Budaya | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: