Lintas Sejarah 17 Juni

Kemerdekaan Belanda dari Spanyol

Tanggal 17 juni tahun 1576, pangeran William yang memimpin perjuangan rakyat Belanda mengumumkan kemerdekaan negeri itu dari jajahan bangsa Spanyol. Perlawanan terhadap Spanyol yang dipimpin oleh Pangeran William mencapai puncaknya pada tahun 1568. Setelah tujuh provinsi di utara negeri itu menyatakan bergabung dengan perjuangan kemerdekaan, peluang untuk mendirikan negara yang bebas di sana kian terbuka. Meski sejak tahun 1576, Belanda telah mengumumkan kemerdekaannya, namun rakyat di negeri itu tetap harus berhadapan dengan aksi pembantaian yang dilakukan oleh tentara Spanyol.

Akhirnya pada tahun 1609, raja Spanyol dan para pemimpin Belanda menandatangani kesepakatan damai yang juga berarti pengakuan kedaulatan belanda oleh Spanyol. Setelah merdeka, secara perlahan Belanda menjadi salah satu negeri penjajah terletak di barat laut benua Eropa di pesisir dan berbatasan dengan Jerman dan Belgia. Pemerintahan Belanda menggunakan sistem monarki dengan penduduk yang berjumlah sekitar 15 juta orang.

Perjanjian Genewa

Tanggal 17 juni 1925, perjanjian yang melarang penggunaan senjata kuman dan kimia ditandatangani di kota Genewa, Swiss. Berdasarkan perjanjian ini, senjata-senjata kimia, gas, kuman dan sejenisnya secara resmi dilarang. Pada tahap pertama hanya sekitar 25 negara menandatangani kesepakatan ini. Namun dengan berlalunya waktu, jumlah negara yang menjadi anggota perjanjian ini semakin meningkat. Perjanjian ini dibuat untuk mencegah terulangnya tragedi kemanusiaan akibat penggunaan senjata-senjata pembunuh massal ini oleh Jerman dalam perang dunia pertama. Tetapi meski ada perjanjian namun sejumlah negara tetap tidak mempedulikannya. Contoh nyata adalah AS yang menggunakan senjata kimia pada perang Vietnam dan rezim Baath Irak dalam perangnya melawan Iran.

Islandia Merdeka

Tanggal 17 Juni tahun 1944 rakyat Islandia memperoleh kemerdekaan penuh dari Denmark. Sejak saat itu tanggal 17 Juni diperingati sebagai hari nasional oleh rakyat Islandia. Sejak dahulu, Islandia adalah negeri yang merdeka dan berdaulat penuh. Tetapi sejak abad kesepuluh, negeri ini menjadi bagian dari Norwegia sebelum akhirnya dikuasai oleh Denmark. Tahun 1918, Islandia menjadi negara status masih berada di bawah kekuasaan Denmark. Akhirnya setelah melalui sebuah referendum, Islandia berpisah dari Denmark dan menjadi negara yang merdeka penuh dengan sistem pemerintahan republik. Tahun 1949, negara ini ikut serta dalam pembentukan Pakta pertahanan Atlantik Utara(NATO). Islandia memiliki luas wilayah sebesar 102 kilometer persegi terletak di barat daya benua Eropa dan berada di lautan Atlantik.

Pembentukan Lembaga Jihad Pembangunan

Tanggal 17 juni tahun 1979 hijriah syamsiah, Imam Khomeini mengeluarkan perintah pembentukan Lembaga Jihad Pembangunan yang mengemban tugas membawa Iran menuju ke pintu kebebasan dari kebergantunan kepada pihak luar dan pemberantasan kemiskinan khususnya di wilayah pedesaan. Menyusul keluarnya perintah tersebut, rakyat Iran baik kalangan terpelajar, para pemuda dan mahasiswa secara berbondong-bondong mendaftarkan diri menjadi sukarelawan untuk mewujudkan cita-cita mulia ini. Gerakan Jihad Pembangunan muncul dari dalam revolusi Islam yang menang dengan kehendak bangsa Iran. Sampai saat ini, Jihad pembangunan telah berhasil membangun infra struktur di wilayah pedesaan dan daerah-daerah yang selama ini tertinggal.

Pada masa perang delapan tahun, Jihad Pembangunan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan dan operasi dalam mempertahankan kedaulatan Iran. Gerakan Jihad Pembangunan juga terlibat secara aktif di sektor industri perdesaan, pertanian, peternakan, pembangunan bendungan, dan lainnya. Jihad Pembangunan juga ikut membantu pembanugnan di sejumlah negara Afrika seperti Tanzania, Ghana, dan Zimbabwe. Tiga tahun setelah dibentuk, lembaga ini masuk ke dalam komposisi kabinet dan berubah menjadi Departemen Jihad Pembangunan. Sejak empat tahun lalu, Departemen ini digabungkan dengan Departemen pertanian dan berubah nama menjadi Departemen Jihad Pertanian.

Muhammad bin Ali Wasithy Wafat

Tanggal 4 rajab 592 hijriah, Muhammad bin Ali Wasithy, seorang penyair muslim, meninggal dunia. Penyair yang terkenal dengan nama Ibnu Muallim ini dilahirkan pada tahun 501 hijriah. Dalam syair-syairnya, Ibnu Muallim menyampaikan ajaran akhlak dan kemasyarakatan dengan bahasa yang sederhana dan lancar.
Selain itu, Ibnu Mualim juga menulis syair-syair sufi. Karya-karya syairnya itu dikumpulkan dalam sebuah buku kumpulan puisi

Categories: Hubungan Internasional, SEJARAH | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: