Kerajinan Tangan Esfahan (Iran)

Kerajinan tangan adalah industri yang memadukan keterampilan, selera dan pandangan manusia.Pada umumnya, kerajinan tangan mencerminkan sejarah dan peradaban berbagai bangsa dan perannya dalam memperkenalkan budaya kawasan. Industri kerajinan tangan sebagai bagian dari warisan budaya manusia.

Sebagaimana kita ketahui, warisan budaya dan peradaban Iran, Cina, India sebagai tiga kutub kerajinan tangan dunia.Terkait hal ini, Iran memiliki berbagai keragaman dari sisi kerajinan tangan di tingkat dunia. Di Iran terdapat sekitar 152 jenis kerajinan tangan dan cabangnya mencapai 253 jenis. Sejumlah industri tangan hingga kini masih diproduksi, namun sebagian lainnya tidak lagi diproduksi, bahkan saat ini contohnya telah musnah.

Tanggal 20 Khordad yang bertepatan dengan 10 Juni adalah hari kerajinan tangan dunia. Berbagai program dilakukan di berbagai tempat di dunia untuk memperingatinya. Sejak tahun 1964, dengan berdirinya Dewan Kerajinan Dunia (WCC) dalam bentuk salah satu lembaga yang berafiliasi di bawah UNESCO, industri kerajinan tangan menjadi sebuah bagian dari budaya dan ekonomi bangsa-bangsa dunia.

Sejak tahun 1968, Iran menjadi anggota Dewan Kerajinan Dunia, dan kini bersama 130 anggota lainnya Iran berperan mewujudkan tujuan nasional dan internasional organisasi ini. Mendorong kalangan industriawan dan meningkatkan tingkat informasi dan keterampilan mereka, menguatkan industri kerajinan tangan sebagai prinsip utama kehidupan budaya berbagai bangsa, dan menciptakan solidaritas antarkalangan industriawan kerajinan tangan di seluruh dunia merupakan tujuan utama pengembangan kerajinan tangan.

Sejumlah tujuan ini dimanifestasikan melalui penyelenggaraan berbagai acara dan aktivitas serta penghargaan terhadap pelaku aktif di sektor ini. Penyelenggaraan pameran besar industri kerajinan tangan di Tehran yang berlangsung hingga 15 Juni ini merupakan salah satu program tersebut.

Industri kerajinan tangan nyaris terlupakan eksistensinya pasca revolusi Industri. Namun, setelah perang dunia kedua, negara-negara yang baru merdeka seperti Indonesia, India, Pakistan dan Srilanka menghidupkan kembali kerajinan tangan di dunia. Sejumlah negara ini menjadikan industri kerajinan tangan sebagai kelompok pertama ekonomi nasional negara ini. Mereka menjadikan industri kerajinan tangan sebagai pendukung ekonominya dengan hasil yang signifikan.

Di Iran, sejak dekade 1960, kerajinan tangan merupakan aktivitas pendukung pendapatan masyarakat desa. Kini kontribusi rata-rata sektor industri kerajinan tangan terhadap devisa Iran mencapai 10 persen. Saat ini, tingkat perdagangan industri kerajinan tangan Iran di dunia antara 14 hingga 14,5 milyar dolar pertahun. Dari angka tersebut empat milyar diisi oleh kerajinan permadani. Berdasarkan data resmi, sekitar 10 juta orang bekerja di sektor kerajinan tangan terutama industri permadani. Setidaknya, sekitar enam juta lainnya mencari nafkah dari industri ini.
Lalu, apa karakteristik industri seni yang bisa berpengaruh dalam menjaga budaya sekaligus mendongkrak ekonomi dan pembangunan bangsa-bangsa?

Seni kerajinan tangan sebelum menjadi industri telah menjawab berbagai kebutuhan hidup umat manusia.Tiga kebutuhan primer jasmani manusia yaitu sandang, pangan dan papan berkaitan erat dengan karya manusia termasuk kerajinan tangan. Dahulu kala, keramik memenuhi kebutuhan manusia untuk tempat menyimpan makanan. Demikian pula, sebelum adanya pabrik kain, pakaian manusia ditenun di tempat penenunan katun dan sutra. Dalam budaya Timur, interior rumah dihiasi dengan kain gorden warna-warni dan permadani indah.

Di sisi lain, berbagai bangunan merupakan manifestasi pandangan seniman terhadap alam semesta. Arsitektur sejak dulu terkait dengan kerajinan tangan. Hiasan interior bangunan tidak dipisahkan dari arsitektur. Dengan demikian, pandangan sebuah bangsa mengenai alam semesta termanifestasikan dalam bentuk kerajinan tangan.

Dalam pandangan agama terutama pemikiran Islam, eksistensi Tuhan abadi dan tanpa keberadaannya tidak ada yang bernilai sedikitpun. Dengan kacamata ini kehadiran manusia juga dipandang penting. Seni merupakan arena bagi manusia untuk mewujudkan potensinya. Seniman mengejawantahkan tujuan transenden dan kesempurnaan dalam karyanya. Bagi mereka, karya seni merupakan manifestasi dari ayat dan tanda-tanda Tuhan. Dengan demikian, seniman memproduksi sebuah karya yang menarik juga mengandung unsur spiritual yang dalam, sekaligus keyakinan ilahiyah yang sejalan dangan nurani manusia.

Sebagai contoh, industri kerajinan tangan yang telah berusia ribuan tahun lalu merupakan manifestasi kecemerlangan budaya, seni dan keyakinan serta adat istiadat masyarakat ketika itu. Karya-karya tersebut memberikan penjelasan kepada kita mengenai pemikiran yang dianut masyarakat saat itu, dan bagaimana hubungan mereka dengan sumber alam semesta dan terbentuknya kehidupan material mereka.

Tentu saja, karya-karya tersebut dibuat bukan untuk mengisi museum maupun memperindahnya. Kerajinan tangan dahulu kala merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Contohnya, bangsa Iran terbiasa duduk diatas permadani dan karpet buatan tangan. Mereka juga minum dan makan dari cangkir tanah. Sejatinya, seni dan kerajinan tangan mengejawantah dalam kehidupan manusia.

Industri kerajinan tangan pada bentuk awalnya bukanlah teknologi impor dan bertumpu pada kemampuan pribumi dengan cara-cara tradisional. Sebagian besar bahan dasar dan peralatan yang diperlukan pun berada di dalam negeri, bahkan diperoleh di tempat produksi. Kerajinan tangan sejatinya adalah sebuah industri lokal yang bisa mendorong swasembada ekonomi sebuah negara.

Para ekonom menyebut nilai tambah komoditas tersebut antara 70 hingga 80 persen dari biaya produksi total. Dengan demikian, kerajinan tangan merupakan sarana untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi tingkat pengangguran. Kini pengembangan kerajinan tangan bisa meningkatkan produksi nasional dan menurunkan urbanisasi ke kota-kota.

Secara ekonomis, kerajinan tangan memiliki kelebihan dalam perannya menarik pariwisata dan mendongkrak devisa. Sejatinya, tujuan pertama memperkenalkan kerajinan tangan antarnegara adalah pertukaran budaya. Hal ini juga memberikan dampak ekonomis bagi pertumbuhan produksi kerajinan tersebut. Kini para pakar menilai perdagangan kerajinan tangan merupakan langkah penting dalam rangka pengembangan industri kerajinan tangan dan memperkenalkannya ke negara lain di seluruh penjuru dunia.

Pengembangan industri kerajinan tangan juga memiliki sejumlah karakteristik lain. Industri kerajinan tangan berpotensi menciptakan dan membangun kota dan desa serta wilayah adat. Selain itu, kerajinan tangan tidak memiliki daya rusak lingkungan dan menciptakan pendapatan pelengkap bagi seluruh lapisan masyarakat dengan beragam jenjang usia.

Saat ini, industri kerajinan tangan memiliki dukungan dari sisi teknis maupun seni. Selain itu, kerajinan tangan juga merupakan bukti identitas sejarah bangsa-bangsa. Hari internasional industri kerajinan tangan merupakan kesempatan yang tepat dan menjadi kebanggaan di era modern saat ini. Untuk itu kita harus mengenalnya lebih baik lagi.

Sumber : disini

Categories: Sosial - Budaya | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: