Trik Dungu Israel Tutupi Kejahatannya

Tehran (IRIB News) – Rezim Zionis Israel akhirnya berusaha menggunakan trik-trik kunonya dengan menyelipkan senjata ke kapal yang dipakai para aktivis perdamaian dalam konvoi kapal bantuan kemanusiaan Freedom Flotilla. Kemudian mereka mengambil fotonya dan dipublikasikan. Kantor berita Fars Selasa hari ini (01/6) menurunkan laporan tentang masalah ini.

Mencermati kebiasaan para pejabat Zionis Israel dalam menjawab dan meyakinkan opini publik internasional, tampaknya kali ini mereka menggunakan trik kuno yang telah berulang kali dilakukannya. Kali ini pun Zionis Israel mencoba mengecohkan opini publik dunia dengan menyelipkan senjata di kapal bantuan kemanusiaan Mavi Marmara.

Sekaitan hal ini, Jurubicara Perdana Menteri Zionis Israel kemarin (Senin, 31/5) dalam wawancara visual pertamanya dengan televisi-televisi Barat mengumumkan bahwa pihaknya telah menginstuksikan pasukan Israel untuk lebih bersabar. Namun menurutnya muncul serangan tiba-tiba dari para aktivis yang membuat para tentara Israel terpaksa menembak.

Klaim tersebut disampaikan di saat gambar dan hasil rekaman yang telah menyebar di media visual dan internet justru membuktikan yang sebaliknya. Karena dari rekaman yang ada terlihat jelas serangan brutal pasukan Zionis Israel terhadap para aktivis.

Mencermati posisi rezim Zionis Israel yang tampak semakin lemah dan pengusiran beruntun para duta besarnya dari pelbagai negara, Tel Aviv terpaksa berbohong untuk menutupi kejahatannya. Zionis Israel mengaku bahwa konvoi kapal-kapal bantuan kemanusiaan itu membawa senjata ke Gaza dan konflik muncul setelah upaya para aktivitis menyerang pasukan Zionis Israel yang ingin merampas senjata mereka.

Mencermati pernyataan semacam ini dan pengalaman panjang rezim penjarah ini dalam menjustifikasi kejahatannya di hadapan opini publik, sangat mungkin sekali dalam langkah selanjutnya rezim ini akan mengulangi intrik yang sebelumnya digunakan terhadap Republik Islam Iran. Waktu itu sejumlah senjata yang diproduksi negara-negara Islam disembunyikan di sebuah kapal dan setelah itu, Zionis Israel akan mempublikasikan gambar-gambarnya serta mengklaim bahwa para aktivis perdamaian yang ikut dalam konvoi Freedom Flotilla membawa senjata kiriman Iran ke Gaza.

Sekaitan dengan hal ini, Danny Ayalon, Wakil Menteri Luar Negeri Zionis Israel mengklaim bahwa para aktivis HAM yang ikut dalam konvoi kapal bantuan kemanusiaan juga membawa senjata!

Klaim-klaim ini disampaikan saat banyak negara menuntut tindakan serius terhadap rezim agresor tersebut. Negara-negara Islam juga menuntut PBB menindaklanjuti langkah ilegal rezim Zionis Israel di organisasi HAM dan hukum internasional.

Beberapa waktu lalu menyusul tuntutan sebagian pejabat Amerika soal perundingan dengan Iran, rezim Zionis Israel yang ingin merusak situasi yang ada, tanpa menyerahkan sebuah bukti mengklaim bahwa sebuah kapal Israel dalam patroli rutin di 100 kilometer barat daya perairan Israel mencurigai sebuah kapal. Dalam pemeriksaan yang dilakukan ditemukan kapal tersebut memuat senjata. Anehnya, tidak pernah disebutkan secara detil apa saja yang dibawa oleh kapal tersebut.

Pada akhirnya terbukti bahwa kapal ini tidak punya hubungan dengan Republik Islam Iran. Apa yang dilakukan para pejabat Zionis Israel hanya untuk mengagitasi Republik Islam Iran.

Sumber : disini

Categories: Hubungan Internasional | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: